KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Saya menyesal


__ADS_3

Rangga melihat hanphonenya ternyata Anisa nelefon Rangga, membuat Rangga langsung angkat telefonnya dan membuat Satria penasaran apa saja yang dibahas Rangga bersama Anisa ditelefon.


" Hallo sayang, ada apa telefon ayah? kangen yah dengan ayah?" Tanya Rangga saat saluran telefon terhubung


" Rangga, saya denger dari Iis, kamu mau datang diacara pernikahannya Natalia dan Bobby? kapan mau beli baju kebaya untuk datang diacara pernikahan mereka?" Tanya Anisa diseberang telefon,Anisa sengaja tidak jawab ucapannya Rangga karena tidak mau baper dan jadi rindu dengan Rangga.


" Ditanya justru bahas yang lain,untung cinta kalo tidak sudah emosi aku sayang karena diabaikan ucapan aku, Iyah bener aku mau datang diacara pernikahannya Bobby dan Natalia, iyah aku minta Iis minta mamah datang juga diacara itu dan mau duduk diatas pelaminan selama acara resepsi pernikahannya, beli bajunya besok saja sayang, kita ke Mall berdua dan beli baju kebaya sesuai yang Iis punya sekarang" Lanjut Rangga kesel, karena Anisa tidak mau dimodusin dengan basa basinya Rangga


" Ya sudah sampai besok di Mall yah, dan kita ketemu di Mall saja dan jangan dijemput yah karena saya tidak enak dengan anak anak, Nando, dan Lusi.karena sudah proses bercerai tapi masih mau dijemput oleh kamu, yah sudah saya matikan telefonnya yah" Lanjut Anisa, Anisa langsung mematikan telefoonya duluan sebelum Rangga jawab ucapannya Anisa.


"Dasar yah mamah menyebalkan sekali, untungnya cinta jadinya tidak marah dengan ucapan mamah tadi, apa lagi tidak mau dijemput besok jalan ke Mall" Ucap Satria saat saluran telefon sudah terputus


"  Memangnya kenaapa sih ayah sampai marah seperti itu  ke mamah?" Tanya Satria penasaran dan bingung, karena tidak seperti biasanya Rangga marah ke Anisa saat ditelefon


" Bagaimana tidak marah coba, besok ketemu di Mall saja tidak mau dijemput segala, terus tadi dimodusin eh justru bahas yang lain, bagaimana tidak emosi denga mamah coba beneran menyebalkan sekali mamah mertua kamu itu" Protes Rangga kesel, karena Anisa sudah tidak bisa diajak basa basi sama sekali


" Kasihannya dicuekin oleh mamah dan membuat ayah kesel seperti ini, ayah inget yah ucapan Satria dan Marsya tadi pagi, disaat ayah datang tapi membuat malu keluarga, Marsya, Satria, Bobby, dan Natalia. tidak akan pernah mau lagi peduli dengan ayah dan tidak akan datang kesini lagi, karena ayah tega dengan anak sendiri dan kita sebagai anak juga bisa tega dengan mertua sendiri, apa lagi Satria tahu kalo sekarang ayah tidak punya surat surat pribadi ayah lagi, jadi tidak akan bisa kerja di kantoran lagi, dan mencari pekerjaan diusia yang sekarang tentunya tidak mudah ayah dapatkan. jadi kasarnya biaya  hidup ayah tergantung dengan anak anak ayah, karena kedua istri ayah sudah tidak peduli sama sekali" Lanjut Satria, Satria tidak peduli dibilang sombong dan tidak sopan,supaya Rangga tidak bisa seenaknya dengan acara pentingnya Bobby

__ADS_1


" Sial kamu Satria, saya menyesal mengutamakan kamu sebagai menantu, jika tahu ucapan kamu semakin tidak sopan dengan saya,saya akan minta Marsya menceraikan suami yang tidak sopan seperti kamu" Tegas Rangga kesel.Rangga langsung mengepalkan tangannya saking menahan emosinya setelah mendengar ucapannya Satria yang semakin seenaknya dan tidak sopan ke Rangga sama sekali


Satria langsung pergi dari apatermennya Rangga, tanpa berniat untuk minta maaf dan menyesali ucapannya ke Rangga,karena niat Satria sengaja untuk mancing emosinya Rangga,  paksa Rangga untuk datang ke acara pernikahannya Natalia dan Bobbu dan tidak melalukan kesalahan  apapun yang mengganggu acara pernikahan sahabatnya.


Dilain sisi, Natalia dan Bobby pertama kalinya datang ke panti asuhan, untuk memberikan makanan, mainan, dan baju yang layak pakai untuk anak anak di panti asuhan milik Marsya.


" Terimakasih yah, kalian mau datang ke sini dan memberikan banyak bantuan untuk anak anak disini" Ucap Marsya bahagia dan tidak menyangka jika Natalia dan Bobby mau memberikan banyak bantuan untuk anak anak dipanti asuhannya


" Sama sama Marsya, ini sebagai bentuk rasa syukur kita, karena sebentar lagi kita akan menikah dan semakin yakin menjalankan rumah tangga bersama" Ucap Natalia yang setuju dengan niat baiknya Bobby, untuk memberikan santunan untuk anak anak asuhnya Marsya


" Semoga anak anak disini suka dengan pemberian kita yah, insya allah kita akan rutin memberikan santunan untuk anak anak disini, dan berbagi rezeki untuk mereka" Ucap Bobby bahagia sekali, melihat wajah bahagia anak anak panti, disaat menerima pemberiannya Bobby dan Natalia hari ini, Bobby paling seneng berbagi langsung datang ke panti asuhan supaya bisa melihat langsung wajah bahagia anak anak yang menerima bantuannya Bobby secara langsung.


" Bagaimana persiapan pernikahan kalian?" Tanya Lusi melihat Natalia


" Alhamdulillah tante, sudah beres semuanya, bahkan ayah tiba tiba datang ke rumah bilang mau datang ke acara pernikahan Natalia dan Bobby katanya, jadi persiapan semuanya sudah lengkap, karena orang tuanya Natalia mau datang juga akhirnya" Ucap Natalia bahagia, akhirnya Rangga mau datang juga disaat Natalia menikah dengan Bobby


" Alhamdulillah jika semuanya sudah siap dan semoga acaranya berjalan dengan lancar yah Natalia, tanpa ada hambatan sama sekali, selama acara" Lanjut Lusi berharap,jika acara pernikahannya Natalia dan Bobby tidak ada masalah apapun

__ADS_1


" Amin tante, itu harapan kita berdua" Lanjut Natalia berharap Rangga tidak membuat masalah selama acara berlangsung dan tidak membuat Natalia dan Bobby malu karena ucapan Rangga yang selalu seenaknya.


Dilain sisi, Rangga merapihkan makanan yang dibawa oleh Satria tadi kedalam kulkas, dan Rangga melihat isi amplop warna coklat,membuat Rangga semakin kesel dengan Satria.


" Anak itu, semakin lama semakin nguji kesabaran saya sekali, apa apaan dia memberikan uang tunai untuk saya membelikan Anisa kebaya dan tidak memberikan lebih sama sekali." Ucap Rangga kesel, setelah baca isi kertas yang ditulis oleh Satria dan kasih tahu nominal harga kebaya yang dipakai oleh Iis,dan minta Rangga membelikan kebaya untuk Anisa dengan harga yang sudah diketahui oleh Satria


Rangga langsung membuang amplop coklat ke tong sampah dengan kesal, karena Satria semakin lama semakin tidak sopan ke Rangga,cuman karena Rangga tidak memiliki apapun dalam hidupnya, membuat Satria tidak sopan dengan mertuanya.


Dilain sisi, Marsya ikut pulang bersama Nando, Lusi, Satria, dan Anisa. sekalian makan malam keluarga diluar sebelum tiba dirumah


" Bumil mau makan malam pakai apa?" Tanya Satria, Satria pakikan settibel untuk Marsya, supaya aman Marsya duduk didalam mobil


" Sate padang sayang, apa kalian mau makan sate padang?" Tanya Marsya yang lagi kepengen sate padang


" Boleh saja sayang, kita juga bungkus karena tengah malam pasti bumil lapar lagi" Ucap Anisa, Anisa mengerti bumil pasti akan merasa lapar disaat sudah tidur pasti akan bangun untuk mencari makanan


" Tidak usah mah, karena didalam kulkas masih banyak cemilan untuk Marsya makan,jadi kita beli makanan sekali makan saja" Lanjut Satria, Satria memang sengaja penuhi isi kulkas untuk persediaan Marsya makan di malam hari

__ADS_1


" Yah boleh saja" Lanjut Anisa pasrah, Anisa juga tahu jika didalam kamarnya Marsya sudah banyak makanan yang dibelikan oleh Satria


Pelan pelan Satria menjalankan mobilnya, untuk meninggalkan panti asuhan untuk mencari tukang sate padang, karena Marsya lagi kepingin makan sate padang malam ini


__ADS_2