KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Orang tua mau bercerai


__ADS_3

Marsya dan Satria yang tahu jika orang tuanya Bobby sudah tiba ditanah air, memutuskan untuk ikut ketemu dengan orang tuanya Bobby dirumahnya Rangga untuk membahas pernikahannya Bobby dan Natalia.


" Sayang, tidak menyangka yah jika Natalia dan Bobby beneran mau menikah dan pernikahannya cepet lagi dilaksanakannya, aku ikut bahagia dengan niatnya Bobby untuk ajak Natalia taaruf sayang" Ucap Marsya bahagia karena akhirnya adiknya akan segera menikah


" Iyah sayang, aku juga ikut bahagia jika mereka semakin serius untuk menikah sayang, aku kenal Bobby tidak tidak akan seenaknya ke perempuan dan akan berusaha menjaga orang yang dia cintai ,setulus hati sayang" Ucap Satria tidak menyangka jika Bobby seriusan dengan ucapannya,  akan tolongin Satria untuk menikah dengan Natalia dan hubungannya bersama Natalia beberapa hari ini tidak ada berantem sama sekali


" Amin sayang, aku bahagia akhirnya orang tua aku, melihat kedua anaknya sudah menikah dan memiliki suami masing masing, dan tidak sabar melihat rumah ayah Rangga akan semakin banyak cucu karena aku dan Natalia akan memberikan cucu yang banyak supaya rumah ayah semakin ramai" Lanjut Marsya, Marsya berharap bisa memiliki anak lebih dari satu, karena Marsya merasa sendiri menjadi anak tunggal tidak lah enak  dan merasa kesepian sama sekali karena tidak punya kaka dan adik kandung sama sekali


" Amin sayang, kita akan berjuang bersama sama yah, memiliki anak lebih dari satu, selama kondisi mami sehat aku ijinkan mami bisa mengandung lagi sayang" Lanjut Satria berharap, jika kondisinya Marsya selalu sehat dan bisa memberikan banyak anak untuk Satria.


Marsya mendengarkan doanya Satria, juga mengaminkan semoga kondisi badannya selalu sehat dan mampu memberikan banyak anak supaya dirumahnya Nando dan Rangga ramai dengan kehadiran anaknya Marsya lebih dari satu orang


Dilain sisi, Rangga yang mendapatkan kabar dari Bobby jika kedua orang tuanya akan kerumahnya membuat Rangga jadi panik, karena dirumah tidak menyiapkan masakan apapun untuk menyambut kedatangan calon besannya.


" Harus cepet nih beli banyak makanan, tidak mungkin minta Iis dan Anisa masak mendadak, apalagi mereka lagi ngambek karena saya, astaga orang tua mau bercerai eh anak justru mau menikah, duh kenapa jadi seperti ini astaga" Batin Rangga kesel dan pusing, masalah dengan kedua istrinya belum selesai eh anaknya mempercepat pernikahannya, tidak bisa membayangkan bagaimana sedihnya Natalia jika tahu kedua orang tuanya akan bercerai


Rangga langsung pesen banyak makanan melalui aplikasi online, tidak mungkin jika Rangga harus beli sendiri dan membiarkan istrinya saling diam seperti sekarang


Dilain sisi, Anisa berusaha membujuk Iis untuk tidak bercerai dengan Rangga, walaupun selama ini Iis selalu jahat ke Anisa, tapi Anisa tidak ingin membiarkan Iis sedih bercerai dengan Rangga, apa lagi penyebabnya karena kehadiran Anisa selama ini.

__ADS_1


" Iis, saya mohon fikirkan untuk bercerai dengan mas Rangga, apa kamu tidak kasihan dengan Natalia yang sebentar lagi mau menikah, harusnya bahagia tapi menerima kenyataan harus sedih, karena kedua orang tuanya mau bercerai, maafin saya jika kehadiran saya membuat sikapnya mas Rangga berubah drastis ke kamu, saya mohon bertahan lah demi anak" Bujuk Anisa yang tidak ingin melihat Rangga dan Iis bercerai, Anisa tidak ingin semakin disalahkan jika Iis dan Rangga bercerai, nama baik Anisa semakin rusak karena Rangga ternyata tidak bisa bersikap adil selama menjalankan rumah tangga poligami ini.


" Sudah lah Anisa, jangan munafik jadi perempuan, kamu bahagia kan jika saya dan Rangga bercerai, itu artinya kamu yang menjadi istrinya Rangga satu satunya dan yang paling dicintai, tidak ada lagi yang jadi pengganggu rumah tangga kalian kan, jika saya tahu akan seperti ini, saya tidak akan setuju kalian menikah walaupun awalnya karena ancaman, jika sikapnya Rangga tidak bisa adil untuk apa setuju mau dimadu" Ucap Iis menatap sinis kearah Anisa yang terlihat nangis karena Iis semakin yakin mau bercerai


" Kalian siap siap lah sekarang, karena sebentar lagi Natalia, Bobby, dan orang tuanya Bobby akan kesini. untuk membahas pernikahan Natalia dan Bobby" Ucap Rangga tiba tiba masuk kedalam kamar, setelah pesanan makanan tiba dan dapur dirapihin oleh bik Nur


" Iyah ayah" Ucap Anisa yang langsung siap siap, karena sebentar lagi akan ada tamu


" Bilang kalian, tapi mata tertuju sama satu orang, kamu fikir saya apa dikamar ini" Protes Iis kesel, karena Rangga bicara tapi matanya cuman melihat Anisa saja


" Maafkan aku" Lanjut Rangga yang tidak bisa berkata apa apa, jika ucapan Iis benar, Rangga cuman melihat Anisa tidak melihat  Iis sama sekali, membuat Iiis semakin kesel dengan sikapnya Rangga


Dilain sisi, Natalia menemani calon mertuanya dirumahnya Bobby, setelah menjemput kedua orang tuanya Bobby, Natalia memutuskan untuk ikut kerumahnya Bobby dan tidak kembali ke kantor


" Kalian mau menikah dimana? dan resepsinya dimana? bunda dan ayah  mau menanggung semua biaya pernikahan kalian jika kalian mau, dan kalian tidak usah cape cape karena semuanya akan kita yang persiapkan bagaimana?" Tanya Ayah nya Bobby yang tidak ingin membuat calon menantunya cape, untuk urus resepsi pernikahannya bersama Boby


" Tidak usah ayah terimakasih, kita mau urus semuanya sendiri, karena ini kan pengalaman pertama dan terakhir kita untuk persiapan resepsi pernikahan, jadi ingin tahu bagaimana proses awal sampai hari bahagia kita tiba semuanya diurus berdua" Ucap Natalia yang tidak ingin dianggap manja, walaupun ditawarin langsung oleh mertuanya


" Bener apa kata Natalia, kita mau urus semuanya sendiri, supaya ada cerita disaat anniversary perjuangan dan pengalaman kita untuk urus undangan, dekorasi, dan sebagainya untuk resepsi pernikahan kita" Ucap Bobby yang tidak ingin bergantung dengan orang tuanya untuk urusan pernikahannya dan mau belajar mandiri, urus segalanya sendirian tanpa mengandalkan orang tua sama sekali

__ADS_1


" Baiklah jika memang itu keputusan kalian berdua, ayah dan bunda tidak ingin paksa kalian menerima tawaran kita, kita bangga jika kalian memang ingin mandiri untuk kebutuhan resepsi kalian, kita cuman melihat dan menikmati resepsi pernikahan sesuai keinginan kalian saja" Ucap Bunda nya Bobby bangga karena anaknya mau mandiri dan tidak ingin manja sama sekali.


Dilain sisi, Marsya melihat ketiga orang tuanya saling diam, membuat Marsya bingung, karena tidak seperti biasanya Rangga, Anisa, dan Iis. sibuk sendiri sendiri padahal ada diruang keluarga


" Kalian kenapa saling diam seperti ini?" Tanya Marsya bingung karena tidak seperti biasanya, orang tuanya saling diam


" Tidak kenapa kenapa sayang, bagaimana kondisi kandungannya Marsya?" Tanya Rangga yang tidak ingin membuat anaknya sedih, jika tahu orang tuanya lagi berantem


" Saya mau ke kamar saja dan menunggu Natalia didalam kamar saja, dari pada disini cuman jadi nyamuk untuk keluarga kalian saja" Ucap Iis bener bener tidak suka dengan kehadirannya Marsya dan Satria, Iis langsung pergi begitu saja dari ruang keluarga


" Maksud bunda apa yah?" Tanya Satria bingung dengan sikapnya Iis barusan


" Tidak usah difikirkan anak anak, kita didepan saja yuk, karena Natalia, dan orang tuanya Bobby mau datang kesini" Ucap Anisa berusaha Marsya dan Satria tidak terlalu memikirkan ucapannya Iis sama sekali


" Bagaimana tidak difikirkan mah,jika bunda marah disaat Natalia mau membahas pernikahannya, eh bunda nya sedih seperti itu, pasti kalian lagi berantem yah astaga, sudah dewasa masa sih masih berantem heran deh" Protes Marsya heran, karena ketiga orang tuanya bisa bisanya berantem


" Semoga saya dijahui dari rumah tangga poligami, karena tidak akan sanggup untuk menjalankan rumah tangga dengan adanya dua orang istri sekaligus" Batin Satria bisa setia dengan satu perempuan saja dan tidak akan berbagi hati walaupun awalnya bisa bilang adil dan bahagia, tapi kenyataannya tidak mudah dijalankan


" Bumil tidak boleh banyak mikir, hayo ke ruang tamu, karena Natalia sebentar lagi datang" Lanjut Anisa yang tidak ingin membuat Marsya banyakk fikiran melihat orang tuanya berantem

__ADS_1


Marsya dengan terpaksa ikutin keinginannya Anisa untuk ke ruang tamu, untuk menyambut kedatangan Natalia, Bobby dan orang tuanya yang akan membahas pernikahannya


__ADS_2