
Rangga yang mau keluar dari unit apatermennya, tidak menyangka jika Satria dan Marsya ada didepan pintu,membuat Rangga mempersilahkan Marsya dan Satria masuk kedalam.
" Baru ayah mau ke rumahnya ayah Nando, eh kalian sudah ada disini terus kalian kesini berdua atau bersama mamah?" Tanya Rangga yang seneng sekali melihat Marsya dan Satria ada di unit apatermennya
" Kita memang mau kesini ayah, karena ada yang mau kita bicarakan bersama ayah" Ucap Marsya yang semakin yakin minta bantuan Rangga walaupun dengan cara ancam Rangga segala
"Mau bicara apa anak anak? kenapa sepertinya serius sekali?" Tanya Rangga melihat Marsya dan Satria yang tidak seperti biasanya.
" Kita mau bahas soal pernikahannya Bobby dan Natalia, kita mohon ayah datang ke pernikahan mereka untuk menikahi Natali dan Bobby yang mengucapkan ijab kabul didepan para tamu undangan dan menghalalkan hubungan mereka." Ucap Satria dengan serius, Satria tidak akan tinggal diam membiarkan pernikahannya Bobby berantakan cuman karena keegoisannya Rangga.
" Kalian kesini disuruh oleh Natalia? ih mauan saja kalian disuruh anak tidak guna itu untuk memohon supaya ayah datang ke acara mereka, ayah tidak akan pernah datang karena mereka saja gagal bujuk mamah untuk mau rujuk bersama ayah, untuk apa mau berbaik hati ke anak yang tidak guna seperti Natalia" Lannjut Rangga yang tidak akan pernah mau baik ke Natalia, karena Natalia saja gagal dan tidak bisa turutin keinginannya Rangga.
__ADS_1
"Oke, karena niat dan tujuan kita kesini untuk bantuin Bobby dan Natalia supaya acara pernikahannya berjalan dengan lancar, dan tidak malu cuman karena ayah tidak datang karena keegoisan ayah, kita juga akan egois ke ayah karena rasa kepedulian kita ke saudara kita, pernikahannya Natalia dan Bobby akan dilaksanakan lima hari lagi, kita paksa ayah untuk datang ke acara pernikahannya Natalia dan Bobby untuk ijab kabul dan resepsi pernikahan, jika ayah tidak datang kita berdua, Bobby, dan Natalia. tidak akan pernah mau peduli dengan ayah lagi, kita tidak akan datang kesini untuk selamanya dan kita tidak akan bantu ayah untuk memenuhi kebutuhan ayah lagi, dan jika ayah datang ke acara pernikahan bikin masalah dengan ucapan ayah yang seenaknya kita juga akan ancam ayah, tidak akan peduli dengan ayah lagi, karena ayah saja tidak peduli dengan saudara kita dan tega mempermalukan saudara kita, jadi yang kita inginkan ayah datang selayaknya orang tua menikahin anaknya dengan baik dan sewajarnya, kita tidak mau ada tawar menawar disini, keinginanan kita ayah datang menikahi putri ayah dengan laki laki pilihannya untuk dijadikan suami oleh Natalia" Tegas Satria,Satria tidak akan biarkan Bobby malu dan semakin marah dengan Rangga karena tidak datang dan jika datang bikin masalah, Satria yang sudah paksa Bobby maka Satria sendiri lah yang menjamin acaranya berjalan dengan lancar.
" Ayah saja tega ancam bunda dan Natalia, untuk paksa dan ancam mereka untuk bujuk mamah untuk rujuk, dan karena mereka gagal bujuk mamah membuat ayah dengan teganya tidak datang diacara pentingnya Natalia dan Bobby, kita akan berjuang demi kebahagiaan mereka dan jika ayah tidak datang dan saat datang bikin masalah, kita selamanya tidak akan peduli dengan ayah selamanya" Tegas Marsya, Marsya tidak peduli dianggap tidak sopan dengan orang tua, demi memperjuangan kebahagiaannya Natalia dan Bobby.
" Kalian tega sekali bicara seperti itu ke ayah, sudah ayah kehilangan harta, kehilangan mamah, dan kehilangan anak anak kesayangan ayah, cuman karena kalian mau bantuin anak tidak berguna itu saja,ayah tidak akan mau datang biarin saja ayah mati kelaparan dan sendirian disini, dari pada datang tapi ayah tidak dapat apapun untuk ayah, tidak akan rela sama sekali" Tegas Rangga, Rangga berusaha tenang dan tidak emosi mendengar ucapannya Marsya dan Satria barusan yang tega teganya ancam Rangga seperti tadi
" Silahkan saja, kita tidak peduli sama sekali, karena kita ingin saudara kita bahagia di hari pentingnya dan tidak malu cuman karena ke egoisan ayah saja, sayang hayo pulang dan biarkan ayah berfikir sendiri apa yang harus dilakukan, ingat ayah kesempatan ayah untuk coba baju untuk acara pernikahannya Natalia tiga hari. hari ini, besok dan Lusa, jika tidak datang sama sekali, kita beneran tidak akan peduli dengan ayah sama sekali,dan saat datang bikin malu kita semakin benci dengan ayah,dan akan jahui ayah karena tega teganya mempermalukan saudara kita oke" Tegas Satria, Satria paksa Rangga demi menghargai Bobby dan tidak membuat Bobby kecewa karena menerima keinginannya Satria
" Sial, mereka sudah berani ancam saya seperti ini, cuman karena belain Natalia sampai teganya ancam saya tidak memenuhi kebutuhan saya sama sekali, mau mencari pekerjaan diusia yang tidak muda lagi, tentunya sulit apa lagi surat surat berharga saya dibakar oleh Iis dengan seenaknya,bener bener sial perempuan itu membuat saya hidup susah diusia yang tidak muda ini" Protes Rangga kesel, Rangga mengepalkan tangannya sambil melihat Satria dan Marsya keluar dari apatermennya.
Dilain sisi, Rudi bantuin Bobby untuk memahami pekerjaan yang akan dikerjakan oleh Bobby nanti setelah menikah dengan Natalia, Rudi salut dengan Bobby karena hoki bisa menaklukan hatinya Natalia.
__ADS_1
' Kamu keren sekali,bisa menaklukan hatinya Natalia dan sekarang menjadi pemimpin perusahaan besar ini" Ucap Rudi salut karena Bobby bisa, merubah kehidupannya dari asisten menjadi CEO walaupun di perusahaan laiin
" Alhamdulillah sekali Rudi, hoki saya itu berarti dan alhamdulillah yah waktu saya bantuin Satria di perusahaan ini, jadi tahu apa saja yang harus saya kerjakan disini, dan tidak akan gugup dengan pekerjaan yang ada, insya allah saya bisa bekerja secara profesional selama memimpin perusahaan ini" Ucap Bobby berusaha bisa bekerja dengan baik dan membuat perusahaannya Natalia semakin berkembang, selama Bobby yang mimpin
" Amin amin, saya akan bantuin kok Bobby tenang saja, sekarang kamu menjadi atasan saya dan semoga kita bisa kerjasama dengan baik yah disini" Lanjut Rudi berharap, Bobby bisa membuat perusahaannya Nataliaberkembang dengan pesat, selama Bobby menjadi pemimpin perusahaan.
Dilian sisi, Natalia, Iis, dan orang tuanya Bobby ke salon, karena Natalia ingin sekali perawatan sebelum hari pernikahannya nanti.
" Sayang, perawatan spa untuk calon pengantin,disini bagus sekali loh sayang, bunda pernah temani keponakan bunda kesini, setiap ada yang nikah sayang,jadi tahu hasilnya bagus sekali" Ucap Bunda nya Bobby, yang pernah ke salon khusus untuk pengantin perempuan
" Boleh saja bunda, Natalia seneng sekali dikasih rekomendasi salon ini oleh bunda" Ucap Natalia bahagia sekali, karena calon mertuanya perhatian sekali ke Natalia
__ADS_1
" Yah sudah kita kedalam yuk, untuk perawatan buat Natalia supaya semakin cantik dan bersih kulitnya" Ucap Iis yang seneng sekali, karena bisa jalan bareng bersama calon besannya,obrolannya santai dan tidak membuat emosi sama sekali