KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2

KEMARIN BUNDA ADA DISINI 2
Aku minta maaf


__ADS_3

Rangga yang baru bangun tidur dan mandi, akhirnya ngalah dengan keadaan nya sekarang yang bener bener sudah tidak sanggup nahan lapar terlalu lama lagi, yang akhirnya mau ke rumahnya Iis lagi


" Sial, demi bisa makan harus ketemu dengan mereka lagi, sungguh memalukan sekali keadaan seperti ini, bener bener anak dan menantu yang tidak sopan sama sekali ke mertua." Ucap Rangga kesel, karena butuh makan akhirnya mau memberikan restu dan mau hadir dalam acara pernikahan Bobby dan Natalia.


Dilain sisi, Nando dan Lusi bahagia sekali, karena kamar untuk cucu nya akhirnya selesai disiapkan.


" Bunda, kamar ini akhirnya selesai di renovasi juga yah sayang, selain ada kasur bayi, di kamar ini ada kasur untuk yang jagain sayang, ada sofa, lemari ada dua sayang, meja, kulkas, televisi, dan AC juga. sama ada cctv juga jadi kita bisa melihat cucu kita tidur sayang" Ucap Nando sambil merapihkan kaleng kaleng cat yang sudah selesai Nando pakai.


" Alhamdullah sayang, kita bisa memberikan yang terbaik untuk cucu kita yah sayang, oh yah tadi ada anak kecil lagi yang kita temukan sayang, aku semakin tidak tega sayang masih banyak yang meninggalkan anaknya begitu saja, padahal untuk memiliki anak saja tidak semuanya mudah mendapatkan sayang" Ucap Lusi selalu sedih, setiap kali menemukan anak anak yang tidak tahu apa apa, harus di tinggal begitu saja oleh kedua orang tuanya.


" Selama masih banyak orang dewasa yang tidak bisa tanggung jawab atas kesalahan dan kekurangannya, akan terus banyak anak anak yang diabaikan orang tuanya sayang." Lanjut Nando yang sudah mengerti, setiap hari dan setiap bulan ada saja anak yang ditemukan oleh karyawannya dan dibawa ke panti asuhan


" Bener sayang, contohnya seperti kita yah sayang, dengan kita adopsi Marsya, membuat kita bisa merasakan bagaimana punya anak, mengurus anak dari kecil sampai dewasa dan sekarang kita mau punya cucu lagi kan. jadi dengan kita menemukan anak orang ada sedih, kesel, dan bersyukur seperti kita. bisa merasakkn juga punya anak dan bahagianya ada anak di kehidupan kita." Lanjut Lusi, Lusi selalu bersyukur setiap ingat bagaimana dulu memutuskan untuk adopsi Marsya dan sekarang Marsya bisa menjadi anak angkatnya Lusi dan Nando.

__ADS_1


" Sama seperti kita yah sayang, bersyukur bisa adopsi anak sampai sekarang" Lanjut Nando, yang selalu bersyukur niat baiknya, sampai sekarang bisa merasakan punya anak walaupun bukan anak sendiri.


" Betul ayah" Lanjut Lusi, Lusi tidak pernah menyesal adopsi anak seperti Marsya, yang penurut apa kata orang tua, tidak pernah melawan, dan rajin belajar membuat Marsya bisa lulus kuliah dengan cepat.


Dilain sisi, Iis, Natalia, dan Bobby. melihat Rangga masuk kedalam ruang tamu, langsung menunjukan wajah tidak suka dengan kehadiran Rangga dirumahnya.


" Mau apa lagi kamu kesini? apa tidak puas sudah sakitin perasaan kita semua?" Tanya Iis, Iis bener bener tidak suka dengan kehadiran Rangga ada dirumahnya.


" Sial perempuan ini, jika bukan karena Marsya dan Satria. tidak mungkin saya mau datang lagi ke rumah ini " Batin Rangga kesel, karena Iis langsung menunjukan rasa tidak suka kehadirannya Rangga.


" Dasar modus, tidak bisa jauh jauh dari istri kesayangannya, jika ditolak maka kasihan di Natalia nya juga huh menyebelakan sekali dia" Batin Iis kesel, karena Rangga datang tidak minta maaf sama sekali dan datang ke rumah cuman bahas pernikahan Natalia dan Bobby saja.


" Bagaimana bunda? apa bunda ijinkan ayah dan mamah hadir dalam pernikahannya Natalia dan Bobby?" Tanya Natalia yang pasrah apapun keputusan nya Iis.

__ADS_1


" Yah baik lah sayang, bunda ijinkan ayah dan mamah hadir dalam acara kalian, demi ayah bisa membacakan ijab kabulnya nanti untuk kalian sah sebagai suami istri, dan bunda nanti akan telefon mamah untuk siap siap baju kebaya untuk acara kalian nanti" Lanjut Iis pasrah dari pada melihat Natalia sedih, karena Rangga tidak datang sama sekali.


" Alhamdulilah terimakasih ayah, karena mau hadir dalam acara pernikahan kita." Ucap Bobby bahagia, karena akhirnya mertuanya mau datang ke acara pernikahannya


" Sama sama Bobby" Lanjut Rangga berusaha santai dan tidak berkata apapun, karena jika Rangga salah bicara bakal membuat Marsya dan Satria tidak mau lagi ketemu dengan Rangga dan tidak akan peduli apapun dengan Rangga lagi.


" Ayah apa sudah makan? kebetulan sekali, Natalia tadi masak untuk Bobby dan cukup banyak sekali, jadi kita bisa makan sekeluarga lagi." Lanjut Natalia, Natalia rindu sekali bisa makan bersama Rangga, walaupun Natalia sadar kalo Rangga tidak anggap Natalia sebagai anaknya sendiri, tapi rindu disaat makan bersama Rangga lagi.


" Kebetulan belum sayang, ayah juga rindu dengan Natalia dan Bobby mau makan bersama lagi. Is apa mau makan bersama aku dan anak anak lagi walaupun cuman sebentar? " Tanya Rangga, Rangga berusaha bersikap manis didepan Iis supaya tidak mancing emosi lagi.


" Baik lah" Lanjut Iis menerima keinginan nya Natalia untuk makan bersama Rangga, walaupun kecewa dengan sikap dan ucapannya Rangga, tapi berusaha menghargai keinginannya Natalia untuk makan siang bersama ayah nya lagi


Bobby bahagia sekali, melihat Rangga bisa makan siang bersama Iis dan Natalia lagi. Bobby langsung ajak Rangga untuk jalan ke dapur untuk makan siang keluarga lagi, atas permintaan Natalia yang mau makan siang bersama ayah nya lagi.

__ADS_1


Dilain sisi, Satria melihat layar monitor cctv unit apatermennya Rangga, merasa bahagia sekali melihat Rangga mau siap siap ketemu dengan Iis,Natalia, dan Bobby.


" Alhamdullah Bobby, akhirnya perjuangan saya tidak sia sia, paksa ayah untuk memberikan restu dan mau datang ke acara kalian, saya tidak akan tinggal diam membiarkan ayah seenaknya tidak datang ke acara pernikahan kamu dan Natalia, dan tidak akan membiarkan kamu malu cuman karena ayah saja" Batin Satria, Satria yang paksa Bobby untuk jadian dengan Natalia dan Satria sendiri lah yang harus menjamin acaranya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sama sekali.


__ADS_2