
Rumah Candra.
Sebelum Candra menjawab telepon Harum.
Diatas ranjang yang biasa di tiduri Candra dan Harum, Candra dan Nina sedang mendaki ke puncak kenikmatan, dengan penuh gairahnya Candra menyetu.buhi sepupu istrinya.
KRIIING...
Saat sedang asyik-asyiknya menusuk-nusuk lubang donat, tiba-tiba saja ponselnya berdering.
Bukannya berhenti dulu dari aktivitasnya dan menjawab telepon masuk itu dulu, Candra hanya menengok sesaat ke arah nakas dimana ponselnya dia letakkan.
Dia membiarkan ponsel itu berdering sampai nada panggilan masuk berakhir. Dia lebih suka membuat Nina mendes.ah dan mengerang ketimbang harus menjawab telepon yang dia tidak tau siapa yang menelpon.
Tak lama setelah nada dering berakhir, terdengar lagi nada dering panggilan masuk yang kedua.
Awalnya Candra belum begitu kesal, tapi saat di pertengahan suara nada dering, Candra mulai sedikit kesal, karena suara nada dering itu berhasil mengacaukan sensasi gairah dalam tubuhnya.
__ADS_1
Candra berhenti sebentar dari aktivitasnya dan mengambil ponselnya untuk melihat siapa yang menelpon. Niat hati ingin mereject lalu menonaktifkan ponselnya agar si penelpon tidak mengganggunya dulu. Tapi niatnya itu dia urungkan setelah tau kalau yang menelpon adalah Harum, istrinya, wanita yang harusnya ada di bawah Candra saat ini.
Melihat nama istrinya di layar ponsel, bukannya menjawab panggilan itu, Candra malah meletakkan kembali ponselnya keatas nakas lalu melanjutkan men.usuk-nu.suk lubang donat Nina tapi kali ini dengan gerakan sangat cepat.
"Sssh... ah Mas... pelan-pelan Mas, s-s-sakit." racau Nina sakit-sakit enak.
"Tahan Nin, udah mau keluar." balas Candra.
Tak sampai tiga menit, Candra pun mengerang panjang dan menumpahkan cairan kentalnya di lubang donat Nina.
"Kamu jangan bersuara dulu yah, aku angkat telepon dari Harum dulu." ucap Candra sebelum masuk ke kamar mandi.
Nina hanya menjawab dengan anggukkan kepala.
Sesampainya di kamar mandi barulah Candra menjawab telepon dari Harum. Candra menjawab telepon dari Harum seperti biasa seolah tidak ada yang terjadi antara dirinya dan Nina.
Meninggalkan Candra yang sedang menjawab telepon Harum, di atas ranjang, setelah Candra meninggalkannya ke kamar mandi, penyesalan datang menghantui hati dan pikiran Nina.
__ADS_1
"Apa yang sudah aku lakukan! Kenapa aku malah melakukan itu dengan Mas Candra? Maafin Nina Mbak, maafin Nina, Nina khilaf, Nina terbawa suasana." lirih Nina sambil menangis.
"Aku memang suka sama Mas Candra, tapi gak sekalipun aku ingin jadi perusak rumah tangga Mbak Harum dan Mas Candra. Sekarang aku harus gimana kalau Mas Candra gak mau tanggung jawab." lirih Nina lagi.
Setelah beberapa saat menyesali apa yang sudah di lakukannya bersama Candra, Nina pun turun dari ranjang, lalu memungut pakaiannya yang berserak di atas lantai satu persatu lalu memakainya kembali pakaiannya.
Jarak dari ruang tidur ke kamar mandi itu sangat dekat, maklum saja ukuran kamar utama di rumah itu tidak sebesar ukuran kamar di perumahan elit. Karena ukuran kamar tidak terlalu besar, jadi Nina bisa mendengar apa yang di katakan Candra dari dalam kamar mandi.
Hingga akhirnya Candra mengucapkan kalimat I love you Sayang. Nyes... hati Nina sakit sekali, lebih sakit dari sebelum dirinya berhubungan intim dengan Candra.
Kemaren-kemaren melihat Candra begitu menyayangi dan perhatian pada Harum, hatinya hanya panas karena cemburu, tapi sekarang hatinya sakit, dia tidak terima kalau Candra menyatakan cinta pada Harum, tapi Nina cukup sadar diri, kalau Harum adalah istri Candra sedangkan dirinya, statusnya belum jelas, apa setelah keluar dari kamar mandi Candra hanya sekedar minta maaf dan meminta Nina melupakan kejadian ini atau Candra mau bertanggung jawab atas apa yang sudah dia lakukan.
Tapi rasanya sangat sulit jika Candra mau bertanggung jawab menikahi Nina, karena status pekerjaan Candra yang merupakan seorang PNS. Harus banyak prosedur yang di lewati jika memang Candra ingin menjadikan Nina istri keduanya, salah satunya persetujuan dari Harum. Tanpa persetujuan dari Harum, Candra tidak bisa menikahi Nina dan hubungan mereka dianggap perselingkuhan. Jika itu di ketahui kantor tempat Candra bekerja, maka Candra akan akan di turunkan dari jabatannya atau di pindahkan ke tempat terpencil atau yang lebih parah lagi di berhentikan.
💋💋💋
Bersambung...
__ADS_1