Kenapa Harus Sepupuku, Mas?

Kenapa Harus Sepupuku, Mas?
KHSM BAB 68


__ADS_3

Keesokan harinya.


Pukul 08.00


Bayu, pengacara Batara, Felix, dan Harum sudah berada di pengadilan agama. Mereka sudah mengambil nomor antrian dan tinggal menunggu nomor mereka di panggil.


Semua berkas-berkas dan bukti perselingkuhan Candra juga sudah di siapkan pengacara Batara dengan baik.


Sementara di rumah, saat ini Bu Darmi sedang menimbang-nimbang niatnya yang ingin menyebar kelakukan Nina di grup chat keluarga.


"Apa aku harus kasih tau keluarga kalau Nina sudah merusak rumah tangga Harum? Atau cukup aku kasih tau Mbak Esti aja?" monolog Bu Darmi.


"Gak, gak, gak! Pokoknya aku harus kasih tau semua keluarga gimana kelakuan Nina! Biar jangan Harum aja hancur, Nina juga harus hancur!" monolog Bu Darmi lagi.


Setelah cukup lama menimbang-nimbang, akhirnya Bu Darmi pun membuka grup chat keluarga.


Tanpa basa-basi, Bu Darmi langsung mengirim video Candra dan Nina yang kemaren di rekam Candra dan rekaman suara yang di rekam pengacara Batara ke grup keluarga itu.


Sebelumnya, tanpa memberitahu Harum, Bu Darmi minta Bayu mengirimkan rekaman video Candra dan Nina dan rekaman percakapan Candra dan Nina.


Tring...


Tring...

__ADS_1


Tring...


Tak sampai satu menit, begitu Bu Darmi mengirim video dan rekaman suara itu, tak henti-hentinya notifikasi pesan masuk di ponselnya. Grup keluarga itu langsung ramai.


Si A : Hah... yang bener Mbak Darmi, Nina jadi perusak rumah tangganya Harum?


Si B : Mbak Darmi ini betulan gak sih? Atau cuma hoaks?


Si C : Darmi, jangan becanda ah, gak lucu! Masa Nina jadi perusak rumah tangganya Harum!


Si D : Bu Lik Darmi, beneran ini Nina anaknya Bu Lik Esti? Masa iya sih Nina begitu?


Lebih dari dua puluh pesan masuk yang tak percaya kalau Nina merusak rumah tangga Harum.


Bu Darmi : Iya, itu Nina anak bungsunya Mbak Esti. Dia udah merusak rumah tangga Harum. Datang KKN ke sini, bukannya kejar ilmu malah kejar suami orang! Suaminya sepupunya sendiri lagi! Sekarang Harum sedang mengurus perceraiannya dengan suaminya. Untuk Mbak Esti, siap-siap aja Mbak anak Mbak masuk penjara karena perselingkuhan!


Begitu Bu Darmi balas, barulah semua keluarga percaya kalau Nina yang mereka kenal kalem ternyata tak sekalem wajahnya.


Semua anggota keluarga yang berjumlah lebih dari delapan puluh orang di grup itu beramai-ramai menghujat Nina sambil menge-tag Bu Esti, Ibunya Nina untuk meminta tanggapan dari Bu Esti. Tapi tidak ada satupun dari pesan itu yang di balas Bu Esti, padahal di lihat dari status bacanya, Bu Esti sudah membaca semua pesan masuk itu, termasuk video dan rekaman suara yang tadi Bu Darmi kirim.


Bahkan ada beberapa anggota keluarga yang langsung mengirim chat pribadi ke Bu Esti, tapi Bu Esti tetap tidak menjawab walau statusnya sudah di baca.


💋💋💋

__ADS_1


Rumah orang tua Nina.


Betapa kaget dan hancurnya hati seorang Ibu begitu melihat isi chat keluarga yang menghujat anaknya. Mau marah dengan keluarga yang menghujat anaknya, tapi dia sadar kalau anaknya yang salah dan memang pantas di hujat.


"Astaga Nina, apa yang sudah kamu lakukan disana!" geram Bu Esti sambil menangis.


Bu Esti benar-benar malu melihat kelakuan Nina, apalagi saat melihat rekaman video dan rekaman suara Nina dimana Nina dengan tidak tau malunya mengatakan sangat menginginkan suami Harum.


Sangking kecewa, marah dan malu, Bu Esti sampai menangis meraung-raung.


Mendengar Ibunya menangis, kakak pertama Nina, Indah pun menghampiri Ibunya dan langsung menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, tapi Bu Esti tidak menjawab dan terus saja menangis. Indah pikir terjadi hal buruk dengan bapaknya, Pak Kusna karena pekerjaan Pak Kusna adalah supir.


Tapi Indah mencoba berpikir positif, dan mencari tau sendiri apa yang sebenarnya terjadi. Dia mengambil ponsel Bu Esti yang sejak tadi masih ribut dengan notifikasi pesan masuk.


Indah langsung membuka grup chat keluarga, dimana sekarang sudah ada lebih dari seratus pesan masuk yang belum dibaca.


Setelah membaca pesan masuk di grup itu, tubuh Indah langsung lemas dan gemetaran.


"Ninaaaaa!!!"


💋💋💋


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2