Kenapa Harus Sepupuku, Mas?

Kenapa Harus Sepupuku, Mas?
KHSM BAB 28


__ADS_3

Kamar mandi.


Setelah menutup telepon dari Harum, Candra berjalan ke wastafel dan melihat penampakan dirinya yang sangat berantakan.


"Aaargh!!! Bisa-bisa aku kalah dengan hawa nafΒ§u ku!!! Sekarang aku harus apa?! Malah Nina masih perawan lagi! Seandainya Nina sudah tidak perawan, bisa saja aku menyuruh Nina untuk melupakan kejadian ini, tapi ini... aaargh!! Kalau Nina minta aku bertanggung jawab gimana? Gak mungkin aku menikahi Nina, mana mau Harum di madu!" gerutu Candra menyesali perbuatannya.


Setelah beberapa menit bicara sendiri di depan cermin, Candra pun membersihkan tubuhnya dari sisa percintaannya dengan Nina.


Sepuluh menit kemudian.


Candra keluar dari dalam kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.


Begitu keluar, dia melihat Nina yang masih ada di kamarnya, dan sedang duduk di tepi ranjang di sisi kanan. Nina sudah berpakaian lengkap.


"Mau pulang?" tanya Candra tanpa rasa berdosa sambil berjalan mendekati ranjang di sisi kiri, tempat lemari berada. Dia mau mengambil pakaiannya.


Nina menganggukkan kepalanya.


"Gak aku anter yah, kamu pulang sendiri aja, pake aja motornya Mbak mu." ucap Candra sambil mengambil pakaiannya.


Nina diam.


"Mas..." panggil Nina setelah beberapa detik diam.

__ADS_1


"Hemh." jawab Candra sembari memakai pakaian da.lamnya dengan handuk yang masih melilit di pinggangnya.


Saat ini posisi Candra dan Nina saling membelakangi.


"Nina minta kejelasan hubungan kita, Mas." ucap Nina.


Candra menghela nafasnya kasar. Dia sudah memprediksikan itu.


Candra tak menjawab dulu, dia memakai pakaiannya dulu, setelah itu barulah dia berjalan mendekati Nina dan duduk di kursi meja rias yang ada di dekat sisi ranjang yang Nina duduki.


"Kamu mau kejelasan bagaimana? Kamu mau aku nikahin kamu?" tanya Candra dan di jawab dengan anggukkan kepala oleh Nina.


"Gi.la aja kamu minta Mas nikahin! Ya gak mungkin lah Nin, kamu itu sepupunya Harum, masa Mas nikahin sepupu istri Mas. Apa kata orang, apa kata keluarga nantinya dan Mas yakin Harum juga gak akan sudi Mas berpoligami." jawab Candra.


"Sst pelanin suara kamu! Ini udah malam! Walau perumahan ini masih sepi, tapi kalau kamu teriak-teriak kayak gini, bisa-bisa satpam yang ada di gardu dateng!" tegur Candra.


"Mas tadi kan cuma bilang mau kamu jadi milik Mas, bukan Mas janjiin akan nikahin kamu! Lagian kan bukan cuma Mas yang enak, kamu kan juga enak. Kalau gak enak gak mungkin kamu sampai mendes.ah! Kita melakukannya atas dasar suka sama suka, mau sama mau, terus kenapa kamu minta Mas nikahin kamu?" ucap Candra.


"Gak bisa gitu dong Mas! Mas udah ngambil perawan Nina, jadi Mas harus nikahin Nina! Gak akan ada lagi laki-laki yang mau sama Nina, Mas!" balas Nina.


"Ada! Kalau laki-laki itu beneran sayang dan tulus sama kamu, pasti laki-laki itu mau nerima kamu apa adanya. Dan dalam hal ini kesalahan bukan sepenuhnya karena Mas, kamu juga salah dalam hal ini!" balas Candra.


"Kamu tau Mas udah punya istri, dan kamu tau Mas lagi kesepian, tapi kamu datengin Mas kesini. Udah gitu, saat Mas lagi bergairah, kamu bukannya nampar Mas untuk menyadarkan Mas, kamu malah pasrah dan ngikutin apa mau nya Mas. Harusnya kamu mikir akan konsekuensinya saat kamu ngikutin apa mau nya Mas, bukan malah nyalahin Mas kayak gini." kata Candra.

__ADS_1


"Mas Candra jahat! Bener-bener jahat!" bentak Candra.


"Terserah kamu mau ngomong apa! Tapi Mas tetap gak akan bisa nikahin kamu, Mas cinta nya hanya sama Harum, istri Mas." balas Candra.


"Dan soal keperawanan kamu, Mas akan kasih kompensasinya. Kamu sebut aja apa yang kamu mau, Mas akan kasih, asal kamu jangan bahas lagi tentang tanggung jawab dan kita lupakan kejadian malam ini." kata Candra lagi.


"Mas Candra jahat! Aku benci Mas Candra! Aku akan kasih tau Mbak Harum apa yang sudah Mas lakukan sama aku malam ini." ancam Nina.


"Kasih tau aja, aku yakin Harum akan lebih mendengar kata-kata aku ketimbang kata-kata kamu! Aku akan bilang kalau kamu yang godain aku. Cctv gardu satpam sebagai bukti kalau kamu yang datengin Mas kesini bukan Mas yang datengin kamu." jawab Candra.


"Kalau udah begitu, jelas hubungan keluarga kamu dan keluarga Harum hancur, sedangkan hubungan aku dan Harum, paling lama hanya satu bulan dinginnya setelah itu hubungan kami kembali seperti pasangan pengantin baru." lanjut Candra.


Nina terdiam.


"Udah sana kamu balik ke posko, kalau kamu masih disini jangan salahin Mas kalau Mas khilaf lagi." usir Candra.


Tanpa banyak omong, Nina berdiri dari duduknya lalu keluar dari kamar Candra kemudian keluar dari dalam rumah. Jika tad Nina datang memakai motor Harum, kali ini karena kesal dengan Candra, Nina tidak memakai motor Harum kembali ke posko. Dia menghubungi salah satu teman KKN nya yang laki-laki untuk menjemputnya di gardu perumahan Candra.


Sedangkan Candra, dari dalam kamarnya, diam-diam dia mengintip Nina yang berjalan menjauh dari rumahnya. Melihat Nina sudah pergi, Candra langsung bernafas lega. Cepat-cepat Candra keluar dari kamar untuk memasukkan motor Harum ke dalam rumah lalu mengunci pintu rumah.


Setelah mengunci pintu rumah, Candra kembali ke kamar. Saat sampai di dekat ranjang, Candra melihat ada bercak darah perawan Nina di seprei. Melihat itu Candra langsung membuka seprei dan mengganti dengan seprei yang baru, sedangkan seprei yang ada bercak darah perawan Nina, Candra masukkan ke keranjang pakaian kotor.


πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2