Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Chapter 4


__ADS_3

...Happy Reading semua nya💗...


lisya dan Deva sudah keluar rumah dan duduk di bawah pohon mangga dekat rumah lisya


"tuan? ada apa tuan mengajak saya kesini?" tanya lisya menunduk tak berani menatap Deva.


"Kenapa kau menerima perjodohan ini?" tanya Deva tanpa basa-basi


"Karena ibu Aira,Saya tak kuasa menolak permintaan ibu Aira,Dan apa yang membuat tuan menerima perjodohan ini?" jawab dan tanya lisya.


"Karena jika aku menolak jabatan ku akan di cabut,dan aku tidak akan menjadi CEO Sanjaya group lagi" jawab Deva datar


mendengar jawaban Deva,hati lisya sedikit sakit,Ia mulai berfikir bagaimana ia akan mengarungi rumah tangga bersama nya,pasti tidak akan berjalan mulus.


"Kau tau aku tidak suka pada mu?" tanya Deva dan lisya mengangguk


"syukur lah kalau kau tau,aku sudah mencintai seorang gadis,dia masih ada di dalam hati ku,dan butuh waktu lama untuk mencintai mu" lanjut Deva,hati lisya semakin sakit di buat nya


"lalu? apa guna nya kita menerima perjodohan ini jika tuan juga tidak akan mencintai ku?" tanya lisya memberanikan diri menatap Deva.


"Aku akan membicarakan ini kepada ibu Aira,aku akan menolak perjodohan ini" ucap lisya.


"jika kau berani melakukan itu,hidup mu dan keluarga mu akan hancur" ancam Deva.


"lalu aku harus terjebak di antara cinta tuan dan pacar tuan?" tanya lisya dengan mata berkaca-kaca


"Dasar gadis lemah" sindir Deva saat melihat mata lisya.


"pernikahan kita kontrak saja,selama 1 tahun,jika dalam waktu satu tahun aku belum mencintai mu,kita berpisah" ucap Deva.

__ADS_1


"pernikahan bukan lah mainan tuan" ucap lisya menatap Deva dengan tatapan kesal campur amarah.


"lalu? aku harus bagaimana? aku tidak mencintai mu,di hati ku ada orang lain" jawab Deva


"Dan aku juga tidak bisa jika nanti aku sudah mempunyai suami tapi aku harus berbagi suami ku dengan wanita lain" tegas lisya.


"Katakan jika tuan menolak perjodohan ini" ucap lisya lirih


"tidak,lihat lah tangan mu,sudah tersemat cincin di sana" jawab Deva.


"percuma tuan,tidak ada arti nya cincin ini" Jawab lisya bergetar


lisya hendak melepas cincin itu namun Deva mencegah nya.


"Aku akan berusaha semaksimal mungkin dalam satu tahun agar dapat mencintai mu,tenang lah,jika kau tidak mendapatkan waktu dari ku kau pasti tidak akan pernah terlambat mendapat nafkah dari ku baik itu secara lahir maupun batin" ucap Deva.


"tapi tetap saja aku enggan berbagi suami dengan wanita lain" jawab lisya datar


"tidak,Kau harus tetap menjadi istri ku,tenang saja,wanita yang kau bilang pacar ku itu juga istri orang" jawab Deva membuat lisya kaget.


"Ba bagaimana bisa?" tanya lisya heran


"Tentu,dulu dia mengkhianati ku demi laki" lain,namun entah lah,ayah nya menjodohkan nya dengan seorang dokter,dan dia tidak mencintai dokter itu,tapi sayang nya dokter itu sangat mencintai nya,Tapi aku tidak tau lagi kabar nya sekarang,yang jelas aku masih menyimpan rasa cinta untuk nya di dalam hati ku dengan sangat rapih" jawab Deva.


makjleb sekali kata" Deva di hati lisya,Deva masih menyimpan rasa untuk mantan pacar nya itu,Dia tidak yakin apakah dia bisa menggantikan posisi mantan Deva.


"Baik lah,apa kau setuju dengan Kontrak pernikahan kita?" tanya Deva.


"Baik lah" jawab lisya

__ADS_1


"aku akan memberi mu nafkah yang lebih dari cukup sehingga kau tidak perlu bekerja dan kau bisa memberikan uang untuk keluarga mu serta untuk sekolah adik" mu" ucap Deva.


"Deva,ayo pulang,sudah malam" ucap mama Aira tiba" di sana.


"Sudah ngobrol nya?" tanya andra.


"sudah ma,pa,ayo pulang" jawab Deva.


lalu mereka sekeluarga pamit kepada keluarga lisya.


sepeninggal nya keluarga Deva,lisya masuk ke dalam rumah dan memikirkan perkataan Deva.


"Percuma nafkah lebih dari cukup tapi harus berbagi suami,apa aku akan kuat menjalani nya?" batin lisya saat duduk di kamar nya.


ia masih memikirkan itu,Ia ingin menolak perjodohan ini,tapi ia berfikir dua kali,ia tak tega menolak Aira yang sudah sangat dekat dengan nya,dannn,sebenarnya ia juga ingin membantu perekonomian keluarga nya,ingin membelikan rumah yang layak dan menyekolahkan adik" nya.


"baik lah demi kalian aku akan kuat" ucap lisya menyemangati diri nya sendiri.


"Vio,aku tidak akan melupakan mu,aku bisa menikah dengan lisya namun aku akan tetap mencintai mu" batin Deva saat di dalam mobil.


entah lah dalam pikiran Deva mungkin pernikahan hanya mainan.


Yeeee nanti juga lu bakal bucin abis sama lisya (othor).


"Nak,persiap kan diri mu untuk 3 hari lagi,karena kamu akan menikah" ucap Aira.


"apakah tidak terlalu cepat ma?" tanya Deva.


"lebih cepat lebih baik" timpal Andra.

__ADS_1


"hmmm baik lah,aku menurut saja" jawab Deva.


...Maaf yah semua nya,akhir" ini jarang up,gara" sibuk banget,jarang ada waktu buat ngetik novel,tapi bakal othor usahain tiap hari up kooo,Like sama komen kalian berharga banget buat othor,Itu penyemangat othor buat ngetik novel,Kalian jangan bosen like sama komen karya othor yahhh biar othor makin semangat up tiap hari nya:)...


__ADS_2