Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Honeymoon part 3


__ADS_3

Rasakan lah tubuh ku berat kan tuan suami ku yang tampan xixixi aku tau kau lelah menggendong tubuh ku yg kecil namun berisi ini.


batin Aira dengan senyum yang tidak dapat di arti kan.


Ahhhh mengapa tubuh nya keliatan kecil tapi berat sekali aku sudah lelah menggendong nya.


batin Andra ke kelelahan menggendong Aira.


"Sayang? apa aku terlalu berat untuk kau gendong? kalau kau lelah turun kan aku."


ucap Aira kepada suami nya


"Tidak kau tidak berat sama sekali."


balas Andra datar.


"Ahh baik lah kalau begitu."


jawab Aira lagi


"Kita istirahat di sana dulu yah."


pinta Aira sambil menunjuk sebuah kayu besar pikir nya bisa untuk duduk oleh nya dan suami nya.


"baik lah."


jawab Andra masih menggendong Aira.


"Sini sayang duduk lah di samping ku aku tau kamu lelah."


ucap Aira menepuk kayu di samping nya agar suami nya duduk di sebelah nya.


mereka menikmati es kelapa sambil melihat sekeliling pantai yang indah sore itu sunset yang semakin menambah keindahan pantai itu.


Apa kah ini waktu yang tepat?.ahh entah lah aku akan mengatakan nya sekarang.


batin Andra


"Aira."


panggil nya lembut


"Ahh iya?."


jawab nya pelan.


Andra menarik tangan Aira agar dia ikut berdiri.


Heyyy mengapa aku jadi deg"an begini


batin Andra.


Hufttt....


Andra menarik napas dalam"


"Airaa.aku bukan lah orang yang pandai merangkai kata" aku juga bukan orang yang baik aku memang seperti es balok namun kau mengubah ku menjadi es Cream."


kata" Andra benar" membuat Aira Ter kaget".


deg....


deg....


deg....


aduhh bagaimana ini? apa kah dia akan mengata kan nya sekarang? tuhann aku bingung harus menjawab apa.


batin Aira dengan jantung yg berdegup sangat kencang.


Andra meraih kedua tangan Aira Dann.


"Saat bersama mu aku merasa kan kenyamanan yg belum pernah aku rasa kan sebelum Aira? I love you mau kah kau mulai mencintai ku dari sekarang?."


ucap Andra dengan menatap Aira penuh harapan.


karena Aira tak kunjung menjawab Andra pun ber tanya.


"Aira? kenapa diam? apa kah kau tidak merasakan apa yang aku rasa kan?."


tanya Andra masih menatap Aira.


Tuan suami kau salah aku selalu merasakan kenyamanan saat bersama mu meski pun itu membuat jantung ku lari di tempat karena tidak bisa lari dari tempat nya.


batin Aira.


bukan nya menjawab Aira malah ber hambur memeluk suami nya dengan Ter haru.


"Heyy Aira kenapa kau menangis? apa kah aku salah bicara?."


tanya Andra panik melihat Aira menangis.


"Love you too."


ucap Aira di sela" tangis nya


dan kata" itu membuat Andra melotot kan mata nya tak percaya


"Benar kah kau akan belajar mencintai ku?."


tanya Andra tak percaya


Aira hanya mengangguk dalam pelukan suami nya.


cukup lama mereka ber pelukan hingga Andra mengurai pelukan itu


"Aku berjanji akan menjaga,melindungi,dan membahagia kan mu."

__ADS_1


ucap Andra sambil mengecup kedua tangan Aira bergantian


"Aku percaya itu kepada mu."


balas Aira masih sedikit sendu


Andra menangkup kedua pipi Aira


Ya Tuhan dia mau apa lagi?


saat Andra mendekat kan bibir nya ke bibir Aira dengan reflek Aira memejam kan mata nya.


Cup...


Andra mengecup bibir Aira namun tidak hanya itu dia menci*m bibir ranum Aira karena Aira tidak membuka bibir nya.


Andra pun menggigit pelan bibir Aira agar Aira membuka bibir nya dan akhir nya sebuah kecupan manis sekarang berubah menjadi luma**n.


Andra Melu**t bibir ranum Aira lama kelama an luma**n itu semakin mendalam


Astaga first kiss ku sudah di ambil oleh tuan suami ku.


batin Aira karena ini memang pengalaman pertama Aira.


Hemmph...


Aira sudah hampir kehabisan nafas dan memukul mukul dada Andra supaya melepas kan ciuman itu.


dan setelah di lepas wajah Aira sangat merah seperti kepiting rebus.


"Kau cantik."


ucap Andra kepada Aira dengan mengelap bibir Aira yang basah.


What?! dia memuji ku lagi?! astagaa apa kabar pipi ku?!.


batin Aira


sampai dia tersadar karena ada yang aneh dengan tubuh nya


ohhh tuhan kenapa ini basah? apa aku datang bulan? astaga kenapa harus di tempat ini aku tidak bawa pembalut.


Aira panik dalam hati


"Sayang kita kembali ke villa yah aku sudah lelah."


pinta Aira.


"Baik lah ayo apa mau aku gendong lagi?."


tanya Andra


"Tidak usah sayang aku bisa sendiri."


jawab Aira lalu berjalan bersampingan dengan pak suami.


"Sayang aku ke kamar mandi dulu yah."


ucap Aira lalu berlari ke kamar mandi dengan membawa handuk putih


"Hemm baik lah."


jawab Andra.


setelah di kamar mandi Aira mengecek keadaan nya


"Astaga mengapa AQ datang bulan di waktu yang tidak tepat?."


gumam Aira.


karena sudah lama Aira di kamar mandi dan tak kunjung keluar Andra pun khawatir.


"Airaa? kenapa kau lama sekali?.kau tidak apa"di dalam sana?."


tanya Andra di depan pintu kamar mandi.


"Iya sayang aku tidak apa" aku hanya sedang datang bulan."


jawab Aira.


"Datang bulan? apa itu?."


Andra bingung.


"Sayang datang itu apa?."


tanya Andra dengan sedikit keras


"Datang bulan aku kedatangan tamu bulanan sayang."


jawab Aira


"Apa lagi itu tamu bulanan?."


"Sayang buka pintu nya cepat kau menyembunyi kan siapa di dalam sana?."


teriak Andra tak sabaran


"Sayang aku sedang menstruasi bukan ada seorang penyusup di sini."


ucap Aira bingung menjelas kan nya.


Apa lagi ituu aku tidak tau bahasa apa itu ku mohon jangan sampai terjadi sesuatu pada nya.


"Sayang buka pintu nya atau ku dobrak sekarang ku hitung sampai 3."


hehh kenapa aku lupa membawa baju ganti aku hanya bawa handuk kecil ini tadi juga terkena noda darah di sini.

__ADS_1


batin Aira


"1.....2....."


Ceklek...


Pintu terbuka dan wajah Andra membuat Aira tersenyum kikuk


"Kenapa lama sekali? ada apa di dalam sana?".


tanya Andra penasaran.


"Tidak apa" sayang."


jawab Aira


Aira berjalan dengan menggunakan handuk putih yang terkena noda darah melewati Andra.


Andra yang melihat noda itu berubah wajah nya menjadi pias.


"Darah..."


kata Andra panik.


"Kau kenapa? kenapa ada darah di handuk mu?."


tanya Andra panik dan segera memangku Aira


"Sayang saku tidak apa".koo hanya menstruasi ini hal biasa yang terjadi ke semua wanita."


jawab Aira.


astagaaa dia ini polos sekali gigit boleh ngga sih? masa tau anemia tapi ngga tau menstruasi.


batin Aira gemas kepada pak Suami.


tiba" nyeri haid menyerang nya


"Aaaaa sayang perut ku tiba" sakit tolong cepat beli kan pembalut dan obat pereda nyeri haid."


ucap Aira teriak dengan meremas tangan Andra.


"sayang? apa nya yang sakit? aku akan memanggil dokter April ke sini."


ucap Andra panik.


heh? dia memanggil dokter hanya untuk masalah datang bulan ku?


batin Aira bingung dengan memegangi perut nya yang nyeri


"Sayang aku tidak perlu dokter aku hanya perlu pembalut dan obat pereda nyeri haid."


ucap Aira memberi penjelasan


"Tidak sayang aku akan memanggil dokter April ke sini."


ucap Andra dan memberi lambang merah kepada rumah sakit pusat milik nya.


"Ada apa ini? lambang merah? istri tuan muda sedang dalam bahaya cepat siap kan helikopter untuk dokter April berangkat."


ucap Alex kepada bawahan nya.


di rumah sakit pusat sedang kalang kabut menyiap kan helikopter sampai terlambat semenit saja berakhir sudah karir mereka di dunia perdokteran.


"Sayang tolong beli kan pembalut dan obat nya aku sudah tidak tahan lagi."


ucap Aira menahan sakit.


Aku memang tidak butuh dokter tapi ini sakit nya tidak seperti biasa nya kenapa aku ini?.


batin Aira.


"Baik lah baik lah aku akan menyuruh Zee membelikan yang kau minta."


ucap Andra panik.


"Zee cepat lah kemari."


panggil Andra teriak.


"Iya tuan ada apa?."


tanya Zee


"Cepat beli kan pembalut dan obat pereda nyeri haid untuk Aira."


titah Andra dengan wajah panik.


apa ini? mengapa dia bisa menyuruh ku membeli barang seperti itu?.


batin Zee.


"Heyyy cepat lah aku sudah tidak tahan lagi apa kalian mau melihat ku mati karena nyeri haid?."


ucap Aira tak sabaran.


"Hehhh cepat lah kau ini tidak bisa melihat? istri ku sudah sangat kesakitan?."


kata Andra dengan wajah panik nya sambil memukul bahu Zee.


"i...iya tuan." jawab Zee


"Kemana dokter April mengapa dia lama sekali."ucap Andra frustasi.


"Sabar yah sayang sebentar lagi dokter April pasti sampai.". Andra menenang kan Aira.


Heyyy tuan suami bodoh sekali kau ini hihihiii nyeri haid tidak akan membuat ku mati juga kaliii ini juga tidak se sakit yg kau bayang kan hanya saja ini rasa nya lebih sakit dari yg biasa aku rasa kan.lucu sekali tingkah mu saat khawatir suami ku.

__ADS_1


batin Aira dalam hati merasa gemas melihat tingkah suami nya.


__ADS_2