Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Chapter 9


__ADS_3

...Happy Reading🌻....


setelah sampai di rumah,lisya merebahkan tubuhnya di kasur kecil nya.


"Lisya,makan dulu nak" ucap bibi lisya,yang lisya anggap seperti ibu nya.


"Iya Bu,nanti lisya makan" jawab lisya dari dalam kamar.


"Pernikahan ku dengan tuan Deva hanya tinggal beberapa Minggu lagi,aku akan meninggalkan rumah ini,apakah aku bisa membuat tuan Deva mencintai ku? dan apakah aku akan terbiasa dengan suasana baru?" gumam lisya menatap langit" kamar nya.


"Ka,makan dulu yuk" ajak Rina,adik lisya.


"iya dek,kamu duluan dulu,nanti Kaka nyusul" jawab lisya.


"Ya Tuhan,aku bingung sekali,bagaimana bisa hidupku berubah dalam sekejap" batin lisya mengamati cincin tunangan nya.


ia lalu berkumpul dengan keluarga nya dan makan bersama.


...###...


"tuan,kau sudah bertemu nona vio?" tanya leo saat Deva sampai di apart.


"Sudah,vio akan bekerja di kantor ku sebagai manager" jawab Deva.


"Kenapa begitu tuan?" heran leo.


"supaya aku bisa terus berdekatan dengan nya" jawab Deva singkat.


"lalu? bagaimana nona lisya? dia tunangan mu tuan" tutur leo.


"lalu? apa masalah mu? Sudah lah,aku tidak mencintai lisya,aku hanya mencintai vio,kalau kau lupa" tegas Deva dan leo hanya bisa mengangguk.


...###...

__ADS_1


"Besok aku akan bekerja di kantor Deva" ucap vio pada suami nya.


"Kau harus mengizinkan ku" lanjut vio.


"Kau dengar aku kan?!" vio sedikit meninggikan suara nya karena farel tidak kunjung menjawab.


"Walaupun aku tidak mengizinkan mu,kau akan tetap kekeh kan? aku tau tujuan mu,kau bekerja di sana agar kau bisa berdekatan dengan Deva kan?" jawab farel


"Bagus lah kalau kau tau,memang itu tujuan ku" jawab vio.


'Sabar kan lah aku tuhan,berikan lah petunjuk kepada hamba mu ini, bagaimana cara meluluhkan hati istri ku ini' batin farel


"Sudah lah,sana tidur di sofa" suruh vio dan farel mengangguk,selama menikah,mereka belum pernah tidur se kasur bersama.


...###...


"Deva,mama ke sini mau nunjukin decoration buat kamu nikah Minggu depan" ucap Aira kepada Deva di apartemen Deva.


"Kenapa di percepat maaaaa" rengek Deva.


"lebih cepat lebih baik Deva" sambung Andra sambil melingkarkan tangannya di pinggang Aira,mereka sudah tua tapi masih saja sweet.


"Terserah kalian" pasrah Deva.


"Deva, mendekat lah" titah aira lalu Deva mendekat


Aira mendekatkan hidung nya ke arah dada Deva,bau nya seperti bau Wanita.


"bau siapa ini?!" tegas Aira


"lisya" bohong Deva.


"Jangan bohong! walaupun mama belum kenal banget sama lisya,lisya ngga mungkin punya bau kaya gini,lisya bau nya wangi bayi,buka. wangi kaya gini, jujur Deva,ini wangi siapa?!" tegas Aira.

__ADS_1


"Vio" jujur Deva membuat hati kedua orang tua nya kecewa.


"nak,kamu sudah bertunangan,hargai lisya sedikit" ucap Aira dengan mata berkaca-kaca


"Papa ngga mau kamu Deket" lagi yah sama vio" tegas Andra.


"besok vio mulai bekerja di kantor Deva,dia jadi manager" jawab Deva.


Plakkkk


"Berani" nya kamu memperkerjakan dia di kantor?! sadar Deva! kamu sudah bertunangan! papa tau tujuan kamu pekerjakan vio di kantor,supaya kamu bisa Deket" sama dia kan?!" satu tamparan dan bentakan di layangkan oleh Andra.


"Pa! pahami Deva sedikit ajh! Deva ngga suka sama lisya! Deva cuma pengin vio" tegas Deva tak kalah tinggi nada nya.


"Benar" keterlaluan kamu,sadar Dev! vio udah jadi istri orang" jawab Andra.


"Lalu kenapa? dia tidak mencintai suami nya,dia hanya mencintai ku,dan begitu juga aku" jawab Deva.


"Deva,nak,mama mohon,hargai lisya yah,jauhi vio,biarkan dia bahagia dengan suami nya" ucap Aira lembut mengelus pundak putra nya.


Deva hanya mengangguk.


'bahagia? vio bahagia? nooo, bahagia nya vio cuma sama aku,Dan lisya? hargai lisya? yang ada malah dendam sama dia,gara" dia mama sama papa ngga ijinin gue Deket" sama vio,tunggu Lis,saat kita sudah menikah,yang ada bukan kebahagian,tapi siksaan' batin Deva.


"Udah mas,jangan marahin Deva lagi" ucap Aira mengelus dada suami nya.


Andra mengecup kening Aira guna meredam amarah nya.


"Kamu pilih saja decoration nya,nanti kirim ke mama" ucap Aira dan Deva mengangguk.


"mama sama papa pergi dulu" ucap Aira dan Deva mengangguk.


...Next? spam like vote sama komen yukk💗oiya next part,aku mau bikin part pernikahan lisya sama Deva yahh💗....

__ADS_1


__ADS_2