Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Keputusan Aira.


__ADS_3

"Tenang yah sayang tenang lah masih ada momy di sini."kata mom Anita yang berusaha menenangkan Aira.


"Tapi mom mas Andra sudah selingkuh di depan mata ku sendiri."Isak aira.


"Lalu apa keputusan mu untuk saat ini nak?."tanya mom Anita.


"Ira ingin pisah mom."jawab Aira datar.


"Nakk jangan buru" mengambil keputusan lagi pula kau sudah yakin kalau Andra selingkuh?."kata papi Sanjaya.


"Hati Aira sakit pa melihat suami sendiri sedang bersama wanita lain."jawab Aira dengan isakan nya.


"Nakk jangan membuat keputusan saat kau marah dan jangan membuat janji saat kau senang."kata mom Anita.


"Aira yakin mom."jawab Aira.


"kau sedang hamil nak lalu bagaimana jika kalian berpisah?."tanya mom Anita.


"Ira akan menjaga utun sendiri mom."jawab Aira datar memandang kosong ke arah depan nya.


"nak apa kau yakin?."tanya papi Sanjaya memastikan.


"Yakin Pi."jawab Aira.


momy Anita nampak menitikan air mata mendengar menantu nya meminta pisah dengan sang putra.


"Baik lah sayang jika itu keputusan mu maafkan anak momy yah nak."Isak mom Anita.


"Iya mom ngga papa."kata Aira berusaha tegar.


"Nak sebaik nya kamu ke apartemen dulu pasti Andra akan mencari mu ke sini."usul papi Sanjaya.


"Iya Pi kalian tolong jangan beri tau keberadaan ku yah."pinta Aira.


Aira pun di antar kan oleh mertua nya menuju apartemen keluarga Sanjaya.


"Sayang kamu hati" yah di sini."kata papi Sanjaya dan di angguki oleh Aira lalu mereka berdua pulang.


Aira merebahkan diri nya di ranjang dan memejamkan mata nya berharap beban nya akan berkurang.


"Utun kamu sama mama saja yah nak papa kamu sudah menghianati mama."Isak nya dengan mengelus perut nya.

__ADS_1


Aira mengingat ingat kenangan nya dan suami nya saat itu dan tangis nya semakin deras.


"Apa kah ini keputusan yang tepat?."gumam nya.karena terlalu lelah menangis ia pun tertidur.


Di rumah Andra sangat frustasi mencari keberadaan istri nya.ia pikir Aira pergi ke rumah orang tua nya lalu ia ke rumah papa aji dan ia tidak menemukan nya.


"Di mana kamu sayang."gumam Andra sambil terus menyetir mobil.


"Giska kau benar" sudah sangat merusak kehidupan ku."Tiba" ia menjadi sangat marah saat mengingat Giska.


"Momy...iya pasti Aira ada di sana."gumam Andra lalu tancap gas menuju rumah momy nya.


tok...tok...tok...Andra mengetuk pintu dan nampak kedua orang tua nya menatap diri nya dengan tatapan sulit di artikan.


"Mom apa Aira ada di sini?."tanya Andra.


"Tidak."jawab kedua nya singkat.


"Momy jangan membohongi ku."kata Andra tidak percaya.


Plak....mom Anita menampar putra sulung nya.


"Mom kenapa menampar ku?."tanya Andra bingung dengan memegang pipi nya yang nyeri akibat tamparan momy nya.


Deg...jantung Andra seperti berhenti berdetak saat itu juga.


"Mo...mom apa maksud nya?."tanya Andra bingung.


"Berani" nya kau menyelingkuhi menantu ku!."teriak mom Anita.


"Sudah ma sudah."kata papi Sanjaya berusaha menenangkan istri nya.


"Papi diam."ucap mom Anita datar.


ia di saksikan oleh se isi rumah termasuk Lena dan Leni.


"Kaka bikin ulah apa yah?."bisik Leni pada Kaka nya.


"Dasar Kaka ngga tau malu Kaka ipar kurang apa coba sampe berani" nya selingkuh."gerutu Lena.


"Ha?! selingkuh?"tanya Leni kaget.

__ADS_1


"Hust diam lah."kata Lena lalu mereka terdiam dan menyaksikan perdebatan itu.


"Mom salah paham mom."kata Andra berusaha menjelas kan.


"Momy sangat kecewa sama kamu ndra."ucap mom Anita dengan nada kecewa.


"Di mana Ira mom?."tanya Andra.


"Aira tidak di sini."kata papi Sanjaya.


"Lalu di mana?."tanya Andra bingung.


"Papi dan mama menyuruh dia menenangkan diri nya."kata papi Sanjaya.


"Memang dia sangat marah Pi?."tanya Andra.


"Dasar anak bodoh suami selingkuh apa istri tidak boleh marah?."sindir mom Anita.


"Mom aku tidak selingkuh."ucap Andra.


"Aira menenangkan diri nya karena tadi dia sudah bercerita pada kami dan dia memutuskan untuk berpisah dari mu."jelas mom Anita.


"A...apa?!."Andra yang masih belum percaya Ira mengatakan itu juga pada kedua orang tua nya.


"Kata kan di mana Aira mom." tanya Andra.


"Tidak."jawab mom Anita.


"Baik lah kalau kalian tidak memberi tahu ku aku akan bergerak sendiri untuk mencari nya."kesal Andra lalu keluar dari rumah itu.


"Sayang ku mohon jangan meninggalkan ku."gumam Andra.


"Zee kerahkan semua anggota keamanan kita untuk mencari istri ku."perintah Andra pada Zee lewat telepon.


"Baik tuan."jawab Zee.


Andra melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh karena emosi nya yang kian meningkat pesat.


"Aku harus mencari mu kemana lagi."kata Andra frustasi memukul setir mobil nya.


"Ohh tuhan ku mohon jangan pisah kan aku dengan istri ku ia hanya salah paham aku harus menjelaskan nya ku mohon pertemukan aku dengan nya."gumam Andra di mobil dengan memejam kan mata nya.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.


__ADS_2