
...Semoga kalian suka part kali ini❤️Happy Reading✨....
"Ayo ka aku bantu kemas baju" ka Andra biar kita bisa pulang nanti sore." tawar Lena dan Aira mengangguk dengan senyum terpaksa.
Andra menatap Aira dengan senyum puas dan mengangkat kedua alis nya.
"Ishhh." gerutu Aira dan Andra tertawa renyah.
"Kaka kenapa sih ko kaya ketakutan gitu?." tanya Leni.
"Engga ko ngga papa." jawab Aira gugup sembari memasukkan baju ke dalam tas.
"Aira takut di santap singa." timpal Andra membuat Tante L mengerutkan keningnya.
"Singa?." beo Tante L
"Udah" gausah di pikirin." kata Andra terkekeh.
'Huwaaa pasti nanti mas Andra main kasar,gimana yahh aku harus run.' batin Aira keringat dingin.
"Kenapa sayang?." tanya Andra tersenyum menggoda dan ingin sekali rasa nya Aira menimpuk wajah suami nya.
"Pengin gebuk." gumam Aira.
"Udah ka,baju Kaka sama baju ka Andra udah di packing." kata Lena memberikan tas besar berisi baju" Andra dan Aira.
"Sayang,telfon Zee dan suruh dia menjemput kita jam 3 sore nanti." titah Andra kepada Aira dan Aira dengan kaku menelpon Zee.
Beberapa menit kemudian Aira sudah selesai menelpon Zee dan ia kembali duduk di samping Andra.
"Ra peluk." rengek Andra dengan manja tak peduli ada kedua adik dan putra nya di sana.
"Lah ko manja?." Aira mengerutkan keningnya.
"Peluk ih Ra." rengek Andra semakin menjadi jadi.
Aira memutar bola matanya malas lalu merentangkan kedua tangannya dan Andra menubruk dada Aira.
__ADS_1
Andra mendusel dusel kan kepala nya di dada Aira dan ia nampak sangat tenang.
"Empuk Ra,kenyal"." gumam Andra membuat Aira melotot kan mata nya.
"Jangan aneh" mas ada Lena Leni sama Deva." gerutu Aira.
"Engga Ra tenang ajh,macem" nya nanti malem yah." jawab Andra menatap Aira dengan tatapan menggoda.
seketika jantung Aira berdegup kencang mendengar Andra berkata seperti itu.
'Bodoh! kenapa bisa aku janji seminggu full di kamar si.' Aira masih saja mengutuki diri nya karena ia telah berjanji hal konyol kepada Andra.
"Ko jantung kamu jedag jedug Ra? kedengeran sampe sini soal nya." Andra mendongak menatap Aira karena saat ia mendusel dusel kan kepala nya di dada Aira,ia mendengar jantung Aira yang tengah jedag jedug.
"engga ko mas." elak Aira.
Cklakkk,,,pintu kamar rawat Andra terbuka dan nampak kedua orang tua nya di ambang pintu.
"mom? Pi?." panggil Aira menatap kedua nya.
"iya mom." jawab Andra masih setia memeluk Aira dan meletakkan kepala nya di dada istri nya.
"Momy sama papi ke sini jemput kamu ndra." kata papi Sanjaya yang tiba" sudah ada di belakang mereka.
"Andra pulang jam 3 nanti pi di jemput sama Zee." kata Andra.
"Iyahh gapapa ndra Alhamdulillah kamu sudah di perbolehkan pulang semua rumah kamu sudah di beresin dan di bersihin sama art." ucap mom Anita dan Andra mengangguk lalu mengatakan terima kasih.
"Mas ih udah peluk nya,malu ada momy sama papi." gumam Aira.
"bentar Ra." tolak Andra merengek.
"mom sama papi juga lagi main ko sama Deva." lanjut Andra dan Aira hanya menurut lalu mengelus lembut kepala suami nya.
"Oma,Deva bakal di kasih Adek lhoo sama papa." ucap Deva kepada Oma nya dengan bangga membuat semua orang di sana tersenyum kecuali Aira.
"Iya kah? cewe apa cowo?." tanya mom Anita antusias.
__ADS_1
"Deva minta nya cewe tapi gatau sama papa di kasih nya apa." jawab Deva polos.
"liat kan? Deva juga udah pengin Adek." gumam Andra menggoda Aira.
"ishh kamu sih mas bilang Adek" Mulu ke Deva jadi pengin kan si Deva nya." gerutu Aira.
"Gapapa sayang banyak anak banyak rezeki." rayu Andra semakin mempererat pelukannya.
"Dan banyak jatah juga pas bikin nya kan jadi enak sayang." lanjut Andra terkekeh.
"Enak di kamu ngga enak di aku mas." kesal Aira.
"Yey kita nambah ponakan lagi ka." ucap Leni antusias.
"Wahh nambah cucu donk." kata papi Sanjaya.
"Bener ndra kamu mau nambah momongan?." tanya mom Anita,sebenar nya Aira mau menggeleng namun Andra buru" menjawab pertanyaan momy nya.
"iya mom kita mau nambah lagi." jawab Andra dengan senyum manis nya.
"wahh bagus itu." kata mom Anita senang dan Aira hanya tersenyum kikuk.
"yey bentar lagi launching debay." gumam Andra senang.
'Aku harus gimana yah? bingung,pengin juga sih nambah momongan tapi repot bikin nya,bisa" aku ngga bisa jalan.' batin Aira dalam dilema.
"Tenang ra,besok pas bikin aku pasti pelan" ko." goda Andra mengedipkan satu mata nya.
"Mas,ngomong kek gitu tau tempat donk." kesal Aira mencubit pelan lengan Andra.
"Semangat buat kalian,semoga berhasil yah bikin debay nya." ucap mom Anita bermaksud menyemangati.
"Hehe iya mom." hanya Aira yang menjawab dengan senyum terpaksa.
**Jangan lupa paket lengkap,vote,like,komen❤️
...See you next part Readers❤️🐊**....
__ADS_1