Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Nglunjak


__ADS_3

...Hayy othor up lagi nihh,Kangen ngga? maap yahhh up nya lama:(...


...happy Reading semua nya🌻....


"Aku berangkat kerja dulu ya sayang,hati" di rumah" ucap Andra lalu aira meraih tangan suami nya dan mengecup punggung tangan nya.


"Iya,hati" mas,jangan lupa jaga hati" jawab Aira.


"Iyaaa,Sudah yah,Zee pasti sudah menunggu di depan" lalu Andra mengecup kening Aira.


"Nanti siang,aku mau ke kantor kamu mas,mau nganterin makan siang"


"Bolehh,boleh banget malahan,bawa Deva sekalian yah" jawab Andra.


"tentu" jawab Aira.


kemudian Andra melangkah keluar dan melambaikan tangan ke arah Aira dan sebalik nya.


setelah kepergian Andra dari rumah,Aira naik untuk membangunkan Deva yang masih tidur.


###


"Hehhh itu uang mama,mau di bawa ke mana?" ucap Livia,mengetahui anak nya membawa uang dan perhiasan nya.


"Mau ku jual" jawab ana ketus.


"Berani nya kamu jual perhiasan mama!" bentak Livia lalu merebut semua harta yang ada di tangan ana.


Yahhh,sejak papa aji Sukses dalam bisnis nya,keluarga itu menjadi keluarga ber uang,tapi anak dan mama itu tidak pernah merasa cukup,jadi berebut harta setiap hari.


"Dasar ibu laknat" ana menjambak rambut ibu nya.


"Anak durhaka! berani nya Jambak mama!" bentak Livia.


"Mama yang durhaka ke anak! masa anak nya cuma di kasih uang 5 juta per hari sedangkan tiap hari mama dapet uang dari papa 50 juta!" balas ana tak kalah membentak.


Hehh ana! bersyukur Lo harus nya,dulu Aira boro" 5 juta,50 ribu juga kadang ngga genep(Othor).


"Itu buat kebutuhan mama! buat arisan sama temen" mama! jadi 5 juta juga udah cukup buat kamu!" jawab Livia masih merebut uang dan perhiasan nya.


"ngga! tetep aku mau jual perhiasan ini!" bantah ana.

__ADS_1


Livia kembali menjambak rambut ana dan menampar nya.


"Dasar anak kurang ajar!" bentak Livia.


Cklakkk,pintu terbuka dan ada papa aji di sana.


"Ada apa ini?" tanya papa aji melihat istri muda nya dan anak nya acak"an.


"Mama pa,mama ngga adil" jawab ana.


"ana kurang ajar pa,masa mau jual perhiasan mama" Livia tak mau kalah.


"Udah" jatah tiap hari yang papa kasih ke mama masih kurang? 50 juta lohh ma,masa sih masih kurang" selidik papa aji.


"Iya lah pa,buat arisan ajh 30 juta,trs buat ana 5 juta,mama cuma kebagian 15 juta paa" jawab mama Livia.


"Pusing papa lama"! 50 juta masih kurang! besok papa kurangi jadi 30 juta per hari!" jawab papa aji yang sudah frustasi karena melihat perdebatan istri dan anak nya tiap hari.


"loh ko gitu pa" Livia yang nampak nya tidak terima.


"keputusan papa ga bisa di ganggu gugat!" tegas papa aji.


"Mama sih!" ketus ana.


###


"Deva,bangun sayang,udah pagi nihhh" ucap Aira membuka gorden kamar Deva.


"Emmm iya ma" jawab Deva bangun mengucek mata nya.


"masih ngantuk yahhh? jangan langsung berdiri, nnti malah jadi pusing nak" kata Aira.


"emmm iya ma,mba Rani mana?" tanya Deva.


"mba Rani di dapur,lagi bikin sarapan buat Deva" jawab aira mengelus rambut Deva.


"Papa udah berangkat?" tanya Deva.


"Sudah sayang,baru saja papa berangkat,nanti siang kita ke kantor papa,bawain papa makan siang" kata Aira dan Deva mengangguk lucu.


"ya sudah,nnti kalau sudah ngga ngantuk,mandi dulu yah,abis itu langsung sarapan" titah Aira dan Deva mengangguk.

__ADS_1


###


"Pagi pak" sapa semua karyawan saat Andra memasuki kantor.


wajar Andra dan Zee datar seperti tembok,tapi berbeda jika mereka dipertemukan dengan istri nya.


"selamat pagi pak Andra" sapa Anggita langsung menggandeng tangan Andra.


"Lancang" ucap Andra menatap tajam Anggita,namun Anggita tidak menghiraukan itu,dan masih menggandeng tangan Andra.


mereka memasuki lift khusus CEO dan sampai di ruangan Andra,Zee meninggalkan Andra Karena ia juga mempunyai pekerjaan.


"Bapak,mau kopi apa teh?" tanya Anggita sok ramah.


"sudah minum tadi di rumah,di buatkan sama istri saya" jawab Andra singkat.


mengingat kejadian malam itu,Andra menjadi jaga jarak dengan Anggita,karena tidak mau membuat Aira sakit hati.


'Cihh,istri nya yang kaya badut itu? yang gendut sama kucel?' batin Anggita meremehkan Aira.


"kalo gitu saya pijat yah bapak" Anggita langsung memijat tangan dan bahu Andra.


"Nglunjak kamu yah!" bentak andra membuat Anggita Dian bergetar.


"saya diam saja,malah semakin nglunjak!,pergi sana" ucap Andra tegas.


"ta tapi pak,"


"pergi!" bentak andra lagi.


"nnti jam 9 pagi,ada meeting sama klien dari Inggris pak,jangan lupa,itu klien penting" ucap Anggita melangkah keluar


wajar saja,Andra sering meeting dengan klien dari luar negeri,karena perusahaan nya sudah sangat mendunia.


"Nanti jam 8.55 kamu sudah harus di ruang meeting" ucap Andra dengan wajah tembok nya


"Baik pak" jawab Anggita dengan senyum manis lalu meninggalkan ruangan Andra.


"Cih,dia sangat menyayangi istri nya yang sudah tidak cantik itu" gumam Anggita setelah keluar dari ruangan Andra.


"Dasar sekretaris aneh,jika tau seperti itu,Zee tak akan ku suruh untuk memperkerjakan dia" ucap Andra sembari membuka laptop yang wallpaper nya ada foto nya dengan Aira yang sedang berciuman di pinggir pantai dengan sunset yang sangat indah.

__ADS_1


"Anggita cantik,tapi masih tetap cantikan Aira,Aira adalah wanita tercantik di hidup ku" Halah" sa ae niii papa satu anak.


...See you next part Readers:)...


__ADS_2