
Saat sampai di mall.
"Mas kita ke toko itu dulu yahh."pinta Aira menunjuk sebuah toko aksesoris.
"Hmmm baik lah."jawab Andra.
mereka masuk ke toko aksesoris dengan bergandeng tangan.
"Aaaa ini bagus" sekali untuk karyawan ku pasti mereka suka jika ku beli kan ini." ucap Aira sambil memilih kalung set cantik.
"Kau suka yang mana?."tanya Andra.
"Tidakk mas aku membeli kan ini untuk karyawan ku dulu lalu untuk momy Anita dan papi Sanjaya oiya tidak lupa untuk Lena dan Leni." jawab Aira
Dia ini benar" aneh selalu memikir kan orang lain tanpa memikirkan diri nya sendiri. batin Andra bingung dengan sikap Aira.
selesai memilih kan barang" untuk momy dan papi mertua serta para karyawan Aira dan Andra keluar dari toko dan duduk di sebuah restorant dekat mall
"Mas aku pengin cilok."pinta Aira
apa? mana ada cilok di mall seperti ini.
batin Andra lalu Ter ingat kata" Zee.
...Tuan jika wanita sedang datang bulan mereka banyak mau nya seperti ibu hamil....
__ADS_1
kata" Zee yang terlintas di kepala Andra.
"Masss heyyy ko bengong sih?."tanya Aira melambai lambai kan tangan di depan wajah Andra.
"A..ah iya ayo kita cari cilok."aja Andra.
"Gamauu kamu beliin yah buat aku."pinta Aira dengan wajah seimut mungkin dengan begitu Andra tak bisa menolak nya lagi.
dia ini memang benar" tau kelemahan ku jika aku sudah melihat wajah imut nya mana bisa aku menolak. batin Andra sambil mengelus dada.
"Tunggu di sini."perintah Andra.
Zee yang sedari tadi hanya diam sekarang dia bicara dalam hati.
nona anda benar" pintar membuat hati tuan muda luluh. batin Zee.
"Ahhh akhir nya Nemu juga ni cilok."ucap Andra sambil berjalan menyebrang jalan.
setelah beberapa menit Andra pun kembali dengan 2 kantong plastik di tangan nya.
"ini pesanan mu." ucap Andra memberi kan kantong plastik kepada Aira.
"Makasih pak suami."Aira berterima kasih dengan wajah se manis mungkin.
"Makasih sih makasih ajah yu muka nya jangan di manis"in nanti khilaf di tempat umum gimana coba?." ucap Andra gemas dengan wajah Aira.
__ADS_1
"Hemmm iya."jawab Aira sambil memakan cilok nya.
"Mas mau?.ini enak lhoo makanan khas indonesia." tanya Aira sambil menyodor kan cilok kepada Andra.
"Engga kamu ajh yg makan aku ngga suka makanan ky gitu."tolak Andra
"Hemm yasudah baik lah aku akan makan sendiri."lanjut Aira dengan memasukan cilok ke dalam mulut nya.
"Besok sore kita pulang kita sudah cukup di sini aku tidak mau membuat mu kelelahan."kata Andra.
"Kenapa mas? ko buru" banget? aku ngga cape ko aku sehat"ajh." jawab Aira dengan suara kurang jelas karena mulut nya penuh dengan cilok.
Astaga manis sekali dia saat ekspresi nya seperti ituuu pengin gigit boleh ngga sih?.
batin Andra.
'Iya kamu kan lagi Dateng bulan jadi ngga boleh cape".udah besok kita lanjut honeymoon nya lagi kalo kamu udah fit."jelas Andra.
Hehh aku ini hanya datang bulan bukan stroke aku juga masih bisa berjalan kenapa kau berlebihan seperti ini?. batin Aira.
"Hemm baik lah terserah kau saja mas."
ucap Aira dengan wajah cemberut.
"itu bibir jangan di monyong"in minta cium?." kata Andra menggoda Aira dan Aira langsung reflek mengubah ekspresi wajah nya.
__ADS_1
"Hahahaha kau ini lucu sekali."kata Andra sambil mencubit pelan pipi Aira.
waktu sudah semakin malam mereka pun memutus kan untuk pulang ke villa.