Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Pulang


__ADS_3

...Semoga suka part ini❤️Happy Reading readers❤️Jangan lupa paket lengkap yahh✨🐊....


Tok tok tok seseorang mengetuk pintu kamar Andra


"biar momy yang buka."


"Zee sudah datang?." tanya momy saat Zee ada di ambang pintu.


"iya nyonya." jawab Zee ramah.


"Zee kau tunggu lah di sana,panggil kan dokter kalau bisa,untuk melepas infus ku ini." titah Andra dan Zee mengangguk lalu memanggilkan dokter.


"Ra,baju mas udah di packing semua?."tanya Andra dan Aira lagi" masih tersenyum kaku.


"Bentar lagi rilis debay ya Ra." bisik Andra mencondongkan tubuhnya ke arah Aira membuat Aira reflek menatap tajam Andra.


'Mama!!! tolong Ira!!! Abis ini Ira masuk lubang macan.' jerit Aira dalam hati.


beberapa menit kemudian dokter khusus Andra sudah datang dan segera melepas infus di tangan Andra.


"selamat yah tuan,skrng anda sudah boleh pulang namun jangan lupa untuk istirahat di rumah." kata dokter itu lalu Andra tersenyum manis.


"ini resep obat nya nnti bisa di tebus di apotek yah." kata dokter itu menyerahkan selembar kertas.


"Biar Lena sama Leni ajh ka yang tebus obat nya nanti Kaka sama momy papi pulang duluan ajh kita pulang belakang an." kata Lena.


"ohh ya sudah kalian hati" yah." kata momy Anita lalu dokter itu menyerahkan selembar kertas kepada Lena.


"Baik kalau begitu saya permisi dulu." dokter itu lalu meninggalkan ruangan Andra.


"Mari tuan,mobil nya sudah saya siap kan di bawah." ucap Zee lalu ikut membawakan tas" berisi pakaian dan kelengkapan lain nya.


"Ra jalan nya pelan" donk." rengek Andra memegangi perut nya.


"iya" mas ini juga di bantuin sama aku kan?." jawab Aira karena ia juga membantu suami nya untuk berjalan.


mereka keluar rumah sakit lalu segera masuk ke mobil masing" momy bersama papi dan Andra bersama Aira dan zee karena Deva ikut dengan nenek nya.


"Ra nanti sampe rumah langsung ke kamar yah." kata Andra sambil menaruh kepala nya di pundak istri nya.


"Emmm tapi ngga bikin debay kan mas?." jawab Aira sekaligus tanya.


Andra terkekeh mendengar jawaban dan pertanyaan Aira.


"Engga Ra cuma peluk ajh sampe puas,tapi kalo mau bikin debay ya gapapa." kata Andra menggoda Aira.


"Ira pengin sih punya debay lagi tapi Ira gamau proses nya." kata Aira polos.


"Kenapa ngga mau proses nya? padahal enak." kata Andra tak mempedulikan Zee yang sedang menyetir.


"Enak di kamu ngga enak di aku mas." kata Aira memutar bola matanya malas.


"Iya" kalo aku sembuh total baru kita bikin debay,kan kamu janji satu Minggu full di kamar." kata Andra mengingatkan janji Aira.


"cuma peluk yah mas." kata Aira dengan polos dan puppy eyes nya.


"iya" tapi kalo udah mentok ya trabas ajh." jawab Andra terkekeh.


#Sampai rumah.


sesampainya di rumah semua orang turun dari mobil dan di sambut ramah oleh mba Rani dan juga bodyguard lain nya juga art Andra dan Aira.


"Mba Rani." pekik Deva lalu berlari memeluk mba Rani.

__ADS_1


lalu Deva di bawa mba Rani ke kamar atas karena ia sudah kelihatan mengantuk.


"Ya sudah ndra kalau begitu kita pulang dulu yah,kamu jaga kesehatan,kamu rawat suami mu baik" yah Ra." kata mom Anita lalu Aira mengangguk manis.


"hati" mom." kata Aira lalu mom Anita mengangguk dan masuk ke mobil lalu pergi meninggalkan kediaman Andra.


Aira di bantu oleh para bodyguard membawa tas berisi pakaian itu ke atas karena jujur saja tas nya cukup berat apa lagi ada 4 buah tas sekaligus.


"Hati" mas kalo ngga bisa kita di kamar bawah ajh yah Ira khawatir luka nya kebuka lagi." kata Aira saat memapah Andra melangkah di tangga.


"ngga Ra,mas bisa ko." bantah Andra.


"Ayo Ra satu lagi sampe."


dan mereka berhasil melewati tangga lalu mereka menuju kamar untuk istirahat.


"nona,tas nya sudah di kamar." kata salah satu bodyguard.


"makasih pa." jawab Aira lalu mereka tersenyum ramah.


Cklakkk pintu kamar Andra dan Aira terbuka lalu mereka berdua masuk dan tak lupa mengunci pintu nya.


"Udah mas,kamu istirahat di sini dulu yah,aku mandi dulu." kata Aira lalu Andra mengangguk.


"Kangen banget sama kasur rumah." gumam Andra lalu mendusel dusel kan kepala nya di kasur empuk nya.


10 menit berlalu dan Aira sudah keluar dari kamar mandi lengkap dengan baju nya,karena gawat kalau dia keluar kamar mandi tidak pakai baju,pasti akan ada yang terbangun dari tidurnya.


"Ra,sini." pinta Andra dengan nada merengek.


"Bentar yah mas nyisir rambut dulu." jawab Aira lalu bergegas menyisir rambut nya dan mendekati Andra yang tengah bersandar di kepala ranjang.


"Udah?." kata Aira tersenyum manis pada Andra.


Andra menjatuhkan diri nya di dada Aira yang sangat nyaman bagi nya,ia memeluk perut rata Aira dengan kepala di dada Aira dan tak lupa menghirup wangi tubuh khas istri nya.


"Ra,kangen." gumam Andra.


"tiap hari ketemu kangen?." tanya Aira mengelus rambut Andra.


"kangen ini." kata Andra sembari mengelus paha dalam Aira.


"mas,kamu belum sembuh total lhoo." gerutu Aira.


"Kangen ini juga." seolah tak memperdulikan perkataan Aira,Andra menyentuh kedua dada Aira dan sedikit meremas nya.


"Mau ***** Ra." rengek Andra.


Aira memutar bola matanya malas mendengar permintaan suami nya.


"Ayo Ra cepet *****." rengek Andra semakin menjadi jadi.


"ihh udah punya anak masih ajh *****." gerutu Aira.


"Cepet buka Ra,apa aku buka in?." rengek Andra lagi.


"iya" bentar mas." kata Aira lalu menarik baju nya ke atas dan mengeluarkan payudara nya.


Pemandangan itu membuat Andra gelap mata dan ia langsung melahap dada Aira bergantian dan menyedotnya layak nya bayi sedang minum asi.


merasa seperti ada yang mengganjal tangan Andra berkeliaran di punggung Aira.


Cetak...bra Aira pun terlepas.

__ADS_1


"Ko di lepas si mas?." kesal Aira.


"gwaa enwak Ra,ada ywang ganjel." jawab Andra kurang jelas karena masih sibuk dengan kegiatan nya.


ia mendorong Aira pelan hingga Aira berposisi tiduran dan ia berada di atas nya.


Aira merasa tidak nyaman karena skrng payudara nya sedang tidak tertutup apa" bahkan sedang di nikmati oleh bayi besar nya di tambah seperti ada benda tajam yang menusuk perut nya di bawah sana.


"mas jangan keras" sakit." kata Aira dan Andra sedikit mengurangi kecepatan sedotan nya.


puas bermain-main di dada Aira,kini ia turun ke perut aira,menciumi perut Aira lembut membuat bulu kuduk Aira meremang.


"Mas jangan macem"." kata Aira karena perasaan nya sudah tidak enak.


"Cup." dengan cepat Andra mengecup bibir Aira dan ******* nya agar istri nya tidak bicara apa".


tangan Andra masih terus berkeliaran di bawah sana.


ia mengelus perut Aira lalu turun di pada dalam dekat lubang nya.


karena Aira saat itu hanya sedang memakai hotpants dan kaos oblong sekarang bahkan payudara Aira tak ada penutup sama sekali karena baju nya di angkat oleh Andra supaya ia bisa ***** tadi.


tangan Andra bermain main di bawah sana mengelus organ vital Aira membuat tubuh mungil itu menggeliat karena ulah nya.


masih dengan mencium bibir Aira dan ******* nya,Andra berusaha melepas celana hotpants Aira dan sedikit demi sedikit Andra berhasil melepas celana Aira.


kini Aira tinggal memakai ****** ***** juga kaos oblong serta bra yang sudah lepas.


merasa kehabisan nafas Andra melepas ciumannya dan berlomba mengambil oksigen dengan Aira.


"Mas mau nga_." belum selesai Aira mengatakan itu,Andra sudah kembali mencium bibir nya.


kini tangan andra semakin aktif dan melepas semua pakaian Aira


diri nya sadar betul bahwa ia belum sembuh total tapi bagaimana lagi? ya kali harus solo?


tangan Andra bermain main dengan payudara Aira yang kenyal membuat Andra semakin gemas meremas nya.


lalu tangan nya turun untuk mengunjungi vital Aira


Aira di buat kelabakan oleh tingkah Andra,namun ia juga tidak bisa menolak nya karena jika ia sudah di kungkung oleh suami nya,tidak akan bisa lepas.


mulut hangat Andra turun ke bagian leher Aira dan meninggalkan beberapa bekas merah ke ungu"an di sana lalu tak lupa dengan dua gundukan kesukaan nya,dia juga meninggalkan bekas di sana.


mencium perut nya,lalu turun di area sensitif Aira,Sontak Aira membelalakkan matanya saat Andra mulai turun dan turun ke bawah.


"Mas aku lagi Dateng bulan." ucap Aira tiba" membuat Andra menghentikan aktivitas nya.


"Astaga Ra,harus sekarang banget Dateng bulan nya?." Andra frustasi karena sudah di ujung tanduk.


aira mengangguk polos mendengar pertanyaan Andra suami nya.


"Arghhh" sungguh,Andra sangat frustasi saat itu.


"Maaf yah." kata Aira menunduk.


Andra lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk meredam hasrat nya.


'Udah di ujung tanduk gini malah lagi Dateng bulan,Terpaksa harus main solo.' batin Andra mengguyur tubuh nya dengan air dingin.


Sedangkan Aira hanya berdiam diri di ranjang sambil merapikan pakaian nya,terkekeh sendiri melihat wajah murung suami nya.


"Kasian mas andra,niat minta jatah ehh malah pms." kata aira.

__ADS_1


See you next part Readers❤️Jangan bosen baca novel ku yahh:)


__ADS_2