Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Chapter 2


__ADS_3

...Happy Reading...


malam hari nya,Aira mengundang Deva untuk datang ke rumah,Deva sebenarnya malas ke rumah,karena ia belum menyelesaikan pekerjaan nya.


"kenapa mama manggil Deva ke sini?" tanya Deva.


"Mama mau ngomong sesuatu nak,Mama sudah menemukan jodoh yang pasti terbaik untuk kamu" ucap Aira.


"Deva bisa cari calon sendiri,gausah di jodoh"in ma" tolak Deva.


"Usia kamu sudah 25 tahun,sudah saat nya kamu menikah" bujuk Aira.


"Benar kata mama mu Dev,kamu harus segera menikah,jujur saja papa juga sangat ingin menimang cucu" timpal Andra.


"Tapi ma,di hati Deva masih ada vio" bantah Deva.


"Lupakan vio,dia yang mengkhianati mu,Bisa" nya kau masih menyimpan rasa untuk nya" tegas Aira.


"Ngga bisa" ucap Deva datar


"Baik kalau begitu,kalau kamu tidak mau menikah,papa akan cabut jabatan kamu sebagai CEO Sanjaya group" Ancam Andra


"Ngga bisa begitu pa,Deva ngga kenal siapa yang mau di jodohin sama Deva,kasian dia,pasti dia menderita gara" masih ada wanita lain di hati Deva" ucap Deva tak terima


"Nak,coba bertemu dia sekali saja,Kau pasti akan merasa cocok dengan nya" ucap Aira lembut memberi pengertian


"Baik lah" ucap Deva pasrah membuat Andra dan Aira tersenyum senang.


"Sebenarnya mama juga baru bertemu dia sekali,tapi mama sudah merasa klop dengan nya" ucap Aira.


"Bagaimana bisa mama menjodohkan aku dengan seseorang yang baru bertemu sekali?!" ucap Deva kaget,ia kira calon jodoh nya sudah sangat akrab dengan mama ny.


"entah lahh,tapi mama yakin dia yang terbaik untuk mu nak" ucap Aira.


"Baik lah,Deva balik ke apart dulu,Leo sudah menunggu,karena klien dari Singapura mengatur meeting jam 9 malam" ucap Deva.


"baiklah,hati" ya sayang" ucap Aira dan Deva menyalami tangan kedua orang tua nya.


...###...


"gatau deh jalan pikiran mama,gimana bisa jodohin aku sama cewe yang baru ketemu sekali" ucap Deva di dalam mobil


"Pasti tetap cantikan vio daripada cewe itu" lanjut nya lagi.


sesampai nya di apartemen,wajah nya begitu murung,ia masuk ke apartemen di sambut oleh sekretaris nya,leo


"kenapa wajah anda sangat murung tuan?" tanya leo

__ADS_1


"entah lah,mama mau menjodohkan aku dengan gadis lain,selain vio" ucap Deva sambil menyandarkan tubuhnya di sofa dengan mata terpejam.


"Anda sudah bertemu dengan gadis itu tuan?" tanya leo dan Deva menggeleng


"Tuhan,selamatkan gadis itu,Semoga dia bisa bertahan dan syukur" bisa mengubah tuan Deva" batin leo.


"Sebenarnya aku tidak mau di jodohkan,tapi papa mengancam akan mencabut jabatan CEO ku" ucap deva.


"Ancaman yang sangat" mematikan tuan" ucap Leo terkekeh


"Heyy kenapa kau tertawa?! apa ada yang lucu dari ku?!" tegas Andra.


"Ehh tidak ada tuan" Leo langsung mengubah mimik wajah nya menjadi datar lagi


"Ayo,segera persiapkan meeting kita" titah Deva dan leo mengerti.


"kita akan meeting di hotel sinar tuan,clien sudah sedang perjalanan ke sana" ucap leo


"lalu? kau tunggu apa lagi? cepat lah bersiap" ucap Deva.


...###...


hari ini,adalah hari di mana Aira Andra dan Deva akan menemui lisya.


"ma kenapa kita ke resto sih?" tanya Deva bingung.


"ha? apa"an ini,kenapa calon istri ku bekerja di resto,pasti dia sangat jelek" batin Deva.


mereka duduk di kursi yang sudah di sediakan,lalu memesan makanan.


"Sebentar yah,mama cari dia dulu" ucap Aira lalu bangkit dari kursi nya.


ia mencari lisya di sudut" resto tersebut.


pandangan nya berhenti di seorang gadis kecil yang sedang membersihkan kaca.


"Hai,lisya" sapa Aira.


"ehh ibu yang kemarin?iya Bu ada yang bisa saya bantu?" tanya lisya


"tidak,bisa kah kamu ikut saya sebentar?" tanya Aira dan lisya mengangguk


Aira mengajak lisya ke tempat Deva dan Andra duduk.


mata Deva mengamati gadis yang di bawa ibu nya,cantik,sangat cantik,lugu,polos,Dan apa itu? dia kecil seperti ibu nya,Imut sekali


"argggh apa yang ku pikirkan" batin Deva menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"duduk lah" titah aira lalu lisya duduk di samping nya.


"Saya mengajak kamu ke sini,berniat ingin menjodohkan kamu dengan putra sulung saya,Deva" ucap Aira membuat lisya kaget bukan kepalang.


"Lohhh Bu?! maksud nya gimana yah?saya ngga ngerti" jawab lisya kaget.


"gatau kenapa sejak saya ketemu kamu waktu itu,Saya merasa klop sama kamu,seperti nya kamu gadis yang jujur,saya pikir kamu cocok dengan putra saya" jawab Aira.


"tttapi Bu,saya merasa ngga pantas untuk jadi menantu keluarga ibu" jawab lisya


"Saya ini gadis dari kalangan bawah,pasti tuan juga tidak akan menerima saya" ucap lisya menunduk


"Aku menerima mu" ucap Deva datar membuat lisya mengangkat kepala nya.


"Tttapi tuan" entah lah lisya sudah tidak dapat berpikir lagi,ia di datangi seorang mama cantik dan menjodohkan nya dengan putra nya secara tiba".


"Sudah,turuti saja kata istri saya,saya juga menerima kamu sebagai menantu,karena jika istri saya yang pilih,dia tidak akan pernah salah" timpal Andra dengan senyum nya,jarang sekali ia memperlihatkan senyum nya di depan umum.


"Ba baik lah Bu" ucap lisya menyetujui


"baik lah,alamat rumah kamu di mana? biar kita datang melamar kamu,nanti malam" tanya Aira.


"nanti malam Bu? apakah tidak terlalu cepat?" tanya lisya.


"lebih cepat lebih baik" timpal Andra.


"i iya Bu,alamat saya di jalan XX gang Semeru nomor 4" jawab lisya


"Apa?! rumah nya masuk gang? pasti kumuh" batin Deva.


"baik lah nanti malam saya sekeluarga akan ke sana yah" ucap Aira senang.


"Baik Bu,kalau begitu,apakah saya boleh lanjut bekerja?" tanya lisya.


"baik lah,ini hari terakhir mu bekerja,besok sudah tidak lgi yahh,Besok kami akan memenuhi kebutuhan mu" jawab Aira.


"Ti tidak usah bu" tolak lisya ramah


"tidak ada penolakan" ucap Deva.


mata lisya melotot mendengar ucapan Deva.


ia lalu pamit untuk melanjutkan pekerjaan nya dengan wajah yang masih tak percaya.


sebentar lagi ia akan menjadi nona lisya Deva Sanjaya? benar" tidak ada rencana itu dalam hidup nya,bahkan ini serasa mimpi untuk nya.


...Next? spam like,vote,and komen yukk💗...

__ADS_1


__ADS_2