Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Chapter 12


__ADS_3

...Hallow semua nyaaaa,udh lama yah ngga up,maaf guys,othor sibuk di real life soalnya,tapi insyaallah Kedepan nya Othor bisa bagi waktu biar bisa selalu up tiap 3 hari sekali...


pagi pun sudah tiba,cahaya masuk ke kamar Deva dan lisya melalu celah" jendela


"Eummm,sudah pagi rupa nya" ucap lisya sambil mengucek mata nya


ia lalu berdiri dan membersihkan wajah nya


"kenapa si tembok itu belum bangun? apakah dia tidak ke kantor?" entah lah pagi" lisya bicara sendiri


"tuan,bangun,sudah siang" ucap lisya sambil menggerak-gerakkan lengan Deva


"Isss sulit sekali untuk di bangunkan" hampir 5 menit lisya menggerakkan lengan Deva namun Deva tak kunjung bangun dan lisya memutuskan untuk turun kedapur membuat makanan


15 menit kemudian


Deva mengerjapkan mata nya dan terbangun dari tidurnya


"kenapa gadis bodoh itu tidak membangun kan ku,sudah jam berapa ini,aku terlambat untuk ke kantor dan menemui vio" ucap Deva dengan suara khas bangun tidur


ia lalu segera mandi dan bersiap" karena sebelum turun,lisya sudah menyiapkan segala nya mulai dari baju,sepatu,Air hangat,bahkan sampai berkas" Deva


Deva menuruni tangga sambil memakai dasi nya.


"hey kau kenapa tidak membangun kan ku?" tanya Deva kepada lisya yang sedang bergelut dengan alat masak


"Saya sudah membangun kan tuan tadi,bahkan sampai hampir 5 menit tapi tuan tidak bangun",ya sudah saya tinggal ke dapur" jawab lisya membuat Deva cengo


"apakah saya begitu? kau pasti salah,kau saja yang tidak membangunkan ku" elak Deva


"Terserah saja,seperti nya tuan membutuhkan alarm Yang berbunyi sangat keras seperti jam big Ben" jawab lisya


"sudah lh cepat siapkan makanan nya,aku sudah terlambat untuk ke kantor,aku ingin segera menemui vio" titah Deva dan lisya menghidangkan beberapa makanan masakan nya


"Eummm tuan" di tengah" makan,lisya ingin mengatakan sesuatu


"ada apa?" jawab Deva dengan mulut penuh makanan.


"aku ingin mengirimkan uang untuk keluarga ku,setelah aku menikah,kebutuhan mereka pasti tidak terpenuhi,karena bapak hanya buruh serabutan dan ibu hanya tukang cuci gosok,sedangkan adik saya harus tetap sekolah" ucap lisya


Deva mengangguk angguk sambil serius mengunyah makanan.


"bagaimana tuan? apakah boleh?" tanya lisya hati"


"kau lupa? dengan perjanjian kita? kartu ku sudah ku serahkan kepadamu bukan? pakai lah untuk memenuhi kebutuhan mereka" jawab Deva


"tttapi tuan" lisya ragu

__ADS_1


"kenapa? tidak usah ragu" pakailah, kartu itu tidak akan kehabisan uang,berilah jatah bulanan untuk keluarga mu minimal 100jt per bulan,jika kurang,beri lah lagi" jawab Deva


"i itu kebanyakan tuan" kaget lisya


'astaga suami ku kaya sekali,jatah bulanan minimal 100jt,hiks jiwa misqueen ku meronta-ronta' batin lisya


"tidak apa" pakailah sesuka mu,untuk perawatan untuk shoping untuk keluarga mu,terserah saja" ucap Deva


"saya tidak bisa cara pakai kartu nya tuan" ucap lisya menunduk membuat Deva berhenti mengunyah


"Kau yakin? astaga lucu sekali kau ini,aku hampir lupa,kalau kau blm pernah pegang black card,Cari lah di google cara menggunakan black card" ucap Deva


"baiklah tuan" lalu lisya segera membuka ponsel jadul nya untuk searching di google


"nanti ganti hp mu ke model yang terbaru,itu sudah tidak layak pakai" titah Deva


"tidak usah tuan,ini masih bisa di pakai" jawab lisya..


"tidak usah membantah" ucap Deva membuat lisya terdiam


###


"Eughhh" lenguh lili


ia mengerjapkan mata nya pukul 9 pagi di apartemen milik sekretaris leo


"nona,anda sudah bangun?" tanya sekretaris leo


"ka kauu? kenapa kau disini? aku di mana?" tanya lili kepada sekretaris leo


"Anda di apartemen saya nona" jawab nya


"Kenapa kau membawa ku kesini" tanya lili


"maaf kalau saya lancang nona,saya melihat anda di pinggir jalan dengan keadaan sangat memprihatinkan,saya mendekat lalu saya tau kalau anda habis mabuk,lalu anda pingsang setelah bergumam tidak jelas" tutur sekretaris leo


seperti roller coaster ingatan lili kembali pada tadi malam saat teman nya mengabari kalau pacar nya selingkuh


air mata nya mengalir deras lagi.


"ehhh jangan menangis nona" ucap sekretaris leo panik melihat lili hampir menangis.


"bolehkah aku memanggil mu ka?" tanya lili dengan puppy eyes kepada leo


"I i iya boleh nona" Jawab sekretaris leo


"jangan panggil nona,panggil saja lili atau Lia" jawab lili lalu Leo mengangguk

__ADS_1


"ka,mengapa vano tega mengkhianati aku? aku kurang apa? aku sayang bnget sama dia,kenapa dia tega banget main api di belakang aku?" tanya lili dengan nada ingin menangis kepada leo


leo lalu duduk di pinggir kasur dan menatap lili


"hayy dengarkan aku,Vano itu bodoh,sudah di beri berlian oleh tuhan tetapi malah lebih memilih batu,Tenang lah,kau akan mendapatkan yang lebih baik daripada vano" ucap leo serius


mata leo yang coklat hazel bertemu dengan mata lili yang hitam pekat,mereka saling tatap untuk beberapa waktu


'mengapa nasib anda seperti ini nona? apakah boleh saya melindungi mu?' batin leo


'andai saja ada seseorang seperti mu yang bisa melindungi ku,Aku pasti akan beruntung sekali bisa di lindungi oleh orang seperti mu' batin lili


"bolehkah aku memelukmu?" tanya lili


dengan senang hati Leo melebarkan tangan nya dan lili masuk ke dalam dekapan nya


dada bidang leo mendekap gadis mungil seperti lili


"menangis lah kalau kau ingin" ucap leo mengelus rambut lili


lalu lili menangis sejadi jadi nya,air mata nya tak bisa ia bendung lagi


"apakah kau yakin aku akan menemukan yang tebaik setelah kehilangan vano?" tanya lili kepada leo dengan nada sesenggukan


"yakin,aku sangat yakin" jawab leo


"Aku selalu saja tidak berkah beruntung dalam urusan percintaan,aku selalu gagal" tangis lili semakin menjadi-jadi


"shuttt tenang,Kau pasti akan menemukan laki" yang terbaik untuk mu" ucap leo


sedikit demi sedikit tangis lili sudah mulai redam


"kaka tau? saat aku di peluk sprti ini,aku merasa ada yang melindungi ku" ucap lili


"dan aku juga senang jika bisa melindungi adik tuan ku" jawab leo terkekeh


lili mendongak menatap Leo dengan senyum tipis


'anda cantik nona' batin leo sambil menatap mata lili yang semakin cantik,bulu mata nya pun semakin lentik karena habis menangis.


'Kenapa aku nyaman jika sedang bersama mu?' batin lili


"Kau mau ku antar pulang?" tanya Leo


"jangan ka,nanti malam saja,aku ingin tetap disini,Apakah bisa menyuruh seseorang untuk membelikan baju ganti untuk ku?" jawab lili


"baik lah,sebentar yah" jawab leo

__ADS_1


...Next? spam like sama komen yukkk,kasih masukan dong guys💗See you next part Sampai ketemu lagi dengan Mamas Deva sekeluarga, papayy🦋....


__ADS_2