Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Kesepakatan


__ADS_3

Tok,,,tok,,,tok seseorang mengetuk pintu kamar Andra.


"Masuk." kata Aira dari dalam dan orang itu masuk membawa es Cream pesanan si tuan muda.


"Ini nona es Cream nya di taruh mana?." tanya bodyguard itu.


"Kasih ke Deva saja pak." jawab Aira yang masih sibuk menyuapi baby besar nya.


"Baik non." bodyguard itu lalu memberikan dua plastik besar berisi es Cream dan cemilan untuk Deva.


"Makasih om." jawab Deva masih setia menonton hp papa nya.


dan bodyguard itu kemudian keluar ruangan Andra dengan berpamitan tersenyum ramah pada Aira.


"Ra,mas pengin pulang dehh." kata Andra tiba"


"Ngga boleh." ketus Aira.


"Ra,,,"rengek Andra menggoyang goyang kan tangan Aira.


"Mas kamu itu belum sembuh total jadi jangan bandel dehh." kesal Aira rasa nya ingin sekali menimpuk bayi besar nya dengan sendok yang ada di tangan nya.


"bosen di sini terus." lirih Andra.


"Kan di temenin aku sama Deva?." tanya Aira.


"Iya tapi kan ngga leluasa kaya di rumah Ra." kata Andra.


"Leluasa gimana maksud nya?." Aira mengerutkan keningnya.


"tidur ma kamu jadi ngga bebas,pengin peluk kamu tapi malu banyak orang,pengin cium juga malu." kata Andra polos membuat Aira terkekeh.


"Astaga mass cuma gara" itu kamu pengin pulang?." tanya Aira masih terkekeh.


"Iya lahh aku kan kangen kamu." jawab Andra sedikit kesal karena di tertawa kan oleh istri nya.


"Uuuuu cup cup cup baby gede nya akuu minta peluk sama cium yahhh?." ledek Aira.


"raaaa," rengek Andra sudah full kesal.


"iya boleh ko pulang." kata Aira membuat Andra senyum sumringah.


"Beneran Ra?." tanya Andra antusias dan Aira mengangguk dengan senyum manis nya.

__ADS_1


"Tapi kalo mas sudah sembuh total." kata Aira mengubah nada bicara nya.


sudah lah luntur sudah senyum sumringah Andra karena itu.


"Yoo makan lagi tinggal dikit nih." Aira menyuapkan makanan lagi melanjutkan aktivitas nya yang tadi.


"Ngga mau." kata Andra memalingkan wajahnya.


"Mass pengin cepet sembuh ngga? ayo biar cepet pulang." bujuk Aira.


"Ngga." ketus Andra.


"Mas Andra." kata" Aira penuh penekanan.


"Ayo cepet ih biar cepet sembuh kan bisa pulang." bujuk nya sekali lagi.


'Okee tips terakhir pasti mas Andra ga bisa nolak.' batin Aira merencanakan sesuatu berkat ide yang terlintas di otak nya.


"Kalo makan trs cepet sembuh janji dehh satu Minggu di kamar full jatah." kata Aira mengaduk aduk sup ayam yang akan di makan Andra.


"Beneran?!." tanya Andra antusias menengok ke arah Aira dengan senyum sumringah dan mata berharap nya.


"Hu'um." jawab Aira,entah keberanian dari mana ia mengatakan hal seperti itu,ia tau pasti tubuh nya akan remuk jika satu Minggu full bersama Andra di dalam kamar.


Aira geleng" melihat tingkah aneh suami nya itu.


"Giliran jatah ajh gercep mas." Aira memutar bola matanya malas.


"janji lho ya ngga boleh di ingkari." selidik Andra.


"Iya" janji biar kamu cepet sembuh." kata Aira.


"Nihh abis." kata Andra menyerahkan mangkuk yang sudah habis tak bersisa alias kosong.


"Astaga tadi ajh di suruh makan susah nya minta ampun skrng di iming"in jatah langsung abis? ngga sekalian sama mangkuk nya mas?." heran Aira.


"Hehe engga." jawab Andra nyengir.


"Ayo badan,cepet sembuh biar cepet pulang trs bisa seminggu di kamar terus sama Aira bikin Dede buat Deva." kata Andra menepuk nepuk tangan nya dan perut nya sendiri.


"di kamar terus bukan berarti bikin adek buat Deva mas." kata Aira melemparkan plirikan tajam ke arah Andra membuat Andra bergidik ngeri.


"Deva,mau Adek ngga sayang?." tanya Andra kepada Deva.

__ADS_1


Deva menoleh dan tersenyum polos ke arah kedua orang tua nya.


"Mau pa Adek cewe yahh biar bisa Deva jagain." jawab Deva begitu polos nya.


"Okeee besok papa bikin adek cewe buat Deva." kata Andra tersenyum menggoda Aira.


"Deva tunggu pa." jawab Deva lalu kembali menatap hp dan memakan es Cream yang di sediakan.


"Tuh denger kata Deva? Deva pengin Adek cewe kata nya." goda Andra.


"Bikin Dede ngga semudah bikin roti mas bahkan bikin roti kadang ngga semudah yang kita pikirin." gerutu Aira.


"Tapi kalo kamu bikin nya sama aku pasti jadi kok Ra,di jamin tok cer kaya pas bikin Deva." goda Andra lagi menggigit bibir bawahnya.


"Bibir nya heh ngga sopan bintang 5." kata Aira.


"Yahh Ra pliss besok bikin Dede buat Deva." rengek Andra memegang tangan Aira.


"Engga." Aira masih tetap pada pendiriannya.


"Ira mah gitu padahal kan kangen bikin Dede." Rajuk Andra.


"Yaudah iya." pasrah Aira.


"Beneran." tanya Andra dengan mata berbinar.


"Iya." jawab Aira singkat.


"Sepakat?." tanya Andra sekali lagi


"Iya sepakat." jawab Aira.


"Yeyyyy bakal launching Dede cewe." girang Andra.


"Tapi janji harus sembuh dulu." kata Aira dan Andra mengangguk antusias.


'Di depan bodyguard kaya singa di depan client kaya es balok di depan Zee kaya es balok juga tapi di Depan aku gimana bisa yah mas Andra jadi kaya marsmellow,lembut,manis gituu emng punya sifat banyak banget suami ku.' batin Aira.


**Alohaa Readers tersayang,othor kembali lagi❤️maaf yahh kalo cerita nya ngga sesuai sama ekspetasi kalian😓hihi tunggu Andra pulang dari RS bakal launching Dede cewe donk❤️othor harap kalian masih setia temenin othor sampe novel ini tamat.


paket lengkap nya jangan lupa❤️like,komen,vote✨.


...See you next part Readers ku❤️🐊**...

__ADS_1


__ADS_2