
"Oek...oek...oek..."Suara bayi menggema di ruangan tersebut.
Aira merasa lega dan senang mendengar tangisan pertama dari anak nya begitu pula dengan Andra yang tak kuasa menahan tangis di kelahiran anak pertama nya.
"Selamat yah Bu bayi nya laki" kita bersih kan dulu yah."ucap dokter lalu membawa bayi mereka dengan perawat untuk di bersih kan.
"Makasih sayang makasih."ucap Andra tak henti" nya mengucap kata itu dan mengecup kening Aira.
"Sama" Mass."lirih Aira.
"Aira sayang maafin momy yahh ngga bisa menemani kamu lahiran."tutur mom Anita saat baru sampai di rumah sakit dan langsung masuk ke ruangan Aira.
"Iya mah gapapa koo."jawab Aira lirih wajah nya masih sangat kelihatan kelelahan.
"Lalu di mana bayi kalian?."tanya mom Anita.
"Lagi di bersih kan mah."Jawab Andra.
"Yess kita udah jadi Tante donk." Ucap Lena yang kebetulan ikut ke rumah sakit.
"Iya ka kita udah jadi Tante."Timpal Leni.
"Ndra kamu gugup banget yah sampe ngga mikirin penampilan?."tanya momy Anita yang melihat putra nya memakai kaos biasa dengan celana kolor nya.
"Astaga Andra panik mom jadi ngga mikir ke situ langsung berangkat ajh tadi."Jawab Andra.
tak lama kemudian dokter dan perawat pun datang dengan membawa bayi Andra dan Aira.
"Ini pak bayi nya silahkan di adzani dulu."Titah dokter cantik lalu perawat memberikan nya dan di terima dengan hati" oleh Andra.
ia mulai mengadzani putra nya di ruangan itu dan nampak hening mendengar kan suara merdu Andra saat mengadzani putra nya.
Aira yang melihat itu merasa terharu bercampur bahagia.
setelah Andra mengadzani bayi nya Aira di tangani oleh dokter lagi untuk menjahit jalan lahir bayi nya.
__ADS_1
"Mana sini cucu momy ndra momy pengin liat."Ucap mom Anita.
Andra pun memberikan bayi nya kepada momy Anita yang sedang berada di tengah" Lena Leni dan papi Sanjaya.
"Wahh ini mah mirip banget sama Andra waktu kecil." ucap papi Sanjaya.
"Iya ya Pi percis kaya Andra."timpal mom Anita menatap bayi mungil yang masih merah di gendongan nya.
"Iya mom? ka Andra dulu begitu?."tanya Lena penasaran.
"Iya Kaka kamu dulu persis banget kaya gini Len."jawab mom Anita.
"Gemoy donk."timpal Leni.
"Tapi kalo sekarang engga deh." lanjut nya lagi sambil melihat Andra dan mendapat plirikan sadis dari nya.
Tak lama kemudian bayi Andra dan Aira menangis....
"Aira seperti nya dia lapar."Ucap mom Anita lalu memberikan baby nya kepada Aira untuk di susui.
"Malaikat kecil mama."gumam Aira sembari menyusui putra kecil nya.
"tampan yahh kaya aku."timpal Andra yang sudah tiba" duduk di samping Aira.
"Iya masa semua nya mirip kamu kan aku yang cape 9 bulan bawa kemana mana ngga kebagian sedikit pun."gerutu Aira.
"Iya kan di kasih nya sama Allah begini sayang."Ucap Andra.
"Hemm gapapa kamu tampan kaya papa kamu sayang."ucap Aira lalu mengecup kening putra nya.
"Makasih yah sayang sekali lagi."gumam Andra.
"Ishh mas ngga usah berterima kasih terus ah aku jadi ngga enak."jawab aira.
"Makasih yah sayang."ucap Andra lalu mengecup kening Aira dan pipi gembul putra nya.
__ADS_1
"Oh iya mas kamu sudah mempersiap kan nama nya?."Tanya Aira.
"Sudah donk."jawab Andra.
"Siapa?."tanya Aira.
"Nama nya devara Syailendra Sanjaya, gimana kamu suka?."Jawab Andra.
"Bagus mas aku suka ko."jawab Aira.
"di panggil nya Deva."lanjut Andra dan di angguki setuju oleh Aira.
"Jadi nama nya baby Deva?."tanya mom Anita.
"Iya mom Devara Syailendra Sanjaya."jawab Andra.
"Wahh keponakan kita nama nya bagus yah ka."ucap Leni.
"Iya lahh papa nya ajh ka Andra."jawab Lena.
"Deva n*n*n nya lahap banget yahh sayang yah kaya papa nya."ucap Aira yang tanpa filter membuat Andra malu seketika.
"Ngga papa kaya papa nya dulu Andra juga gitu lahap banget kaya papa nya."Timpal mom Anita yang membuat papi Sanjaya menjadi malu.
kedua pria berbeda generasi pun menjadi tersenyum kikuk mendengar ucapan istri mereka masing".
Lena?Leni? mereka hanya bengong tak maksud dengan yang mereka bicara kan.mereka berdua memang masih sangat polos walaupun sudah kelas 2 SMA.
"Nanti kalo udah gede Deva jadi kaya papa ya nak papa kamu itu tampan,pinter,pemimpin perusahaan,pemimpin di atas ranjang pun papa mu jago nya."ucap Aira dengan nada tanpa dosa.
"Sayang ihh udah."Rengek Andra sambil menarik narik ujung baju Aira.
Semua nya terkekeh melihat sifat kekanakan Andra di ruangan itu.
setelah di rasa baby Deva sudah tertidur Aira meletakkan nya di boks bayi yang sudah di sediakan oleh rumah sakit.
__ADS_1
Jangan lupa jejak ❤️.