Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Duar!!!.


__ADS_3

hubungan Andra dan Aira sudah mulai membaik karena ada rasa saling percaya di antara mereka namun Andra masih Keukeh ingin memberi Giska pelarajan.


"Zee undang Giska ke sini nanti siang."titah Andra pada Zee saat sudah di kantor.


"Baik tuan muda."jawab Zee.


ia pun segera melaksanakan tugas yang di beri oleh tuan muda nya.


Sementara di rumah...


"Udah siang pasti mas Andra blm makan siang aku bawain makanan ajh kali yah?."kata aira lalu menyiapkan makanan untuk suami nya.


"Selesai."ucap Aira lalu bersiap" ke kantor Andra.


"Utun kita ke kantor papa yah nak."gumam nya mengelus perut nya yang sedikit buncit.


tok...tok...tok...pintu ruangan Andra terbuka.


"Anda memanggil saya tuan?."tanya Giska saat di depan pintu.


"Duduk lah."ucap Andra datar lalu Giska duduk di depan Andra.


"Kemarin kau bertemu dengan istri ku bukan?."tanya Andra datar.


"Iya ndra."Jawab Giska santai.


"Jaga etika mu."kata Andra datar.


"Maaf tuan."jawab Giska malas.


"Apa yang kau kata kan pada Aira?."tanya Andra datar.


"Aku hanya mengatakan yang sesungguh nya lalu mengingat betapa romantis nya kita dulu."jawab Giska percaya diri.


bukh...Andra memukul meja di depan nya.


"Atas dasar apa kau mengatakan semua itu!."tanya Andra dengan suara sedikit tinggi.


"Heyy tuan muda Andra Sanjaya aku hanya mengatakan yang sesungguh nya."jawab Giska.


"Giska!! kita hanya sebuah masa lalu yang tidak pantas untuk di ungkit!."tegas Andra.


"Tapi aku masih mencintaimu ndra."kata Giska.


"Bukan kah dulu kau yang meninggalkan ku demi karir model mu itu?."tanya Andra datar.


"Aku mengakui kesalahan ku ndra ku mohon kita mulai dari awal yah."mohon Giska.


"Tidak bisa aku sudah mempunyai Aira dan istri ku sedang hamil sekarang."jelas Andra datar.


"Tapi ndra aku masih mencintai mu."kata Giska.


"Dan satu lagi aku sangat mencintai istri ku."tegas Andra.


Aira yang sudah nampak mendekat ke arah kantor Andra sudah tidak sabar dengan membawa boks berisi salad buah dan cup jus alpukat untuk suami nya.


"Ndra ku mohon aku masih sangat mencintai mu berikan aku kesempatan kedua yah."kata Giska dengan nada manja lalu berdiri dan duduk di pangkuan Andra.

__ADS_1


"Turun."ucap Andra datar.


"Tidak."jawab Giska.


"Turun!."tegas Andra namun Giska menggeleng.


"Andra aku ingin kita seperti dulu lagi."kata Giska mengelus rahang Andra lembut.


"Giska jaga perilaku mu!."tegas Andra yang risih dengan kelakuan Giska.


Aira sudah sampai di kantor Andra dan semua karyawan nampak menunduk hormat kepada istri CEO nya.


"Mba apa suami saya ada di ruangan nya?."tanya Aira pada resepsionis kantor.


"Ada bu silakan ibu bisa menghampiri tuan muda di sana."jawab wanita cantik itu dengan senyum dan di balas senyum oleh Aira.


Aira pun berjalan dengan santai menuju ruangan Andra dan di luar ruangan Andra ia seperti mendengar suara wanita bersama suami nya namun ia singkir kan jauh" pikiran itu dan mencoba positif thingking.


Ceklek...pintu terbuka.


Duar!!! Aira seperti di sambar petir di siang bolong ia melihat dengan mata kepala nya sendiri seorang wanita sedang duduk di pangkuan suami nya dan mengelus rahang nya mesra.


boks dan cup yang di bawa Aira pun terjatuh membuat Andra dan Giska menengok ke arah Aira.


"Aira."cicit Andra pelan.


Aira berlari dengan berlinang air mata keluar dari kantor suami nya bahkan karyawan pun bingung mengapa istri CEO nya menangis.


Andra pun segera mengejar istri nya ia tau pasti istri nya salah paham kepada nya.


"Sayang tunggu."teriak Andra namun tak di hiraukan oleh Aira.


"Sayang kamu salah paham."kata Andra berusaha menjelaskan.


"Semua nya sudah jelas mas!."teriak Aira.


"Sayang ku mohon jangan marah."Kata Andra dengan lembut.


di sudut sana terlihat Giska yang sedang tersenyum puas melihat suami istri yang sedang bertengkar.


"Hha lucu sekali kamu ini mas suami selingkuh dan istri nya tidak boleh marah?."Sindir Aira dengan senyum kecut.


"Sayang ini ngga seperti yang kamu liat."kata Andra mencoba memberikan penjelasan.


"Aku mau kita pisah dan aku akan membawa utun bersama ku."kata Aira datar dengan isakan nya tanpa melihat arah suami nya.


Duar!!! detak jantung Andra seperti berhenti di saat itu juga saat mendengar istri nya mengatakan kata" keramat itu.


"Sayang jangan bicara seperti itu."kata Andra panik mendengar pisah.


"Aku sudah melihat semua nya mas kamu tidak perlu mengelak lagi aku sudah melihat dengan mata kepala ku sendiri."jelas Aira dengan air mata yang sudah menganak sungai.


"Aku akan pergi dan jangan cari aku dan Utun."kata Aira lalu berlalu meninggalkan Andra.


Andra mengacak rambut nya frustasi.


"Giska!!!."teriak Andra yang sudah sangat marah pada Giska.

__ADS_1


"Sayang maaf kan mama yah nak kamu harus berpisah sama papa gara" mama."gumam aira mengelus perut nya.


sesampai nya di rumah Aira segera mengemasi barang" nya dan pergi ke rumah mertua nya.


Andra pun menyusul istri nya dan melarang nya untuk pergi.


"Kamu ngga boleh pergi."kata Andra datar.


"Lalu jika aku ingin pergi kamu bisa apa?."tanya Aira.


"Aku tidak mengijinkan mu pergi."jawab Andra datar.


"Aku tidak butuh ijin dari suami tukang selingkuh."kata Aira datar lalu menarik koper nya keluar.


"Aira! jangan memancing emosi ku."teriak Andra yang sudah mulai tidak bisa mengontrol emosi nya.


"Terserah mu mas lanjutkan saja hubungan mu dengan Giska aku akan pergi."ucap Aira lalu pergi begitu saja.


lagi" Andra sangat frustasi karena istri nya pergi meninggalkan nya.


"Aira kamu salah paham." gumam Andra setelah menjatuhkan tubuh nya di ranjang.


Aira pun bergegas menuju rumah mertua nya.di taksi ia hanya menangis meratapi nasib nya saat ini.


"Ohh tuhan berikan aku kekuatan agar aku bisa melalui ini semua dan aku bisa menjaga anakku sendiri."gumam nya dengan menangis.


se sampai nya di rumah mertua nya ia menekan tombol dan ibu mertua nya pun membuka pintu untuk nya.


"Aira!!."pekik momy Anita.


Aira langsung memeluk dan menangis di pelukan sang momy mertua.


"Nak kamu kenapa sayang."tanya momy Anita panik.


"Masuk sayang masuk."titah papa Sanjaya yang sudah di belakang mereka.


mom Anita membawa menantu nya ke dalam dan membiar kan Aira menenangkan diri nya.


setelah Aira tenang mom Anita pun bertanya pada nya.


"Sebenar nya ada apa dengan rumah tangga mu dan Andra nak?".tanya mom Anita.


"Mas Andra mom hiks...mas andra."kata Aira lalu terisak kembali dan mom Anita membawa nya ke pelukan nya lagi.


"Mom mas Andra selingkuh mom." kata Aira di sela" isakan nya.


"Apa?! sayang kamu tau dari mana nak?."tanya mom Anita kaget bukan hanya dia yang kaget papi Sanjaya pun sama kaget nya.


"Mom tadi Aira liat sendiri mas Andra di kantor nya aku ke sana buat nganterin makanan tapi aku liat Giska sedang di pangkuan mas Andra mom hiks..."kata Aira berusaha menjelaskan.


"Sayang kamu yang sabar yah nak."kata mom Anita mencoba menenangkan menantu nya.


"Maaf kan anak momy yah sayang."lanjut nya lagi merasa bersalah kepada Aira.


"Dasar anak brengsek!! berani" nya bocah ingusan itu menyakiti mu."kesal papi Sanjaya sudah sangat marah pada putra sulung nya.


"Papi akan memberi nya pelajaran nak kamu tenang saja."lanjut papi Sanjaya.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.


__ADS_2