
setelah beberapa menit mengendarai motor nya Aira pun tiba di rumah ia buru" masuk ke rumah untuk mencari Andra.tapi saat sudah masuk ke rumah Aira baru ingat kalau Andra sedang ke kantor.
"Hallo mas pulang sekarang cepet." kata Aira pada seseorang di sebrang sana.
"Kamu ini apa"an sih sayang tadi pagi kamu bilang ngga mau Deket"aku sekarang malah di suruh pulang" jawab orang itu yang tak lain adalah Andra.
entah angin dari mana setelah mendengar itu Aira menangis.
"Hiks...hiks...hiks...kamu kenapa sih mas ko jadi kaya gini aku suruh kamu pulang itu karena aku kangen kamu mas hik...hiks...hiks..."tutur Aira saat menangis.
"E...eh sayang kenapa nangis gitu sih iya" aku pulang sekarang."kata Andra panik mendengar istri nya menangis.
"Zee batalkan metting hari ini aku akan pulang sekarang Aira merindukan ku." titah Andra pada Zee.
Sejak kapan nona muda menyuruh tuan pulang cepat karena urusan rindu nya?.batin Zee tak habis pikir pada nona muda nya.
di dalam mobil Andra hanya menggerutu tak jelas dan panik saat mengingat tadi istri nya menangis.
"Dia itu benar"aneh tadi pagi bilang kalau melihat ku jadi kesal dan sekarang malah merindukan ku." gumam Andra.
saat sudah di rumah Andra buru" naik ke atas untuk menemui Aira.
"Airaa sayang aku sudah pulang." kata Andra sambil terus berjalan naik ke tangga.
__ADS_1
"Mass!!!."pekik aira langsung berlari memeluk suami nya.
"Kamu kenapa?."tanya Andra lalu mengelus rambut Aira.
"Aku kangen tau hiks...hiks...hiks..."kata Aira lalu menangis di pelukan suami nya.
"Sudah" jangan menangis aku sudah di sini." kata Andra lalu menggiring Aira untuk duduk di sofa
"Kamu ko jadi aneh gini sih sayang?."tanya Andra yang bingung kepada sifat baru Aira.
"Ngga tau mas aku juga bingung sama diri aku."jawab Aira lalu membenamkan kepala nya di dada bidang suami nya.
"Lhoo kamu pucet gini kamu habis dari mana sih?."tanya Andra saat melihat wajah pucat Aira dan tubuh Aira yang panas.
"Aku abis beli cilok mas abis nya aku pengin banget cilok jadi aku beli sendiri."jawab Aira jujur.
"Aku ngga mau ngrepotin mereka mas."jawab Aira polos.
"Aku mandi dulu yah."kata Andra lalu di angguki oleh Aira.
Andra pun meninggalkan Aira yang sudah pindah di ranjang untuk mandi.
tiba"kepala Aira terasa sangat berat dan pusing dan pandangan mata nya menjadi kabur.
__ADS_1
Brukh....Aira pingsan di ranjang nya.
Andra yang baru saja selesai mandi mengira kalau Aira sedang tidur karena ia pikir Aira kelelahan.
"Kasian dia sampai tertidur seperti itu."tutur Andra lalu mendekat kan bibir nya dan mengecup kening Aira.
"Badan nya masih panas aku kompres ajh kali."pikir nya lalu memanggil pelayan untuk membawakan air dingin untuk mengompres Aira.
Aira belum sadar dari pingsan nya dan Andra blm menyadari kalau Aira pingsan.
"Tuan muda nona muda bukan tidur nona muda pingsan tuan."ucap pelayan wanita yang sedang mengecek suhu tubuh nona muda nya.
"Apa!!! bagaimana kau tau?!bagaimana dia pingsan."ucap Andra panik karena Aira yang ia kira tidur ternyata pingsan.
"Iya nona muda pingsan tuan bukan tidur."jawab pelayan itu gemetar karena takut.
"Lalu kau kenapa masih di sini! cepat panggilkan dokter April ke sini!."titah Andra pada pelayan itu lalu pelayan itu hanya mengangguk dan menjalankan yang di perintahkan Andra.
"Sayang kau kenapa bisa sampai pingsan seperti ini." gumam Andra yang sedang menggenggam tangan Aira erat.
"Ku mohon jangan terjadi sesuatu aku takut kehilangan mu sayang sadar lah."gumam Andra lagi.
"Kemana dokter itu kenapa lama sekali."kesal Andra karena dokter April blm juga sampai ke rumah nya.
__ADS_1
Andra terus menggenggam tangan Aira dan berharap Aira akan sadar pandangan nya tak lepas dari wajah cantik Aira yang kini sedang pucat.
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.