Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Honeymoon part 2


__ADS_3

pagi hari saat adzan subuh terdengar


"Hoamm aku di kasur lagi?.entah lah pasti tuan muda yg mengangkat ku ke sini...heyyy apa ini seperti nya dia sudah kebiasaan memeluk ku saat tidur."


ujar Aira saat baru bangun tidur dan beranjak untuk menunaikan shalat subuh.dia menggantikan diri nya dengan bantal guling yg di peluk suami nya.


selesai shalat subuh dia pun membangun kan suami nya.


"Mass bangun sudah siang."


Aira membangun kan Andra dengan menepuk nepuk bahu nya.


"ahh iya aku bangun."


jawab Andra dengan suara serak khas bangun tidur nya.


Cup...


Andra mencium pipi Aira sekilas


ohh tuhann apa lagi ini dia mencium pipi ku.


wajah Aira pun memerah seperti kepiting rebus.


"Morning kiss."


kata Andra


"Ohh i..iya mas."


sahut Aira malu"


"Mana morning kiss untuk ku?."


tanya Andra


hwaaa apa ini dia meminta morning kiss? aduhh bisa" jantung ku lari.


batin Aira.


"Maksud nya mas?."


tanya Aira


"Morning kiss untuk kuuuu berikan di sini,di sini,dan di sini."


jawab Andra menunjuk pipi,bibir,dan kening.


"Ha?.apa harus mas?."


aaa bagaimana ini dia meminta nya dari ku apa aku harus mencium nya?. ya sudah lah turuti saja dari pada nanti jadi masalah lagi.


batin Aira setelah berpikir pikir Dann.


***Cup...cup...cup...


dia mengecup pipi,bibir,dan kening Andra***.


"Terima kasih Sayang."


ucap Andra berterima kasih.


"Sama" mas."


sahut Aira.


"Heyyy mengapa aku jadi tidak suka saat kita berdua kau memanggil ku mas yah?."


kata Andra


apa lagi ini kemarin dia yg meminta ku memanggil nya mas dan sekarang berubah pikiran lagi dasar Plin plan sekali kau tuan muda.


batin Aira menggerutu.


"Lalu aku harus memanggil mu apa mas?."


tanya Aira.


"Saat kita sedang berdua kau harus memanggil ku Sayang dan saat di luar rumah atau keramaian kau memanggil ku mas jika sangat di perlu kan panggil aku sayang di keramaian."


sahut Andra


***deg...deg...deg...


ha? dia meminta ku memanggil nya sayang?.aku harus bagaimana***?.


batin Aira yg mau tak mau harus menuruti kata" suami nya sesuai peraturan pernikahan nya dulu bahwa dia hanya sebuah mainan dan harus menurut pada suami nya.


"I...iya mas ehhhh maaf maksud ku sayang."


jawab Aira


"nahh begitu aku senang mendengar nya."


ucap Andra dengan senyum manis


"ya sudah sekarang kau mandi dulu yh sayang aku sudah menyiap kan air nya untuk kau mandi."


titah Aira


"Baik lah aku akan mandi."


jawab Andra.


Aira turun ke dapur untuk membuat kan Andra sarapan

__ADS_1


Ceklek...


"Sayang ini sarapan mu."


panggil Aira karena Andra blm selesai mandi.


"Iya baik lah terima kasih."


sahut Andra seteleh keluar dari kamar mandi.


"Sayang? kita akan kemana hari ini?."


tanya Aira yg merasa bosan berada di villa terus menerus.


"kita akan pergi ke pantai nanti."


jawab Andra.


"Wahh benar kah kita akan ke pantai sayang?."


tanya Aira antusias.


"Iya benar memang kenapa?."


tanya Andra lagi


"Aku sangat menyukai pantai sudah lama sekali aku tidak melihat pantai."


jawab Aira jujur.


"Baik lah siap kan baju santai untuk ku nanti setelah sarapan kita langsung pergi."


titah Andra.


"Baik lah Mas."


Upssss mengapa aku bisa salah mengucap panggilan nya pasti dia marah.


batin Aira


Andra menatap tajam Aira


"Sudah ku bilang jangan panggil aku mas."


ucap Andra datar.


"I...iya sayang maaf kan aku."


Aira meminta maaf dengan menunduk.


"Ya sudah jangan ulangi lagi."


ucap Andra datar.


Setelah mereka selesai sarapan mereka pun langsung pergi menuju pantai.


tanya Andra kepada sekertaris Zee


"Sudah tuan."


jawab Zee.


Baik lah nonaa Aira ananda persiap kan diri mu aku akan mengungkap kan perasaan ku malam ini di pantai.


Batin Andra dengan senyum menyeringai


"Airaa ayo cepat turun kita berangkat sekarang."


Andra memanggil Aira yg masih blm turun.


"Iya mass sebentar."


jawab Aira dengan menuruni tangga.


"Nah sudahh ayo kita berangkat."


ajak Aira.


"lama sekali kau bersiap."


tanya Andra datar.


"Hehehe maaf mas."


jawab Aira menyengir kuda.


setelah beberapa menit menaiki mobil akhir nya mereka sampai di pantai.


Deburan ombak yg berpadu dengan angin seperti sebuah alunan musik.


"Wahhh indah nya pantai ini pemandangan yang sangat asri."


ucap Aira sambil merentang kan tangan dan meng hirup udara segar di sana.


Andra yg melihat itu pun segera memeluk Aira dari belakang dan menyandar kan dagu nya di bahu Aira.


"E...ehh mas?."


tanya Aira saat merasakan ada tangan kekar yg melingkar di pinggang ramping nya


"Biar lah seperti ini aku ingin menikmati nya bersama mu."


ucap Andra dan Aira hanya menurut.


"Mass kita jalan ke sana yukk aku ingin seperti sepasang kekasih yg romantis di luar sana jalan menyusuri pantai dengan bergandengan tangan."

__ADS_1


pinta Aira dengan menunjukkan wajah Ter imut nya.


"Cih,kau iri dengan pasangan di luar sana?."


tanya Andra yg ingin menolak tapi melihat wajah Aira yg sangat imut mana bisa dia menolak?.


"Hemm baik lah kalau kau tidak mau."


ucap Aira kecewa.


"Baik lah ayo kita berjalan menyusuri pantai sesuai keinginan mu."


jawab Andra dengan menggandeng tangan Aira lalu menyusuri pantai


Senyum sumringah muncul di wajah gadis cantik itu.


"Baik lah ayo mas."


jawab Aira antusias.


"Ahhh apa"an ini sandal ku jadi basah dan apa ini pasir nya masuk ke sandal ku."


Andra kesal karena sandal nya basah dan ber pasir.


"Zee cepat beli kan aku sandal jepit."


titah Andra kepada Zee yg sedari tadi mengekori mereka berdua.


"Baik tuan sebentar tunggu di sini."


jawab Zee.


setelah Andra mengganti sandal nya dengan sandal jepit ia pun lanjut berjalan menyusuri pantai


"Emmm mas."


panggil Aira.


"Iya?."


jawab Andra.


"Aku mau es kelapa itu."


pinta Aira dengan menunjuk tukang es kelapa.


"Ohhh baik lah Zee akan membeli nya."


jawab Andra yang akan memanggil Zee namun di cegah oleh Aira.


"Mass aku pengin nya kamu yg beliin sendiri buat aku."


pinta Aira dengan menunjukkan wajah Ter manis nya.


awal ny Andra ingin menolak tetapi melihat wajah Aira mana bisa dia menolak keinginan istri kecil nya.


"Baik lah tunggu di sini."


ucap Andra datar lalu berjalan menuju tukang es kelapa.


Aaaa senang nya bisa menyuruh dia seperti ini aku hanya tinggal duduk manis di sini.


batin Aira sambil tersenyum melihat punggung suami nya yg membeli kan nya es kelapa.


setelah beberapa menit Andra kembali dengan membawa 2 es kelapa di tangan nya.


"ini untuk mu."


ucap Andra sambil menyodor kan satu es kelapa di tangan nya untuk Aira.


"Terima kasih."


ucap Aira dengan wajah imut nya.


mereka pun berjalan kembali menyusuri pantai sampaiii.


"Mass aku cape."


rengek Aira.


"Lalu?."


tanya Andra.


"Ya gendong lahh aku kan cape nanti kalo kaki aku patah gimana?."


kata Aira.


"hemm baik lah kemari."


jawab Andra datar.


Huppp


Aira pun naik ke punggung Andra


mereka pun berjalan kembali menyusuri pantai


Sayang sekali jika moment ini Ter lewat kan aku harus mengabadi kan moment ini untuk kenang"an.


batin sekertaris Zee dengan seulas senyum tipis di bibir nya.


Cekrek.....


Sekertaris Zee memotret tuan dan nona muda nya saat mereka ber gendongan di bibir pantai.

__ADS_1


Nona anda benar" membuat tuan muda ku menjadi seorang bucin.


batin sekertaris Zee.


__ADS_2