
sore hari nya andra yang baru pulang dari kantor pun bernapas lega saat melihat istri nya terlelap di ranjang.
ia segera mandi untuk membersihkan diri nya.
Aira nampak mengerjap kan mata nya ketika ada cahaya masuk ke mata nya.
"Mas Andra sudah pulang."gumam nya setelah nyawa nya terkumpul.
ia ingin membuka handphone suami nya saat teringat perkataan Giska tadi siang.ia nampak mengambil handphone suami nya yang terletak di atas nakas.ragu" ia membuka handphone suami nya dan memasukkan pin yang di bisikkan kepada nya tadi siang.
betapa terkejut nya Aira saat pin itu ternyata benar mata nya berkaca kaca menahan amarah dan cemburu.saat ia melihat galeri suami nya benar saja ada banyak foto suami dan mantan kekasih nya itu di sana.
"Astaga mas Andra benar" sangat mencintai wanita itu."Isak Aira dengan air mata yang sudah menganak sungai.
Andra yang baru saja keluar dari kamar mandi pun bingung melihat istri nya yang sedang nangis sesenggukan di sana.
"Sayang kamu kenapa?."tanya Andra dengan berusaha menyentuh Aira namun dengan cepat Aira menghindar.
ia melempar kan handphone suami nya ke atas ranjang dan betapa kaget nya Andra saat melihat foto diri nya dan Giska di layar ponsel nya.
"Sayang aku bisa jelasin ini semua."kata Andra berusaha menenangkan istri nya.
"Ngga perlu mas semua nya sudah jelas."Jawab Aira dengan isakan nya.
"Aku lupa sayang mengganti password nya."jelas Andra.
"Kata kan jika kau masih mencintai nya mas."Isak Aira.
__ADS_1
"Tidak sayang itu tidak benar."Andra terus menerus memberikan penjelasan.
"Ngga mas kamu memang masih mencintai Giska kan!."ucap Aira dengan nada sedikit tinggi.
"Sayang jangan bikin aku emosi apa aku perlu mengganti password nya dengan nama mu?."kata Andra.
"Ngga itu ngga perlu."jawab Aira datar.
"Kamu kenapa bisa tau pasword handphone aku?."tanya Andra.
"Kamu ngga perlu tau aku tau dari mana"kata Aira tersenyum kecut.
Sial pasti dia yang sudah memberi tahu nya.batin Andra.
"Sudah lah mas katakan saja jika kau masih ingin bersama nya aku akan pergi."kata Aira lalu mengambil tas nya dan beranjak pergi.
dengan buru" Andra memeluk nya dari belakang dan menyandar kan dagu nya di bahu Aira.
hati Aira seperti tersentil mendengar sendiri bahwa suami nya sangat mencintai wanita itu.
"Baik lah jika rasa itu masih ada maka kembali lah bersama nya mas maaf kan aku sudah mengganggu hubungan kalian."jelas Aira mencoba melepas pelukan suami nya tapi semakin ia memberontak semakin Andra mengeratkan pelukannya.
"Utun sayang tidak apa" yah nak kalau papa mu tidak menginginkan mu masih ada mama yang akan selalu menjaga mu."gumam aira sangat lirih namun masih bisa di dengar oleh Andra.
"Sayang jangan bicara seperti itu aku sangat menyayangi kalian berdua ku mohon jangan pergi."jelas Andra dengan mata berkaca-kaca.
"Tidak mas jika kau memang masih mencintai Giska aku dan Utun akan pergi."kata Aira dengan senyum kecut nya.
__ADS_1
"Sayang aku harus berbuat apa supaya kau percaya pada ku?."kata Andra.
"Tidak usah mas semua nya sudah jelas kamu mungkin ingin mengulang kembali dengan dia."jelas Aira tanpa melihat arah suami nya.
Giska!!! kau benar" membuat hidup ku hancur!.batin Andra merasa sangat marah pada Giska sekarang ini.
"Kita pergi yah nak kamu jangan kangen sama papa karena masih ada mama di sini."ucap Aira mengelus perut yang kini sudah mulai membuncit.
Dengan segera Andra memeluk istri nya lagi.
"Sayang jangan pergi."ucap Andra saat memeluk Aira.
"Kata kan mas kamu memilih aku atau dia."jawab Aira tanpa melihat arah suami nya.
"Jelas aku akan memilih kamu dan Utun sayang."jawab Andra lalu mengelus perut Aira.
"Utun jangan pergi yah nak bilangin sama mama kamu papa minta maaf."kata Andra yang lalu mencium perut Aira.
sebenar nya Aira sudah memaafkan suami nya itu karena ia tak melihat kebohongan di mata nya tapi ia ingin tau seberapa bisa suami nya membujuk nya agar dia tidak merajuk.
"Sayang jangan pergi yah."kata Andra dengan mata berkaca-kaca.
Ohh tuhan suami ku sungguh menggemas kan aku tidak tega melihat nya seperti ini.batin Aira yang sesungguh nya ingin sekali tertawa.
"Hemm baik lah."kata Aira lalu ia duduk di tepi ranjang dengan mengelus perut nya.
"Syukur lah terima kasih sayang sudah percaya pada ku aku janji akan mengganti password ini dengan nama mu dan aku akan menghapus foto" lama itu lalu mengganti nya dengan foto mu."jelas Andra lalu mengambil handphone yang tadi sempat di lemparkan oleh Aira.
__ADS_1
Tunggu saja Giska aku akan membuat perhitungan pada mu berani" nya kau mengusik keluarga ku apa saja yang kau kata kan pada istri ku?!.batin Andra yang nampak sangat marah kepada mantan kekasih nya itu.
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.