
"Udah abis makan nya sekarang bobo ya mas aku mau beres" baju kamu dulu." titah Aira pada Andra dan Andra mengangguk dengan senyum nya.
"Ra Ra jangan lupa yah kalo mas udah sembuh satu Minggu full di kamar." bisik Andra saat Aira merapikan nakas di samping Andra.
"iya" mana mungkin lupa si baru beberapa menit yang lalu aku ucapin janji itu." jawab Aira.
Andra hanya terkekeh mendengar jawaban Aira lalu ia memejamkan mata nya dan berusaha tidur.
tok tok tok...seseorang mengetuk pintu kamar rumah sakit Andra.
Aira kemudian membuka kan pintu untuk seseorang itu.
"Lena? Leni?." Aira yang begitu membuka pintu di kagetkan dengan ada nya kedua adik ipar nya yang sudah berada di depan pintu.
"Hayy ka." sapa Leni melambaikan tangan.
"Sini masuk." ajak Aira.
mereka pun melangkah masuk ke ruangan Andra dan Andra yang baru saja memejamkan mata nya di bangunkan kembali oleh mereka.
"Ka Andra? udah baikan?." tanya Lena mendekati brangkar Andra.
"Sudah,kalian sampai sini jam berapa?." jawab dan tanya Andra.
"Kita sampai sini jam 5 pagi ka trs di suruh istirahat dulu sama momy jadi ke sini siangan dehhh." jawab Leni.
"Ngga papa ko,sini duduk cerita in pengalaman kalian di luar negeri." pinta Andra menepuk kasur kosong di samping nya.
kemudian Lena dan Leni menuruti keinginan kakak nya dan duduk di samping Andra lalu mulai menceritakan pengalaman mereka.
"Jadi ka pas kita di Korea banyak oppa" ka ganteng" deh tapi Lena ngga suka sama mereka." tutur Lena yang membuat Andra mengerutkan keningnya
"Kenapa ngga suka?." tanya Andra bingung.
"Iyaa ka ngga suka,kalo suka sama mereka repot." timpal Leni.
"lho? kenapa repot?." Andra semakin loading.
"Saingan nya tuhan ka kalo suka sama mereka." jawab Lena dan Leni kompak.
"Astaga iya yahh jadi kalian jaga jarak yah sama oppa" di sana." kata Andra terkekeh dan kedua adik nya hanya mengangguk.
Aira hanya tersenyum melihat ketiga kakak beradik yang sedang bercerita ria di sana.
__ADS_1
"Deva." panggil Lena lalu mendekati keponakan satu" nya
"Tante Lena? Tante udah lama ke sini?." tanya Deva.
"Udah,tadi juga udah cerita sama papa kamu emang kamu ngga tau?." jawab Lena.
"Engga,Deva sibuk main hp Tan." jawab Deva menunjukkan hp papa nya.
"Devaa." panggil Leni.
"huwaaa Tante leni,Deva kangen banget sama Tante Leni." Deva lalu menaruh hp nya dan berlari kecil ke arah Leni dan memeluk nya.
"Sama Tante Lena ngga?." tanya Lena terkekeh.
"Kangen juga tapi ngga se kangen sama Tante Leni hihihi." jawab Deva saat memeluk leni lalu Lena juga memeluk kedua nya.
deva memang lebih dekat dengan Leni daripada dengan Lena karena Leni sifat nya sedikit bobrok sedang kan Lena bersifat dingin sprti kakak nya.
"Sini duduk dev,Tante punya mainan lho buat kamu,ini di beli di Korea pas Tante mau pulang." ajak Leni menuntun Deva untuk duduk di sofa lalu dengan antusias nya Deva mengikuti Leni.
"Nihhh buat Deva." ucap Leni sembari memberikan mainan kepada Deva.
"Tante juga punya mainan buat Deva." ucap Lena lalu memberikan mainan juga kepada deva.
"Bagus banget,Deva suka,makasih Tante Leni makasih Tante Lena." ucap Deva lalu memeluk mereka berdua.
"Kenapa repot" sih Len?." tanya Aira.
"Engga ko ka engga ngrepotin justru kita seneng beliin mainan buat deva,ya kan Len?." jawab Lena dan Leni pun mengangguk
"Mainan Deva udah banyak Len nanti bingung mau di taroh mana." ucap Andra terkekeh.
"Ngga papa pa,nanti yang ini Deva bawa ke kamar buat di taroh di Deket temen" Deva." kata Deva memeluk mainan pemberian Tante nya.
"Makasih ya Tante,sayang banget sama kalian." ucap Deva menggemaskan ke arah ke dua Tante nya.
"Sama",Tante boleh minta cemilan Deva ngga?" tanya Leni.
"boleh Tante,ambil ajah Deva udah makan banyak tadi." jawab Deva polos.
"Makasih sayang." kata Leni lalu mengambil satu bungkus keripik kentang dan memakan nya.
"Momy sama papi ngga ikut Len?." tanya Andra.
__ADS_1
"Ehh iya momy sama papi kemana Len?." tanya Aira juga.
"kata nya nanti mereka nyusul ka tadi mereka ada urusan penting kata nya ngga boleh di tinggal urusan nya." jawab Lena.
"ouhhh begitu ya sudah." Andra mangguk" dengan jawaban Lena.
"Astaga infus kamu udah abis mas." kata Aira saat memeriksa infus suami nya.
lalu ia menelpon suster yang sudah biasa merawat Andra dan suster itu dengan cepat datang ke sana.
"Iya nona? infus nya sudah habis yah? biar saya ganti." kata suster itu lalu dengan cekatan mengganti infus Andra.
"Ohh iya nona,ada titipan dari dokter kata nya besok tuan Andra sudah di perbolehkan pulang." kata suster itu membuat Andra tersenyum sumringah.
"Alhamdulillah." ucap Lena,Leni bersamaan.
"Ko pulang sus? kan suami saya belum sembuh total?." heran Aira.
"tuan Andra sudah semakin membaik nona jadi besok sudah di perbolehkan pulang." jawab suster itu lembut.
"Sudah saya ganti infus nya nona sekarang saya permisi dulu." suster itu kemudian meninggalkan ruangan Andra.
"Besok pulang." girang Andra.
"Ngga usah banyak gerak mass masih sakit juga ih." kesal Aira.
"Yeyyyy proyek pembuatan baby di mulai besok Ra." kata Andra menaik turun kan alis nya.
'itu yang aku khawatir in mas.' batin Aira.
"ka Aira ngga suka ka Andra pulang besok?." tanya Lena.
"suka donk,mana mungkin sih suami pulang dari RS istri nya ngga suka." jawab Aira dan Andra tersenyum puas.
"Besok bakalan rame nihh." kata Leni.
"Malah sepi Len." timpal Andra terkekeh.
"ko sepi? kenapa?" Leni di buat ngeleg oleh perkataan andra.
"kamu liat ajh besok." Andra terkekeh dengan tersenyum menggoda Aira yang wajah nya sudah sangat seperti orang kebingungan.
'Iya lah sepi orang besok Kaka mau di kamar ajh seminggu.' batin Andra tersenyum puas,sangat puas sekali.
__ADS_1
**Hay Hay Hay Readers❤️maaf yah up nya lama🥀othor lagu kurang semangat ngetik,yukk kasih komen,like sama vote nya biar othor semangat ngetik lagi😓.
...See you next part Readers❤️🐊**....