
Setelah kejadian penembakan Andra oleh giva segera mungkin Andra di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.dan wanita gila itu sudah di tangani oleh bodyguard lain nya karena Zee mengurus Andra.
"Nona muda anda cepat lah datang ke rumah sakit permata tuan muda tertembak oleh giva." kata Zee lewat telepon menghubungi Aira.
"Apa?! baik lah aku dan Deva segera ke sana." Aira nampak syok dan panik saat itu juga.
belum juga dia sampai di rumah tapi Zee sudah mengabarkan kabar buruk itu.
"Nak kita ke rumah sakit permata yahh papa di sana." kata Aira kepada Deva.
"Kenapa ma? papa kenapa?." tanya Deva bingung.
"Nanti mama jelaskan yang penting kita putar balik ke rumah sakit dulu." jelas Aira.
dengan perasaan yang panik tak karuan Aira memberanikan diri untuk tetap menyetir mobil nya sendiri.
'masss aku harap kamu ngga papa yah.' batin Aira merasa khawatir tak karuan.
Zee dan Andra baru saja sampai di rumah sakit dan Zee langsung membawa Andra ke ruang UGD.
"Tuan muda saya harap anda tidak apa"." gumam Zee merasa lemas ketika melihat tangan nya penuh dengan darah tuan muda nya.
beberapa menit kemudian Aira dan Deva sampai di rumah sakit dengan keadaan yang sudah acak"an.
"Bagaimana Zee? kenapa bisa? di mana mas Andra sekarang?." tanya Aira saking panik nya.
"Tuan muda ada di dalam nona." jawab Zee dengan lusuh menunduk.
"Mass kamu kuat ko kamu pasti bisa." Aira meneteskan air mata nya saat melihat ruang UGD yang berisi suami nya.
Beberapa dokter sedang memeriksa Andra seperti nya sedang melakukan operasi kecil.
__ADS_1
cklakkk pintu ruang UGD pun terbuka.
"Dok bagaimana keadaan suami saya?." tanya Aira tak sabaran.
"Suami anda masih kritis nona, tembakan di perut nya cukup dalam dan beruntung kami sudah mengambil peluru nya." jawab dokter tersebut.
tubuh Aira menjadi sangat lemas saat itu dan ia terduduk lemas di rumah sakit dengan tatapan sulit di artikan.
"Tuan Andra sangat banyak kehilangan darah nona jadi ia membutuhkan donor darah." lanjut dokter itu.
"Bolehkah saya masuk? melihat suami saya?." tanya Aira
"Tentu boleh nona." jawab dokter itu.
tak butuh waktu lama Aira segera masuk menerobos para suster yang ada di depan pintu.
"Mass ini aku Aira." ucap Aira lembut menggenggam tangan suami nya.
Wajah pucat Andra masih saja setia menutup mata nya.
"Bangun donk mass kenapa sih kamu sampe bisa ketembak sama giva?." tanya Aira yang mulai mengalirkan air mata nya.
"Kalo tau gini mending aku saja yang tadi di sana mas."lirih Aira.
"Mass bangun mass." lirih Aira masih setia duduk dan menggenggam tangan Andra.
"Nona?." panggil Zee dari belakang.
Aira pun menoleh kebelakang dan ada Zee juga deva di sana.
"Zee kau bawa lh Deva pulang." titah Aira.
__ADS_1
"Deva mau di sini sama mama." tolak Deva.
"Deva,,, anak kecil ngga boleh lama" di rumah sakit." jelas Aira.
"Deva nurut yahh sekarang Deva pulang sama om Zee." lanjut Aira lagi.
"Zee bawa lah Deva pulang di rumah ada mba Rani yang akan merawat Deva dan besok suruh mba Rani untuk membawakan baju ganti ku ke sini karena aku ingin tetap di sini." perintah Aira.
"Baik nona." jawab Zee.
"Ayo tuan muda kecil kita pulang." ajak Zee lalu menggandeng tangan Deva.
"Hati"." kata Aira dan di angguki oleh Zee.
"Tuh mas Deva pulang sama Zee sekarang tinggal kita berdua di sini kamu bangun yahh biar aku ngga kesepian." lirih Aira merasa sakit melihat suami nya terbaring lemah di atas brangkar rumah sakit.
Tangan nya bergerak menyentuh pipi Andra yang pucat saat itu.
"Bangun mas." lirih Aira menangis sesenggukan di dalam ruangan.
ia kembali duduk dengan menggenggam tangan Andra dan tak terasa ia tertidur dengan posisi itu.
ia tak menyangka kalau rencana ia piknik di taman kota menjadi sebuah tragedi untuk keluarga kecil nya.
mulai dari penculikan Deva dan sekarang? suami nya tertembak oleh dalang penculikan Deva.
Sakit? tentu batin Aira sangat sakit hampir saja ia kehilangan putra nya dan sekarang? suami nya sedang terbaring lemah di hadapan nya.
ia tidak bisa membayangkan jika hidup nya tanpa kedua pria kesayangan nya.
......See you next part Readers ✨.......
__ADS_1
...jangan lupa like komen and vote nya juga yahh biar othor semangat ngetik nya❤️....