Kesayangan Tuan Muda Kejam

Kesayangan Tuan Muda Kejam
Chapter 3


__ADS_3

...Happy Reading...


"Lisya,ada apa sampai kau di panggil oleh pelanggan dan bergabung bersama mereka?" tanya manager resto tempat lisya bekerja


"o ohhh e engga apa" pak,ibu itu hanya mengajak saya mengobrol saja" jawab lisya


"Ya Tuhan,aku masih tidak percaya ini,bagaimana ibu Aira bisa percaya kepada ku,bahkan kita baru sekali bertemu" batin lisya.


"nak,persiapkan diri mu nanti malam yah" ucap Aira kepada Deva di dalam mobil


"Sebenarnya ada meeting nanti malam bersama clien penting ma" jawab Deva datar


"suruh leo untuk mewakili mu" ucap Aira.


"Hmm baik lah" jawab Deva.


"Mama sudah memesankan cincin untuk kalian berdua,Nanti sore cincin nya datang,dan kalian langsung penyematan cincin di rumah lisya" tutur Aira.


"Baik lah,aku menurut saja" ucap Deva.


...###...


"Ma,Lia ikut ke rumah calon Kaka ipar kan?" tanya lili antusias


"tentu donk sayang" jawab Aira mengelus rambut putri nya.


"ngga sabar banget liat calon Kaka ipar,pasti dia cantik deh,bukti nya ajh mama langsung pilih dia" kata lili


"Iyah,dia cantik,lugu,dan apakah kamu tau? dia beda setahun dengan mu" jawab Aira.


"wah? benarkah? usia nya 19 tahun?" tanya lili antusias sekali dan Aira mengangguk


"Pasti kita akan menjadi kakak dan adik ipar yang se frekuensi" lili membayangkan wajah calon Kaka ipar nya.


sore sudah berganti malam,Deva sudah datang ke kediaman Andra,lengkap dengan jas nya.


"Deva,kamu sudah siap?" tanya Aira


"sudah ma" jawab Deva.


"baik lah kita berangkat yah" ajak Aira,dia sekeluarga naik satu mobil menuju rumah lisya.

__ADS_1


20 menitan mereka naik mobil,dan akhir nya sampai di kediaman lisya.


"Apakah harus masuk gang ini?" tanya Deva.


"Iyah,ayolah cepat" ajak Aira.


mereka masuk gang sempit,Deva dan Andra nampak jijik,karena mereka tak terbiasa melalui jalan seperti itu,namun Aira dan lili,biasa" saja,walaupun dress mereka sangat cantik mereka tidak kesusahan masuk ke gang sempit seperti itu.


"Apa"an ini,jalan nya saja begini,pasti rumah nya sangat kotor" batin Deva menutup hidung nya karena bau tak sedap di sepanjang jalan rumah lisya.


5 menit mereka berjalan,akhir nya mereka sampai di rumah lisya.


"Asalamu'alaikum" ucap Aira mengetuk pintu


"waalaikumsalam,wahhh ibu Aira benar" datang ke sini" ucap lisya tak percaya.


"sudah datang nak?" tanya ayah dan ibu lisya


"Sudah Bu,pak" jawab lisya.


"silahkan masuk Bu,maaf rumah kami seperti ini ada nya" ucap ayah lisya.


"ehh Iyah pak,tidak apa" keluarga Andra lalu masuk ke rumah lisya.


"silahkan duduk pak,Bu" ucap ibu lisya.


keluarga Andra lalu duduk di sofa usang milik keluarga lisya.


"Kedatangan kita ke sini,untuk melamar putri bapak,sekaligus melaksanakan penyematan cincin" ucap Andra.


"Kami,masih sangat tidak percaya,bagaimana bisa lisya seorang gadis,anak seorang yang tidak mampu,di jodohkan dengan CEO Sanjaya group yang sudah terkenal oleh seluruh dunia" ucap ayah lisya terharu.


"tuan,apakah tuan benar" bisa menerima lisya?" tanya ibu lisya.


"Bu,jangan panggil saya tuan,Saya bukan ayah saya" ucap Deva.


"Baik lah nak,apakah nak Deva yakin bisa menerima lisya?" tanya ibu lisya sekali lagi


"Saya usahakan bisa,karena lisya adalah pilihan mama saya,sampai saat ini,mama saya tidak pernah salah pilih tentang apapun menyangkut saya" jawab Deva,sebenarnya didalam hati,ia masih blm bisa menerima lisya.


"Baik lah,saya serahkan jawaban nya kepada lisya,karena ia yang akan menjalani nya" ucap ayah lisya.

__ADS_1


"bagaimana lisya?" tanya Aira


"bismillah,Iyah Bu" jawab lisya.


"Alhamdulillah" ucap semua nya bersamaan.


Aira mengeluarkan kotak cincin lalu menyerahkan nya kepada lisya dan Deva.


"ayo pasang kan cincin nya" ucap Andra.


"Kemari kan tangan mu" ucap Deva lalu lisya menurut


dan skrng cincin nya sudah Ter semat di jari manis lisya,cincin berlian yang harga nya bisa untuk membeli 4 buah Lamborghini nampak sangat" pas di jari lisya yang putih bersih.


"Tu tuan,tangan anda" ucap lisya gugup


lalu Andra mengulurkan tangan nya,dan lisya memasangkan cincin di jari manis Deva.


"Alhamdulillah,sekarang kalian sudah saling terikat,jaga hati dan diri kalian untuk pasangan hidup kalian yah" ucap Aira


"Alhamdulillah,akhir nya bisa menemukan menantu se cantik,dan sebaik kamu" ucap Aira lalu memeluk calon menantu nya.


"Calon Kaka ipar lia cantik banget yahh" ucap lili memandang wajah lisya dengan mata kagum.


"kamu juga cantik" jawab lisya mencubit hidung lili


"Kita pasti bisa jadi BESTie ka" ucap lili antusias


"tentu" jawab lisya lalu memeluk calon adik ipar nya.


Deva memandangi jari manis nya yang sekarang sudah tersemat cincin tunangan yang di pasangkan oleh gadis yang sama sekali tidak ia cintai.


entah lah, sebenarnya ia ingin menolak perjodohan ini,namun ia tak berdaya,Ia juga merasa kasihan kepada lisya jika lisya harus menanggung semua penderitaan yang ia berikan.


"Vio,maafkan aku,Aku tidak bisa menjaga hati untuk mu" batin Deva.


(Woiiii gimana si bambank,vio yang ninggalin Lo woiii,jadi si vio yang ga bisa jaga hati buat looo,gemes banget si sebenernya gess) othor:)


"Lisya,bisakah kita berbicara 4 mata saja?" tanya Deva.


"te tentu tuan" jawab lisya.

__ADS_1


lalu mereka keluar rumah untuk berbicara 4 mata.


...Next? Spam like, vote,and komen yuk💗...


__ADS_2