
...Hay othor up lagi nih,Semoga suka part kali ini yahh,Happy Reading 💗....
mobil Aira menabrak pembatas jalan dan Sempat juga menabrak pohon besar yang ada di sekitar sana.
"Aira!!!"pekik Andra langsung keluar dari mobil nya dan menghampiri mobil istri nya guna menyelamatkan istri dan anak nya.
Semua orang yang melewati jalan tersebut juga turut membantu Andra untuk menyelamatkan kedua nya.
Aira dan Deva kini sudah berada di mobil ambulans dan akan di bawa ke rumah sakit.
"Sayang maafin aku" tangis Andra pecah saat melihat kedua orang tersayang nya terbaring lemah di depan mata nya.
"Maafin papa Deva" Andra kini sudah benar" lemah.
tangan nya tak berhenti menggenggam tangan Aira dan baju nya pun sudah acak"an,apalagi banyak darah Aira di baju nya.
setelah 15 menit menuju rumah sakit,akhir nya mereka sampai juga,Aira dan Deva kemudian di bawa ke ruang UGD.
"Pak,anda tunggu di luar saja yahh" cegah seorang suster ketika Andra ingin masuk ke ruangan.
andra mengangguk dan duduk di kursi tunggu,sambil mengabari momy dan Dady nya.
"Mom,Aira dan Deva kecelakaan" ucap Andra ketika sudah terhubung dengan momy ny.
"bagaimana bisa?! lalu bagaimana keadaan mereka? di bawa kemana mereka?" sontak momy anita syok dan khawatir menjadi satu.
"Mereka di bawa ke rumah sakit permata dan sekarang sedang di tangani oleh dokter" jawab Andra.
"baik lah momy dan Dady akan segera ke sana" kata mom Anita lalu sambungan telepon terputus.
Andra terduduk lesu di kursi tunggu,tampilan nya sudah sangat acak"an,hampir satu jam dokter belum keluar" ruangan.
"Maafin aku sayang" lirih Andra memejamkan mata nya.
tak lama kemudian,momy anita dan Dady Sanjaya sudah sampai di rumah sakit,mereka melihat Andra yang sedang memejamkan mata nya di kursi tunggu.
"Andra bagaimana keadaan menantu dan cucu momy?" tanya mom Anita.
"mereka masih di tangani dokter mom" jawab Andra.
"kamu yang sabar yah nak" mom Anita lalu memeluk putra sulung nya itu,dan Andra tak kuasa menahan air mata nya,ia menumpahkan semua nya dalam pelukan ibu nya.
__ADS_1
kemudian beberapa saat,dokter keluar dari ruang UGD
"Bagaimana keadaan anak dan istri saya dok? mereka baik" saja kan?" tanya Andra cepat.
wajah dokter itu kelihatan tidak baik,ia sangat murung,
"nona Aira kehilangan banyak darah tuan,dan sekarang ia koma" jelas dokter itu.
Deg!!! bagaikan di sambar petir di siang hari,Andra sangat lemas mendengar istri tersayang nya koma.
tubuh nya seakan tidak bisa menahan diri nya sendiri.
"Sedangkan tuan muda Deva,keadaan nya sedang kritis tuan" jelas dokter itu.
hari yang begitu menyakitkan untuk Andra.
"boleh kita masuk dok?" tanya mom Anita
"tentu nona" jawab dokter itu dan ketiga nya masuk ke ruangan.
"Aira,sayang,bangun yuk" ucap Andra mengusap usap tangan Aira
wajah Aira begitu pucat,dan terpasang beberapa alat medis di tubuh nya.
"jagoan papa,bangun sayang,Kita main yuk?"ucap Andra mengelus kepala Deva.
"nak kamu ganti baju dulu yah,momy sudah bawakan kamu baju" ucap mom Anita sambil menyerahkan pakaian untuk Andra.
Andra menurut dan segera mengganti pakaian nya,karena pakaian yang tadi sudah terkena banyak darah.
setelah mengganti pakaian nya,Andra kemudian masuk lagi ke ruangan Aira.
momy anita tak kuasa menahan air mata nya,ia menangis sesenggukan di pelukan suami nya.
"Sudah, menantu dan cucu kita baik" saja" ucap Dady Sanjaya mengelus pundak istri nya.
Andra kembali duduk di samping Aira dan tak henti" nya mengelus tangan Aira.
"Sayang,aku tau kamu bisa denger aku,bangun yahh,aku ngga bakal punya sekretaris lagi ko" ucap Andra dengan suara menahan tangis.
"Andra kamu pasti sangat lelah,tidur lah nak,pulang lah,biar momy dan Dady yang menjaga Aira juga Deva" titah mom Anita.
__ADS_1
"ngga mom,Andra di sini saja" jawab Andra tanpa memalingkan pandangannya dari Aira.
hati mom Anita tentu sangat hancur melihat putra nya seperti itu,Andra benar" memperlihatkan sisi lemah nya.
"momy dan Dady pulang saja dulu,nanti pasti Aira dan Deva akan di pindahkan ke ruang rawat inap" kata Andra.
"Momy tidak apa",momy dan Dady akan menemanimu di sini" jawab mom Anita.
tiba" dokter datang,dan mereka memindahkan Aira juga Deva ke ruang rawat VVIP.
"Andra,tidur lah di sofa yah,biar momy yang tidur di kursi ini" ucap mom Anita.
"tidak mom,aku ingin menemani istri ku,momy saja yang tidur di sofa" jawab Andra.
tangan nya tak berhenti" mengelus dan menggenggam tangan Aira.
"baik lah,momy akan tidur di dekat Deva" ucap mom Anita dan Andra mengangguk.
"Sayang bangun,aku belum makan loh dari tadi,masa kamu ngga mau siapin makan buat aku" ucap Andra terkekeh getir.
drttt,Ponsel Andra berdering.
"iya zee? ada apa?" tanya Andra.
"tuan,dari saksi yang melihat kecelakaan nona muda,ada saksi yang memotret plat mobil yang menyerempet mobil nona muda,dan setelah di selidiki,itu adalah suruhan Anggita" kata Zee,membuat jiwa iblis Andra kembali menggila.
"tangkap dia Zee! Kurung dia di mansion tengah hutan!" tegas Andra sangat" tegas
"ada apa nak?" tanya mom Anita dan Dady Sanjaya.
"Anggita adalah dalang dari semua nya mom,dad" jawab Andra mengeratkan gigi nya.
"Tenang lah nak,dia pasti akan mendapatkan hukuman yang setimpal" ucap mom Anita berusaha menenangkan Andra.
"Zee,penggal saja kepala nya kalau perlu" ucap Andra membuat momy anita menutup mulut nya.
"Aku sudah sangat marah kepada nya,kabari aku jika sudah memenggal kepala nya" kata andra lalu memutuskan telepon nya.
**Sampai sini dulu yah Readers💗.
Btw gimana nih puasa nya? full ngga? Ngga nyangka udah lebaran ajh yah,Minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin yahhh💗Maafin semua kesalahan othor,baik yang di sengaja ataupun tidak di sengaja❤️.
__ADS_1
See you next part Readers**:)