
beberapa saat pun dokter April sudah tiba di kediaman Andra.
"Lama sekali kau? sudah bosan jadi dokter?!"Tanya Andra marah karena dokter April lama sekali.
"Maaf kan saya tuan."jawab dokter April menunduk.
pelayan dan Sekertaris Zee berada di dekat pintu menyaksikan nona muda nya di periksa oleh dokter April.
"Tunggu apa lagi cepat periksa dia."titah Andra dengan nada datar.
dokter April pun melangkah gemetar mendengar suara datar Andra.
...Fyuhh untung saja aku datang untuk memeriksa mu nona muda jika tidak selesai sudah karir ku sebagai dokter.batin dokter April saat memeriksa Aira....
.
.
.
setelah selesai memeriksa Aira dokter April pun berjalan mendekati Andra.
"Bagimana apa dia baik"saja?tidak ada penyakit serius kan?."tanya Andra bertubi-tubi.
"Tenang dulu tuan."jawab dokter April.
"Kau ini sudah gila yah!istri ku pingsan dan aku di suruh tenang!."jawab Andra emosi.
"Zee bawa dia keluar sudahi karir nya menjadi dokter."titah Andra dan Zee hanya menurut.
"Nona muda hamil tuan."kata dokter April kesal dengan perlakuan Andra.
mata andra berbinar binar saat mendengar itu.
"Jangan becanda kau ini."kata Andra
"Saya tidak bohong tuan."jawab dokter April.
__ADS_1
Andra berlari menuju Aira yang terbaring lemas di ranjang nya.
"Sayang...terima kasih...terima kasih kau sudah mau menjadi ibu dari calon anak ku."kata Andra memeluk Aira dan menghujani nya dengan Ciuman di seluruh wajah nya.
"Apa"an sih mas kamu ini."tiba" Aira terbangun karena merasa ada yang memeluk nya.
"Kamu hamil sayang kamu hamil."kata Andra dengan mata yang masih berbinar binar.
ada rasa bahagia di hati Aira saat mendengar itu tak terasa mata nya meneteskan air mata bahagia.
"Syukur lah terima kasih ya Allah."kata Aira sambil terisak.
Andra pun memeluk istri nya berusaha memberikan nya kenyamanan.
"Terima kasih dok." kata Aira dan di balas senyum oleh dokter April.
"Tapi dok kenapa saya tidak merasakan mual atau sakit kepala yah?."tanya Aira.
"Nona,,,sebagian ibu hamil tidak mengalami hal itu karena janin mereka sangat sehat namun ada juga ibu hamil yang sangat merasakan hal itu dan jika nona merasakan nya itu hal wajar."jawab dokter April.
"Ohh begitu yah dok terima kasih sekali lagi."kata Aira.
sekarang tersisa Andra dan Aira di kamar Andra yang terus memeluk Aira dan tak henti" nya mencium seluruh wajah Aira.
"Mas ih sudah hentikan."ucap Aira yang merasa geli.
"Tidak kau sekarang berbadan dua dan aku harus extra menjaga mu."tolak Andra.
Mau tak mau Aira hanya menurut.
"Kau mau makan apa sayang?"tanya Andra.
"Aku blm ingin apa" mas."jawab Aira.
sekarang Andra sudah mendaratkan tangan kekar nya ke perut Aira dan mendekat kan telinga nya ke perut Aira yang masih rata.
"Hayy Son ini papa kamu sehat. yah di sana."kata Andra dengan mengelus perut rata Aira.
__ADS_1
"Mas ih geli."kata Aira yang berusaha menyingkirkan tangan Andra karena merasa geli.
"Sekarang kamu kalo pengin apa" jangan sungkan buat minta yah."ucap Andra.
"Iya mas."jawab Aira.
Andra masih belum memindah kan tangan nya dari perut Aira malah sekarang ia rebahan di paha istri nya sambil mengelus perut rata Aira.
"Aku ngga nyangka bakal jadi papa muda."ucap nya masih mengelus perut Aira
"Sama mas aku juga ngga nyangka bakal jadi mama muda kaya gini."jawab Aira mengelus rambut Andra.
"Makasih yah sayang ini harta yang paling berharga buat aku dan aku janji bakal jaga kalian berdua."kata Andra lalu bangkit dari tidur nya dan mengecup kening Aira.
"Hiks...hiks...hiks..."Isak Aira yang membuat Andra kaget.
"Sayang kamu kenapa ko nangis? apa aku salah? sayang jangan gini donk aku bingung"Panik Andra.
"Hiks...hiks...mas aku pengin bakpao isi ayam hiks...hiks..."kata Aira di sela tangis nya.
"Astaga sayang kamu bikin aku panik ajh yaudah kita cari yahh tapi kamu jangan nangis lagi."kata Andra menghapus air mata Aira.
senyum pun mengembang di pipi Aira.
"Makasih mas."kata nya sambil memeluk suami nya.
"Sama"."jawab Andra membalas pelukan Aira dan mengusap kepala Aira.
"Ayoo mas cepetan aku udah ngga sabar pengin makan bakpao isi ayam."rengek Aira.
"Iya"ayo."jawab Andra.
"Anak mama pengin bakpao ya nak bentar yah mama sama papa mau cari buat kamu."ucap Aira mengelus perut nya sendiri seakan berkomunikasi dengan janin nya.
Melihat tingkah istri nya yang menurut nya lucu Andra mencium gemas pipi Aira.
"Kamu ini lucu sekali sayang."Kata Andra
__ADS_1
"Hihi aku udah ngga sabar pengin kiat baby kita mas."jawab Aira.
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.