
...Happy Reading💗‼️....
"Pergi lah,nanti kau terlambat" titah vio kepada farel.
"Tidak,aku tidak akan pergi jika kau masih dalam keadaan seperti ini" jawab farel.
"aku tidak apa" sekarang pergi lah,ada banyak orang yang sedang membutuhkan mu" ucap vio
"hmmm baik lah" pasrah farel
saat farel berdiri,tiba" vio meringis seperti menahan sesuatu.
"Ssssss" desis nya
"Ke kenapa?" tanya farel panik,ia kelabakan mengamati vio,lalu pandangan nya terhenti di kaki vio yang mengeluarkan darah.
"Heyyy kenapa ini?" tanya farel panik sambil mengecek kaki vio yang terus mengeluarkan darah.
ia mengecek kaki vio dan menemukan pecahan beling serta pecahan vas bunga
"Astaga kenapa bisa seperti ini" lalu farel mencari kotak obat dan membersihkan luka vio.
"Awh,sakit" lirih vio.
"tahan sebentar yah" lirih farel sambil terus mengobati luka vio.
"Sudah" pergi lah sana,aku bisa sendiri" tolak vio saat farel terus saja mengobati luka nya.
"iya" sebentar lagi selesai,nahhh sudah,kau di rumah saja,tidak usah keluar" ucap farel
"Aku akan menyuruh bi Siti membersihkan semua nya" ucap farel lalu vio mengangguk.
lalu farel segera pergi ke rumah sakit tempat ia bekerja.
...###...
sekarang sudah pukul 2,Deva sudah selesai dengan acara per meeting an nya dan ia kembali ke ruangan nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya lagi.
Ruang kerja Deva dengan nuansa Eropa,di dominasi dengan warna abu" dan juga putih bersih,sangat tenang dan damai,membuat nya sangat konsentrasi dalam mengerjakan pekerjaan nya,Ada kamar mandi dan kamar rahasia juga di dalam ruangan nya.
sebuah foto wanita cantik masih berada di dalam ruangan nya,tepat di dekat laptop Deva,Yahhh foto itu adalah foto vio,wanita yang berhasil membuatnya Gamon,karena pacaran selama 7 tahun itu tidak lah sebentar tapi sudah lah,sekarang vio sudah memiliki suami,tapi kenapa Deva belum bisa melupakan nya?
tiba" mata nya tertuju pada cincin tunangan nya,ia jadi mengingat lisya,gadis yang di jodohkan oleh mama nya,Ia tidak ingin membawa lisya dalam masalah cinta nya dengan vio,namun ia juga tak ingin gelar CEO nya di cabut oleh ayah nya,sebut saja Deva itu egois.
"Cih,dasar gadis bodoh,mau" saja dia di jodohkan dengan ku" gumam Deva.
__ADS_1
"tuan ada seorang gadis mencari anda" ucap leo dari depan pintu ruangan Deva.
"suruh masuk saja" jawab Deva dari dalam.
gadis itu pun masuk ke dalam ruangan Deva,ia membawa kotak makan untuk Deva.
"kau?" tanya Deva mengamati gadis itu dari atas sampai bawah.
"iya tuan,ini lisya" jawab lisya.
"kenapa kau bisa di sini?" tanya Deva.
"ibu Aira yang menyuruh saya ke sini" jawab lisya.
"tadi bu Aira ke resto tempat saya bekerja,dan menyerahkan ini,beliau menyuruh saya mengantarkan nya ke kantor tuan" lanjut lisya.
"kau masih bekerja?" tanya Deva mengerutkan keningnya.
"iya untuk jaga" tuan,saya ingin menabung,siapa tau jika kita sudah menikah,tidak harmonis lalu tuan menceraikan saya bagaimana? jika itu terjadi setidaknya saya sudah punya simpanan uang" jawab lisya.
"menikah saja belum sudah berfikir ke situ" ucap Deva datar.
"ini,ibu Aira membuatkan ini untuk tuan" ucap lisya sambil membuka kotak makan itu.
Aira membuatkan makanan kesukaan Deva yaitu ayam kecap pedas manis dan juga salad sayur
"Makan lah tuan,aku akan pergi" ucap lisya.
"Hmm baik lah terimakasih" ucap Deva dan lisya mengangguk.
lisya mengamati ruang kerja Deva, sangat mewah,pantas saja Deva betah,suasana nya juga mendukung seperti ini.
ia menatap foto yang berada di samping laptop Deva,foto wanita cantik,ia langsung merasa ia kalah saing oleh wanita itu.
"apakah itu pacar tuan?" tanya lisya
"bukan pacar,dia sudah menjadi istri orang,dia wanita yang sudah mengisi hati ku dari 7 tahun lalu sampai sekarang" jawab Deva sambil mengunyah makanan nya.
"cantik sekali dia" puji lisya.
"tentu,kau kalah cantik kalau di bandingkan dengan nya" ucap Deva membuat lisya tersenyum getir.
"Apakah aku akan kuat menjalani hari" pernikahan ku esok?" batin lisya.
"Lalu tuan tidak pernah bertemu dengan nya lagi?" tanya lisya
__ADS_1
"belum,bahkan aku tidak tahu dia ada di mana sekarang,mungkin dia sudah menikah dengan pria pilihan nya" jawab lisya.
"Lelaki setampan tuan juga bisa di khianati,saya pastikan nona itu menyesal telah mengkhianati tuan" ucap lisya.
"itu mungkin saja" jawab Deva.
"Baik lah tuan aku akan pergi lagi,aku harus bekerja" ucap lisya.
ia berjalan sampai ambang pintu.
"tunggu" cegah Deva membuat lisya berhenti.
Deva berdiri dan mengeluarkan sebuah kartu lalu menyerahkan nya kepada lisya.
"Berhenti lh bekerja,gunakan ini se mau mu" ucap Deva seraya memberikan black card untuk lisya.
"tu tuan?,sa saya tidak mau terima" ucap lisya menggelengkan kepalanya.
"kau harus menerima nya,Ini adalah hak mu,lagi pula aku masih punya banyak kartu seperti ini" bantah Deva.
"tapi kita belum menikah tuan,ini blm hak saya" ucap lisya.
"sudah lah,terima saja apa susah nya sih,aku paling tidak suka di bantah dan di tolak" lalu Deva menyambar tangan lisya secara paksa dan menyerahkan black card itu.
"Ba baik lah tuan,saya permisi dulu" ucap lisya lalu Deva mengangguk.
"Apa iniii,belum saja menikah,dia sudah memberiku nafkah? astaga,aku tidak tau cara pakai nya lagi,ah iyaa,mungkin mba qila tau cara pake ini kali yahhh" batin lisya saat keluar kantor Deva.
sepeninggal nya lisya,leo lalu masuk ke ruangan Deva
"tadi siapa tuan?" tanya leo.
"Tunangan ku" jawab Deva datar membuat leo melotot kaget.
"tu tunangan tuan?! astaga ku kira itu bocil SMA tuan,maaf sekali,dia sangat kecil,bagaimana bisa nyonya Aira menjodohkan anda dengan nya?" kata Leo.
"kau tau Leo? bahkan umur nya hanya beda setahun dengan lili,dia lebih tua dari lili,umur nya baru 19 tahun" ucap Deva.
"pantas saja,wajah nya masih sangat lugu dan polos,Tapi ku akui pilihan nyonya Aira tidak salah,ia pasti pasangan terbaik untuk tuan" tutur leo
"Entah lah leo,aku masih tidak bisa melupakan vio"
"Seiring berjalannya waktu,anda pasti bisa melupakan nona vio,Karena saya yakin nona lisya bisa merubah rasa cinta anda kepada nona vio menjadi rasa cinta untuk nona lisya" jawab leo.
"aku juga berharap seperti itu,Aku tidak membenci lisya,tapi aku juga sebenarnya belum bisa menerima nya" tutur Deva.
__ADS_1
...Next ga nihhh? spam like vote sama komen Yuuuđź’—....