Ketika Di Sakiti

Ketika Di Sakiti
#40


__ADS_3

Azzam dan Azzura berangkat bulan madu ke Mekkah, sekalian mereka Umrah. Mereka belum sempat malam pertama, karena Azzam tidak tega melihat Azzura kelelahan.


Alex merengek minta ikut, tapi setelah Ibrahim memberitahukan Alex. Kalau Mama Azzura dan Papa Azzam, sedang membuat adik. Alex yang ingin memiliki adik, ia pun semangat dan mengijinkan mereka pergi bulan madu.


"Sih Ibrahim ternyata, bisa di andalkan." Kata Azzam dalam hati.


"Oia, mas Umi kasih ini. Katanya dari teman kamu, hadiah pernikahan kita. Dia tidak bisa datang." Azzura memberikan paper bag yang dari tadi mereka bawa, mereka sekarang berada di dalam pesawat.


"Coba Mas lihat." Azzam mengambil paper bag pemberian Azzura.


Azzam melihat ada dua kotak dan 1 amplop putih, ia mengambil amplop putih dan membuka isi suratnya.


*Jakarta, 19 Maret 2023


Assalamualaikum Mas Azzam... Ini aku Qilla adik dari Bang Rio, masih ingatkan?Pasti masihkan? Oia, hari ini Mas Azzam menikah ya. Selamat ya atas pernikahan kalian semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah dan cepat di beri momongan, maaf ya aku tidak bisa kesana. Tapi upz aku lupa aku kan tidak di undang, hehehe... Tapi tidak apa-apa, aku mengirimkan hadiah buat pernikahan Mas Azzam semoga kalian suka ya. Aku tau mas Azzam pasti bingung kenapa aku tau alamat Mas yang sekarang, itu tidak penting. Yang terpenting walau Mas Azzam sudah menikah dan Bang Rio sudah tiada, kita akan selalu menjadi saudara. Karena aku sudah menganggap Mas Azzam sebagai kakak kandung ku.


Sebenarnya aku ingin sekali bicara penting sama Mas, tapi kan waktu tidak mendukung. Jika Mas Azzam sudah membaca surat ini tolong hubungi aku. Dan untuk istrinya Mas Azzam please jangan cemburu sama aku, karena kami tidak memiliki hubungan yang spesial. Aku dan Mas Azzam seperti adik dan kakak.


Udah dulu ya, surat dari aku, ternyata menulis surat itu cape juga ya. Apa lagi menulis novel yang begitu banyak, hehehe... Sampai bertemu lagi, tapi harus sama sang istri ya. Bye-bye.


Waalaikumsalam...


Dari adik termanis


Qilla*

__ADS_1


Itu lah isi pesan dari Qilla. Azzam membuka kotak pelan-pelan, jerng...jerng... Ternyata sebuah jam limited edition, yang senang bukan Azzam melainkan Azzura.


"Masya Allah, cantiknya. Ini couple an ya. Mas." Azzura mengambil satu kotak lagi dan membukanya, lalu ia memakai jam tersebut.


"Mas, ini cantik banget." Azzura memperlihatkan pergelangan tangannya yang di hiasi jam pemberian Qilla.


"Iya, sayang." Azzam tersenyum, lalu memeluk Azzura. Azzam sangat senang sekarang ia bebas melakukan apapun dengan Azzura, karena mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri.


"Baru kali ini, aku di beri hadiah barang-barang mahal seperti ini Mas. Dulu waktu menjadi istri Mas Saka hanya sekali, ia memberikan berlian. Pas aku cek ke toko perhiasan, ternyata kalau berlian itu palsu. Baru ku sadari dia memberikan barang palsu, cintanya juga palsu. Tidak akan pernah tulus, aku juga baru sadari Mas Saka begitu pelit dan perhitungan. Apalagi Mami Sella, awalnya baik banget. Tapi lama-kelamaan beliau bersifat seperti monster begitu dengan Mas Saka, mereka berdua sangat mirip. Beda dengan Papi Revan, beliau sangat menyayangi seperti putrinya. Beliau akan selalu membela aku, jika aku di bully di hadapan Papi Revan. Kalau mengingat masa lalu emang sakit, tapi ini pelajaran buat ku. Agar aku harus menjadi istri yang kuat dan tidak gampang di tindas."


"Iya, sayang. Aku akan membelikan semua barang asli yang kamu mau, apapun itu. Aku akan memenuhinya, ini kartu atm. Semua gaji ku di kirim ke sana, gunakanlah kartu itu untuk kepentingan kamu. Sayang, aku tidak akan membatasi. Aku hanya ingin melihat kamu bahagia, jangan pernah mengingat masa lalu yang membuat mu terluka. Selalu ingatlah kebahagiaan mu ada di depan mata mu."


"Terimakasih, Mas. Sudah hadir di dalam hidup ku, kamu mau menerima kekurangan ku dan status ku. Padahal kamu adalah perjaka, belum di sentuh oleh siapapun, aku sangat beruntung menjadi istri mu. I Love you, my husband. Cup." Azzura mengecup pipi kirinya Azzam.


"Ish! Kamu sudah mulai menggoda ku, aku jadi tidak sabaran cepat sampai hotel." Azzam memeluk erat Azzura.


"Mas, aku ingin diantara kita tidak ada rahasia-rahasian. Kita harus jujur satu sama yang lain, jika ada masalah harus memberitahu dan mengerjakan sama-sama. Agar hubungan kita akan langgeng hingga akhir hayat. Apakah Mas Azzam bersedia apa yang aku minta ini, aku tidak minta banyak-banyak karena aku percaya dengan ketulusan cinta mu pada ku tidak akan berkhianat aku yakin itu."


"Sayang, apapun itu dengan izin Allah. Aku akan menuruti kemauan mu, tapi ingat jangan mubazir dan hanya di pakai sekali langsung buang."


"Alhamdulillah, kalau begitu. Aku lega mendengarnya, aku jadi semakin yakin. Kalau aku mencintaimu."


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, Vote dan komentarnya.....


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


_Selamat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444 H_


Taqoballahu minna wa minkum.. Shiyamana wa shiyamakum.. Kullu aamiin wa antum bii khoir...


Mohon maaf lahir batin, mohon maaf atas segala kekhilafan dan kesalahan kami. Semoga kita semua bisa bertemu kembali dengn bulan rimadhon aamiin...🤲🏻


Trianti dan Keluarga 🙏

__ADS_1


وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه


__ADS_2