Ketika Di Sakiti

Ketika Di Sakiti
#60


__ADS_3

Mami Sella menepati janjinya kepada Saka yaitu menemui Azzura, Saka sangat senang. Ia akan menemui Azzura dan ingin buat Azzura kembali lagi menjadi istrinya. Mami Sella mendatangi ruangan Ibrahim, agar Ibrahim mengizinkan Saka keluar sebentar.


Tok


Tok


Tok


"Assalamualaikum, Dokter Ibrahim." Mami Sella mengetuk pintu ruangan Ibrahim.


"Wa'alaikumsalam, masuk." Teriak Ibrahim dari dalam, lalu Mami Sella masuk kedalam ruangan Ibrahim.


"Ada apa Ibu kesini." Ibrahim masih saja jutek kepada Mami Sella, Ibrahim sangat tidak suka dengan prilaku Mami Sella.


Mami Sella menghela napas.


"Maaf, Dok. Kedatangan saya mengganggu kegiatan anda, saya kesini hanya meminta izin kepada anda. Agar mengizinkan anak saya, Saka. Keluar sebentar." Mami Sella menurunkan egonya, agar Ibrahim mau memberi izin Saka pergi keluar.


"Keluar untuk kepentingan apa?Saya akan mengizinkan bila alasannya itu masuk akal dan tidak mengganggu kesehatan anak ibu." Ibrahim menatap tajam Mami Sella.


"Begini, Nak. Saka ingin menemui anaknya, ia sangat kangen. Tapi ia tidak mau anaknya datang kerumah sakit, takut terkena virus." Mami Sella terpaksa bohong.

__ADS_1


"Oh, begitu. Kalau alasan seperti saya mengizinkan, tapi hanya sampai jam 2 siang. Karena nanti Saka akan menjalani kemoterapi pertama, agar sel dalam di tubuh Saka tidak menyebar cepat ke tubuh Saka."


"Baik, Dok. Terimakasih, saya pastikan jam 2 siang sudah sampai di sini."


Setelah mendapatkan izin dari Ibrahim, Lalu Mami Sella dan Saka berangkat ke Mansion milik Azzam dan Azzura. Selama perjalanan Saka begitu gugup, karena ia akan bertemu lagi dengan mantan istrinya.


Tak lama kemudian, Saka dan Mami Sella tiba di Mansion milik Azzam dan Azzura.


"Mami, yakin Azzura dan suaminya tinggal disini." Saka memastikan, karena ia begitu takjub dengan Mansion milik Azzam dan Azzura begitu besar dan luas. Beda dengan milik Papi Revan, Mansionnya tidak ada apa-apanya di bandingkan dengan milik Azzam. Mansion milik Azzam dan Azzura melebihi istana.


"Ck, dasar wanita matre. Ternyata dia ingin pisah dengan ku, karena Azzam memiliki semuanya. Malah melebihi kekayaan Papi. Tak di sangka, wanita yang terlihat lugu. Ternyata suka memoroti kekayaan laki-laki, tapi aku ngga akan menyerah. Aku akan merebut kamu kembali, perceraian kita itu tidak sah. Karena aku tidak merasa tandatangan." Kata Saka dalam hati, ia nampak kesal. Ternyata Azzam lebih segalanya dari dirinya, tapi dia tidak mau putus asa. Ia tetap akan memperjuangkan cintanya.


"Sangat yakin, Mi." Jawab Saka dengan penuh semangat, Mami Sella tidak curiga dengan rencana anaknya itu.


"Ya udah, yuk. Kita masuk." Mereka masuk harus memenuhi prosedur dari Azzam.


Azzam sangat menjaga Azzura, walau itu tamu mengaku keluarga Azzura. Tetap harus di periksa dan di selidiki, apa benar mereka keluarga Azzura atau hanya pura-pura. Yang ingin mencelakakan Azzura, maka dari itu Azzam melakukan pengawalan sangat ketat di Mansion.


"Mi, kenapa penjagaan ketat banget?kaya presiden aja." Keluh Saka, ia berbisik ke Mami Sella.


"Ya, emang begini prosedurnya. Azzam sangat menjaga Azzura, ia tidak mau Azzura kenapa-napa. Saking sayang dan cintanya Azzam kepada Azzura, maka ia seperti ini." Perkataan Mami Sella seakan menampar pipinya, karena dulu waktu Azzura menjadi istrinya. Saka tidak seperti ini, malah Saka terbilang cuek.

__ADS_1


"Sial, kalau begini bakalan susah melancarkan rencana ku. Azzam laki-laki terlalu lebay, cinta sih cinta. Tapi ngga kaya gini juga." Kata Saka dalam hati, ia nampak kesal. Dari tadi ia mengontrol emosi, agar tidak meluap. Karena ia sudah tidak sabaran ingin bertemu sang mantan istri.


.


.


.


.


.


.


.


Apakah Saka berhasil bertemu dengan Azzura? Penasaran? Tunggu selanjutnya...


Jangan lupa like, Vote dan Komentarnya ya...


See you... 😘😘😘🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2