Ketika Di Sakiti

Ketika Di Sakiti
#68


__ADS_3

Saka begitu terkejut mendengar berita meninggalnya Sonya, walau mereka sudah berpisah. Tapi Mereka berdua pernah menjalani rumah tangga.


"Mami apa benar Sonya meninggal?." Tanya Saka kepada Mami Sella.


"Iya, sayang. Dia meninggal abis melahirkan putrinya." Kata Mami Sella, ia juga merasa tidak percaya. Dulu ia dan Sonya sudah berbuat jahat kepada Azzura.


"Apakah ini hukumannya dari perbuatan jahatnya kepada Azzura?, Saka pun juga mendapatkan karmanya. Semoga Saka bisa di sembuhkan, kalau Saka tidak bisa di sembuhkan aku akan tidak sanggup. Aku akan menyalahkan diri ku sendiri, gara-gara aku Saka menjadi jahat." Ucap Mami Sella dalam hati, ia nampak sedih mengingat perbuatan jahatnya dulu terhadap Azzura.


"Aku harus melihatnya, mi. Walau bagaimanapun dia pernah menjadi istri ku, dia ibu dari Alex." Saka bangun dari tidurnya.


"Tapi, Nak. Kau masih keadaan lemah, kamu kan baru saja melakukan kemoterapi. Mami takut kamu kenapa-napa, Nak. Lagi pula Sonya sudah di makam kan."


"Alex bagaimana, Mi?."


"Alex biasa saja, mungkin dia belum mengerti. Malah dia kekeh mau ke rumah Azzura dan Azzam."


"Aku heran kenapa itu bocah lebih memilih Azzura dan Azzam, padahal mereka bukan orangtua kandungnya. Ibu kandungnya meninggal bukannya sedih atau bagaimana, malah memikirkan orang lain." Saka Kesal.


"Itu karena ulah kalian, karena Azzura dan Azzam memperlakukan Alex penuh kasih sayang. Mereka tidak perduli Alex anak dari orang yang menyakiti mereka."


Saka menunduk, ia sadar akan kesalahannya. Selama ini ia dan Sonya tidak peduli dengan Alex. Hingga Alex mencari kasih sayang dari orang lain, Saka sangat menyesal. Nasi udah menjadi bubur, tidak bisa kembali lagi. Hanya dengan meratapi kesalahan.


"Iya, mi. Aku mengakui kesalahan ku ini, aku sangat menyesal tidak peduli pada Alex."


"Ini semua tidak bisa akan kembali, yang penting saat ini kamu harus sembuh dan buktikan pada Alex kalau kamu adalah ayah yang baik."


"Iya, mi."


Keesokan harinya, Qilla dan Pengacara Darel datang ke rumah sakit. Mereka ingin melihat bayi Sonya.

__ADS_1


Pintu di buka,


Andy sedang tidur di sofa.


"Andy yang menjaga Qianara." Kata Pengacara Darel. Qilla mendekati bayi Sonya di tabung inkubator.


"Assalamualaikum anak cantik, maafkan Mama baru datang. Mama harus mengurus pemakaman dan pengajian Mommy Sonya." Qilla menatap bayi mungil yang di dalam tabung inkubator.


Pengacara Darel merangkul Qilla, air mata Qilla menetes.


"Kamu jangan bersedih, kalau kamu sedih dia akan ikut sedih."


"Iya, Mas." Qilla menghapus air mata yang sudah membasahi kedua pipinya.


"Sayang, Papa sangat yakin kamu anak yang kuat. Papa dan Mama selalu mendoakan kamu agar cepat sembuh, agar kita bisa berkumpul. Dan melihat Kami nikah."


Andy merasa terusik suara-suara dari Pengacara Darel dan Qilla, ia pun terbangun.


"Terimakasih, ya. Di, salam buat bos mu." Pengacara Darel menjabat tangan Andy.


"Sama-sama, nanti saya akan kasih tau bos. Ya udah saya balik dulu, gerah banget nih."


"Sip, Sekali terimakasih ya di."


Andy menunjukkan dua jempolnya, lalu ia pergi meninggalkan dua insan.


"Sayang, kamu di sini dulu. Ya, aku mau membeli sarapan buat kita." Pengacara Darel meletakkan kursi di dekat tabung inkubator.


"Iya, Mas. Terimakasih ya, kamu selalu ada di sisi ku. Entah aku bagaimana kalau tidak ada kamu."

__ADS_1


"Sstt... Kamu jangan bicara begitu, justru aku yang berterimakasih. Karena akhirnya kamu mau menjadi calon istri ku dan calon ibu dari anak-anak ku." Pengacara Darel mengelus rambut Qilla.


Qilla memeluk erat pengacara Darel, pengacara Darel tersenyum dan mengelus rambut Qilla.


"Sudah, jangan bersedih terlalu lama. Kasihan nanti Dedenya melihat Mamanya nangis terus, nanti Dia ikut bersedih. Tersenyum lah, mulai saat ini kamu adalah Mamanya. Kamu harus semangat dan jalani ini semua dengan tersenyum."


"Iya, Mas."


.


.


.


.


.


.


.


.


Assalamualaikum teman-teman semua, aku butuh bantuan kalian semua. Fb aku di hack, ada yang bisa kembalikan Fb aku... Soalnya login buat nulis novel pake e-mail Fb...


😭😭😭😭😭 aku mohon bantu aku kembalikan Fb aku...


Nama Fb aku Akasma Lareina...

__ADS_1



☝️☝️☝️☝️foto profilnya... tolong ya bantu aku, genting banget soalnya...


__ADS_2