
Saka keluar dari Mansion, lalu ia melajukan mobilnya ke Mansion milik Sonya. Ia tidak memperdulikan bekas cu**ngan di lehernya. Ia sangat marah dengan Sonya yang telah berani menipunya.
Wanita yang terlihat lemah lembut, ternyata dia licik seperti iblis betina. Saka sangat kecewa dengan Sonya, ia menyesali kenapa dia lebih memilih wanita yang sangat licik.
Sepanjang perjalanan Saka menangis menyesali perbuatannya dengan Azzura, wanita yang sudah menemani ia dari nol. Hingga ia menjadi sukses, wanita yang dulunya cantik. Hanya dia berpenampilan kucel, ia menjadi membencinya. Bahkan untuk melihatnya jijik dan ifill, wajar bila seorang istri itu berpenampilan kucel. Itu karena suami yang tidak peduli istri, jika ingin istri tetap terlihat cantik. Berikan modal untuk perawatan, Azzura itu mana sempat untuk merawat diri. Karena dia selalu di sibuk kan permintaan Mami Sella dan Mami Sella juga tidak mengizinkan Azzura pergi kemana-mana kecuali kepasar atau pengajian, selebihnya tidak. Hingga wajah Azzura menjadi kusam dan tidak terawat, perawatan wajahnya abis. Mami Sella tidak pernah mengizinkan Azzura membelinya, kalau Azzura itu sudah menjadi istri Saka. Ngapain harus perawatan, disangkanya Azzura itu genit untuk menggoda pria lain. Mami Sella dulu selalu bersangka buruk kepada Azzura, padahal itu wajar seorang istri mempercantik diri hanya untuk suaminya. Tapi beda pikiran Mami Sella.
Tiba di Mansion, Saka langsung menghampiri Sonya yang berada di kamar. Saka membuka kasar pintu kamar.
Gubrak
"Sayang, kamu apa-apaan sih membuka pintu sekasar itu." Sonya kaget dan agak kesal dengan kelakuan Saka.
"Kamu yang sudah menipu ku untuk menandatangani surat ceraikan?Jawab yang jujur." Saka menatap tajam Sonya.
"Emang kenapa, hm?." Sonya tidak kalah menatap tajam Saka.
Saka menampar pipi Sonya.
Ppllaakk
"Kurang ajar, kau sudah menipu ku." Saka mencekik Sonya.
Sonya kesulitan bernafas.
"Le-lepaskan a-aku."
Bug
__ADS_1
Saka di pukul Qilla yang tiba-tiba datang.
"Loe itu yang tidak tau di untung... Bug... Bug... Pria pecundang... Bug... Bug... Rasakan ini." Qilla membabi buta memukul Saka.
"Qilla sudah hentikan." Sonya memegang tangan Qilla.
"Lihat dia udah lemas, gue ngga mau loe nanti kena hukuman."
"Gue ngga peduli, saudara gue di perlakukan seperti ini."
"Qilla..." Sonya meneteskan air mata.
"Bangun loe." Qilla menendang tubuh Saka yang lemas.
"Ciuh, kalian para wanita sok suci." Saka membuang air liur.
"Oh my God, apa yang kau lakukan di luar sana. Hah." Sonya menarik kemeja Saka.
"Dia ini sudah lama melakukan perbuatan bej@t, kamu tau kan kenapa Mansion ini banyak yang keluar dari pekerjaan. Itu karena sih pria ini sudah melecehkan mereka semua, bahkan ada yang hamil dan ada yang bunuh diri. Dia juga bahkan mau melecehkan gue, tapi untung gue kagak suka dengan pria brengs*k seperti dia." Qilla menceritakan semua kejahatan Saka.
Bug
Bug
Bug
Sonya memukul Saka.
__ADS_1
"Pria ngga tau di untung, pria brengs*k. Sudah gue menampung loe, malah kurang ajar. Mulai hari ini loe bukan siapa-siapa lagi bagi gue, pergi loe dari Mansion dan jangan pernah kembali."
Sonya mengambil koper milik Saka, lalu memasukkan pakaian Saka ke dalam koper.
"Ini barang loe, waktu pertama kali datang kesini dan selebihnya itu barang yang gue beli buat loe akan gue buang atau gue bakar. Untuk Saham untung gue belum mengurusnya, gue akan mengharamkan loe datang ke Mansion ini atau ke perusahaan gue. Besok gue akan mengurus perceraian kita." Sonya melempar koper milik Saka.
Qilla memanggil satpam dan bodyguard untuk membawa Saka keluar.
Saka di usir oleh Sonya tanpa membawa kendaraan, semua kendaraan itu pemberian Sonya. Tapi Sonya masih berbaik hati Saka di dompet Saka ada atm, isinya hanya 10 juta saja.
Sonya memeluk Qilla dan meminta maaf akan perbuatannya selama ini, Qilla tidak dendam dengan Sonya. Qilla tau Sonya seperti itu karena bisikkan Saka yang membuat Sonya terlihat kejam.
"Gue sudah memaafkan loe jauh dari sebelum kejadian ini, gue tau kok. Kenapa loe seperti ini, lebih baik kita awali kehidupan dengan lebih baik lagi. Kita harus banyak lebih dekat dengan Allah, selama ini kan loe jauh dari Allah." Qilla mengelus punggung Sonya.
.
.
.
.
.
.
🙏🙏🙏🙏 Maaf banget, pasti up datanya agak berantakan, karena ada gagal review. Ada yang mengandung dewasanya. Ini sedang dalam perbaiki.
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mendukung novel ini...