Keyra, Miss Sepatu Roda

Keyra, Miss Sepatu Roda
Keyra 10


__ADS_3

Bella pun masih menceritakan semuanya pada Keyra tentang perjuangan Aldi untuk mendapatkannya.


"Meskipun sekarang dia masih sering menggoda cewek-cewek, tapi aku percaya sama dia. Aku lihat sekarang dia banyak berubah dibanding dulu," Bella mengakhiri ceritanya.


"Sorry ya Bella. Selama ini aku salah menilai Aldi. Aku taunya dia benar-benar playboy sampai sekarang. Dan sorry atas perkataan ku tadi," sesal Keyra


"Oke, Nggak papa kok. Itu sudah biasa," Bella tersenyum


Merekapun segera keluar dari toilet. Akhirnya Keyra tau tentang Aldi yang sebenarnya.


Waktu menunjukkan pukul 22.30 WIB.


Pengunjung semakin ramai. Aldi, Bagas, dan Bella turun di tengah-tengah pengunjung. Sementara Keyra, Reyo, Nico dan Anji hanya melihat mereka dari jauh.


"Kalian nggak turun?" tanya Keyra


"Tadi udah waktu kamu ke toilet," kata Anji


"Lagian ke toilet aja lama banget," ketus Reyo


"Minum dulu jus jeruknya, Key," kata Anji


"Jus jeruk?" Keyra menatap minuman yang ada di meja.


'Kenapa cuma aku yang minumnya jus jeruk' pikir Keyra


"Aku coba anggur ya," kata Keyra


"Jangan Keyra. Kamu nggak boleh minum anggur," kata Nico


"Kalo kamu minum itu, kamu bisa mabuk," jelas Anji


"Dikit aja. Kalian minum banyak kok nggak mabuk?"


"Dasar cewek bodoh," Reyo cuek


"Jangan sekali-kali kamu ngatain aku bodoh lagi ya!" Keyra sedikit kesal.


Keyra pun pergi menyusul Bagas, Aldi, dan Bella.


"Keyra kamu mau kemana?" tanya Anji


"Nyusul mereka!" teriak Keyra dari jauh


"Biarin aja dia. Kita awasi dari sini," kata Reyo


Keyra pun berada di tengah-tengah para pengunjung yang asyik menari dengan musik keras itu.


Hampir setengah jam Keyra lewati, tetapi tiba-tiba dia sedikit pusing.


"Keyra kamu kenapa?" suara Bagas keras


"Mabuk??" lanjut Bagas


"Lama-lama liat lampu disko ini, aku agak pusing, Gas," Keyra mulai memegang kepalanya.


Keyra pun berusaha menjauh dari tempat itu.


Tapi sebelum sampai di tempat Reyo, Nico, dan Anji, Keyra pingsan dan mengenai pelayan yang membawa minuman.


Baju Keyra pun basah. Bagas, Aldi, dan Bella langsung menghampiri Keyra.

__ADS_1


Sementara Reyo, Nico, dan Anji yang menyadari itu juga langsung menghampiri mereka.


"Reyo, cepat angkat Keyra. Kita pulang sekarang," kata Anji


"Apa! Aku??"


"Cepat Rey. Nggak usah banyak omong," Nico ketus


Reyo pun mengangkat Keyra sampai ke dalam mobil. Dan merekapun pulang.


"Dia udah sadar belum, Bell?" tanya Anji pada


Bella yang kebetulan ikut mereka.


"Belum."


"Dia tadi kenapa, Gas?" tanya Nico


"Dia bilang kepalanya pusing karena lama-lama liat lampu disko," kata Bagas


"Dasar cewek bodoh," kata Reyo ketus


"Udah malam banget. Mending Keyra nginep di rumah Reyo yang agak dekat dari sini. Nanti aku hubungin ayahnya," kata Anji


"Nginep di rumah aku? Jangan ngaco kamu, Anji," Reyo kesal


"Reyo, ini udah malem banget. Mana mungkin kita anterin dia sejauh itu. Lagian dia belum sadar sampai sekarang. Kita bisa hubungin dokter pribadi kamu untuk memeriksanya," tegas Anji


"Anji benar, Rey," kata Nico


"Kenapa nggak nginep di rumahnya Bella. Mumpung dia di sini," kata Reyo


...❤...


Pagi hari pukul 09.00 WIB, Keyra terbangun dari tidurnya. Dia bingung dengan ruangan asing yang dilihatnya.


'Dimana aku??' pikirnya.


Dia kaget melihat pakaiannya berubah menjadi piyama cowok.


'Siapa yang mengganti pakaianku? Enggak! Ini nggak mungkin terjadi padaku lagi!' Keyra pun histeris.


Dia langsung mengambil ponselnya. Sambil terisak, dia menghubungi Kevin.


Keyra keluar dari kamar. Dia menyusuri ruangan yang tertata rapi. Rumah ini begitu besar. Dia pun segera menuruni tangga.


Dilihatnya O-I-S sedang ngobrol di ruang tengah. Dengan wajah yang penuh air mata, Keyra langsung menghampiri mereka.


"Keyra, kamu udah bangun?" Bagas langsung berdiri diikuti lainnya.


"Apa yang kalian lakukan padaku?" tanya Keyra penuh amarah.


"Maksud kamu?" Anji tak mengerti


"Jawab aja. Apa yang kalian lakukan padaku!" teriak Keyra


"Tenang dulu, Key. Kita bisa jelasin. Memang kamu semalem nginep di rumah Reyo. Kita...." kata-kata Bagas terpotong.


"O, jadi kamu," Keyra menghampiri Reyo dan Plaakk...


Keyra menampar Reyo.

__ADS_1


Reyo terdiam.


"Keyra, ini nggak seperti yang kamu bayangkan," jelas Anji


"Keyra," tiba-tiba Kevin datang dengan Tania


Keyra langsung memeluk Kevin.


"Apa yang terjadi?" tanya Tania pada O-I-S


"Tania, mending kita duduk dulu. Kita akan jelasin semua," kata Nico


"Kalo kalian macam-macam sama Keyra, kalian akan berurusan denganku!" Kevin terlihat marah.


"Sekarang jelasin semuanya," kata Tania


"Nggak perlu Tania! Mending kita pergi dari sini!" bentak Kevin


"Tapi mereka belum jelasin semua, kak? Tania yakin mereka tak melakukan hal yang buruk pada Keyra."


"Aku tau kamu pernah bergabung dengan mereka. Pantes aja kamu membela mereka yang sudah membuat nangis Keyra."


"Tapi kak..."


"Pagi semuanya," tiba-tiba Sarah datang.


"Ada apa ini? Tania? Wow kamu terlihat lebih cantik," Sarah menghampiri Tania dan memeluknya.


"Kamu juga terlihat lebih dewasa Sarah," Tania tersenyum


"Keyra udah bangun?" tanya Sarah pada Keyra.


"Kamu siapa?" tanya Keyra yang masih memeluk Kevin.


"O iya. Aku Sarah. Kemarin aku temenin kamu tidur di sini. Aku belum sempat kenalan sama kamu. Kamu tidurnya pulas banget sih," jelas Sarah


"Sarah mending kamu jelasin semua pada mereka," kata Aldi


"Maksud kamu? Oh itu..." kata Sarah yang seolah paham atas kejadian hari ini.


"Katanya kemarin Keyra pingsan waktu ke diskotik," lanjutnya


"Apa!! Kalian mengajak Keyra ke diskotik??" Kevin semakin kesal.


”Tenang saja. Ini nggak seperti yang kamu pikirkan. Mereka menjaga Keyra dengan baik. Hanya Keyra saja yang pusing karena kelamaan berada di ruangan yang penuh lampu disco. Akhirnya dia pingsan," jelas Sarah.


Keyra pun ingat kejadian itu.


"Karena tak kunjung sadar, akhirnya mereka membawa Keyra ke rumah Reyo yang letaknya agak dekat dengan cafe itu dan memanggil dokter pribadinya," lanjutnya


"Kenapa kalian tak langsung mengantar Keyra pulang?" tanya Tania


"Rumah dia terlalu jauh. Takutnya di perjalanan pulang terjadi apa-apa sama Keyra. Akhirnya kita memutuskan agar dia istirahat di sini. Kami juga sudah menghubungi ayahnya," jelas Anji


"Siapa yang mengganti pakaianku. Dan dimana pakaianku sekarang," tanya Keyra ketus


"Akhirnya Anji memintaku untuk menemanimu. Aku yang mengganti bajumu karena terlalu basah tertimpa minuman," lanjut Sarah


"Tapi maaf yang kamu pakai adalah piyama Reyo, karena Anji lupa menyuruhku untuk membawakan pakaian untukmu."


"Tapi jangan khawatir, Reyo nggak mungkin melakukan apa-apa (Reyo melotot). Aku kemarin menemanimu. Tapi pagi-pagi aku harus pulang. Waktu kembali ke sini ternyata kamu sudah bangun," kata Sarah.

__ADS_1


__ADS_2