
Pagi hari yang agak mendung karena matahari tertutup awan, membuat Keyra enggan bangun dari tidurnya.
Selimut tebal bergambar hello kitty ditariknya kembali hingga menutupi seluruh tubuhnya.
"Kamu nggak ke kampus Key?" tanya Deru tiba-tiba masuk ke dalam kamar Keyra.
"Libur yah," kata Keyra masih dalam selimut.
"Kok kelihatannya libur terus. Emang nggak ada dosennya?"
"Dosen Keyra tuh sibuk ke luar negeri yah jadi libur deh kuliah Keyra. Sekarang sama lusa," kata Keyra
"Meskipun libur jangan tidur melulu. Ayo bangun dan segera mandi," Deru menarik selimut Keyra.
"Iya iya yah."
Hari ini dihabiskan Keyra untuk membantu ayahnya di kedai teh. Pengunjung lumayan ramai hari ini. Hingga siang hari pun masih ramai.
Menjelang sore, Keyra bergegas pulang ke rumah. Badan yang terasa lengket karena membantu ayahnya di kedai teh hingga sore hari, membuat Keyra ingin cepat mandi.
'Segarnya...'
Selesai mandi Keyra mengambil handphone nya. Keyra melotot ketika melihat 50 panggilan tak terjawab.
'Dasar Reyo'
Keyra pun menelfon Reyo.
"Hallo."
"Kenapa baru angkat? Kemana aja kamu!!"
"Ya ampun Reyo, aku tuh baru selesai mandi."
"Alasan aja."
"Kamu nggak percaya sama aku?? Kalo tadi aku angkat telfonnya, terus body aku yang seksi ini terlihat kamu donk," jawab Keyra asal
"Seksi dari mananya."
"Meskipun nggak seksi kamu juga suka kan."
Tok tok tok... tiba-tiba pintu kamar Keyra ada yang mengetuk.
"Ayah sudah pulang??" tanya Keyra
Cekrek... pintu kamar terbuka.
Keyra menoleh.
Dan...
"AAAA...." teriak Keyra
"Mana yang seksi? Aku pengen lihat," kata Reyo terkekeh
"Enggak!!! Keluar Rey!!!" Keyra terlihat histeris karena dia cuma memakai handuk dan belum ganti baju selesai mandi tadi.
Reyo pun mendekati Keyra. Keyra melangkah mundur. Reyo semakin mendekati Keyra.
"Stop!!" kata Keyra dengan memajukan satu tangannya.Tangan satunya memegang handuk tentunya. (takut melorot, hehe)
"Aku akan teriak nih," lanjut Keyra
"Teriak aja!"
"Reyo pliiis!!"
Reyo dengan cepat menarik tangan Keyra dan melingkarkan tangannya ke pinggang Keyra. Diciumnya bibir Keyra dengan lembut.
Keyra berusaha mendorong dada bidang Reyo. Tapi Reyo semakin mempererat pelukan itu.
"Rey," kata Keyra lirih
Reyo memperdalam ciuman itu. Semakin dalam. Semakin dalam.
Dan...
Deg...
Deg...
__ADS_1
Deg...
"Cepat ganti baju!! Kita makan malam!!" kata Reyo akhirnya dan meninggalkan Keyra yang masih berdiri mematung.
Di meja makan
Reyo dan Deru terlihat asyik mengobrol. Entah apa yang jadi bahan pembicaraan diantara mereka. Senyuman-senyuman lebar terlihat jelas di wajah mereka berdua.
Tiba-tiba Keyra datang dengan pakaian rapi dan tas selempang kecil melingkar di tubuhnya, tidak lupa memakai sepatu roda kesayangannya.
"Yuk," ajak Keyra
"Mau kemana Keyra?" tanya Deru
"Bukannya kamu tadi mengajakku makan malam?" tanya Keyra pada Reyo tanpa menjawab pertanyaan sang ayah.
"Iya. Nih aku bawakan martabak telor. Kita makan malam di rumah."
"Hah," Keyra melongo
"Yuk kita makan sama-sama," ajak Deru
'Huh. Nggak tau apa aku sudah dandan cantik begini. Sebel deh sama Reyo!!' pikir Keyra
"Yuk," kata Reyo semangat
"Puas kamu!!" kata Keyra lirih sambil menyikut lengan Reyo. Senyum Reyo pun mengembang.
Akhirnya malam ini dihabiskan mereka dengan menyantap martabak telor. Hingga habis tak tersisa.
...❤...
Keesokan harinya.
Keyra ke kampus di jemput O-I-S.
"Nanti pulang telfon kita ya," kata Anji setelah sampai kampus.
"Kalian langsung cabut nih?" tanya Keyra
"Kita ada urusan mendadak," kata Nico
"Kalo gitu nanti nggak usah dijemput. Aku mau bareng Tania."
"Dukun jaelangkung loe," Aldi tersenyum simpul
"Datang dijemput, pulang sendiri!!" kata Keyra membanting pintu mobil.
"Sensitif banget tuh cewek," kata Bagas yang kemudian melajukan mobilnya setelah Keyra memasuki kampus.
Selesai mata kuliah siang, Keyra berniat mengajak Tania jalan-jalan ke mall.
"Tania jalan ke mall yuk, bosen nih," ajak Keyra pada Tania
"Sorry Key, hari ini aku nggak bisa. Mau ngantar pesanan kue," kata Tania
"Ow. Oke deh kalo gitu. Aku jalan sendiri aja."
"O-I-S?"
"Mereka akhir-akhir ini juga sibuk."
"Iya juga sih. Beneran kamu nggak papa sendiri?"
"Oke. Nggak papa."
Mall
Siang itu Keyra menghabiskan waktu di mall. Meskipun sendirian tapi Keyra merasa senang dan enjoy. Mall tampak ramai meski bukan hari weekend.
Keyra menelusuri mall. Dengan sepatu rodanya, dia menjadi pusat perhatian. Tiba-tiba...
GUBRAK......
Keyra tak sengaja menabrak seorang ibu-ibu. Belanjaan ibu-ibu itu berserakan. Keyra segera mengambil barang-barang milik ibu itu.
"Maaf Bu aku nggak sengaja," kata Keyra lirih
"Eh mbak kalo mau main sepatu roda jangan di mall. Ramai mbak. Untung tulang saya nggak patah kamu tabrak. Emang situ mampu bayar kalo saya patah tulang!!!" omel ibu itu.
"Maaf bu," Keyra tertunduk
__ADS_1
Ibu itu segera pergi dari hadapan Keyra.
'Aduh kenapa jadi begini sih. Gara-gara semua mata tertuju padaku. Jadi salting kan aku. Jadi terpeleset deh. Huh sial!!'
"Kamu nggak papa?" tiba-tiba muncul seseorang.
Keyra pun berbalik.
"Evans???"
"Keyra? Apa kabar? Kamu sendirian?"
"Aku baik. Iya nih aku sendiri, kamu sama siapa?" Keyra terlihat celingukan.
"Aku juga sendirian. O-I-S mana?"
"Mereka lagi sibuk."
"Oh. Gimana kalo aku temenin kamu jalan-jalan?"
"Em... Boleh," kata Keyra yang terlihat senang karena ada yang menemani.
"Kamu belum makan kan? Yuk kita makan dulu," ajak Evans akhirnya.
Evans mengajak Keyra di salah satu kedai food court dengan menu korean teriyaki.
"E.. Vans, makasih ya kamu menemaniku hari ini," kata Keyra selesai makan.
"Iya nggak papa kok Key. Mau nambah lagi makannya?"
"Enggak, enggak. Ini aja sudah kenyang."
"Em. Habis ini mau kemana lagi?" tanya Evans semangat.
"Aku mau pulang Vans. Sudah sore juga."
"Ya sudah aku antar kamu ya."
"Nggak usah. Aku bisa pulang sendiri."
"Nggak papa yuk," Evans menggandeng tangan Keyra.
"Eh."
'Kok jadi kepikiran sama Reyo. Kemana tuh anak. Nelfon aja enggak. Huh!' Keyra jadi bengong sendiri dalam gandengan Evans.
Tit.. Tit.. Tit..
Sampai pintu keluar mall, handphone Keyra berdering tiba-tiba. Keyra tak sengaja langsung melepaskan gandengan Evans.
"Sorry aku angkat telfon dulu," kata Keyra menjauh dari Evans.
"Kemana kamu??" tanya Reyo setelah Keyra mengangkat telfon.
"Aku ke mall Rey."
"Sama siapa?"
"Sendiri. Tadi Tania nggak bisa ikut karena mengantar pesanan kue..."
"Oh."
'Cuma gitu doank?? Nggak ada niatan jemput aku?' pikir Keyra
"Em kamu nggak jemput aku?" tanya Keyra
"Buat apa jemput. Tadi kamu udah bilang mau pulang sendiri," jawab Reyo enteng
"Iihhh... ya udah aku mau pulang. Jangan telfon lagi!!" Keyra kesal
Tut.. tut..
Keyra menghampiri Evans.
"Lagi berantem ma Reyo?" tanya Evans yang mengetahui Keyra cemberut.
"Evans tolong antar aku pulang!!"
(Eh seenaknya sendiri Keyra😏)
"Siap," kata Evans penuh senyum.
__ADS_1
...❤...