
Kampus
Di ruang kelas, terlihat Keyra dan Tania asyik mengobrol. Dosen belum juga datang. Hari ini mata kuliah gambar bentuk.
Bangku kelas sudah tersusun melingkar. Di tengah-tengah terpasang meja yang akan dijadikan tempat untuk objek menggambar.
"Selamat pagi anak-anak," kata dosen tiba-tiba.
"Pagi pak."
"Maaf agak terlambat. Hari ini bapak ada acara."
"Libur donk pak," sahut mahasiswa lainnya.
"Enak saja kamu. Hari ini tetap ada tugas dan nanti dikumpulkan."
"Gambar apa pak tugasnya?"
"E... Kalian tunggu sebentar," dosen keluar kelas
"Ditanya malah keluar," kata mahasiswa lain
Beberapa detik kemudian.
"Ini dia modelnya," kata dosen
"Aldi!!!" kata Keyra dan Tania bersamaan.
"Bukannya dia salah satu genk O-I-S," kata mahasiswa lain.
"Maaf pak, ini bukannya mata kuliah gambar bentuk?" tanya mahasiswa lainnya.
"Oh iya pak. Gambar model kan mata kuliah anak seni rupa pak," yang lain menambahkan.
"Ah nggak papa. Kalian kan juga anak seni."
"Kamu tolong bantu anak-anak ya. Sekalian awasi kalo ada yang kabur tanpa mengerjakan tugas," kata dosen pada Aldi.
"Siap bos," kata Aldi
Dosen langsung keluar kelas meninggalkan anak didiknya.
Aldi pun berjalan dan duduk di tengah-tengah mahasiswa. Aldi sengaja menghadap ke arah Keyra dan Tania. Senyuman yang sedikit angkuh menghiasi bibirnya.
"Sok loe," kata Keyra lirih tapi masih terdengar Aldi.
"Maaf mas..."
"Mas??"
"Masa saya panggil mbak."
"Ada apa lagi!" kata Aldi ketus
"Kita mau geser tempat duduk dulu, nanti mas agak ke belakang," kata mahasiswa yang duduknya di belakang Aldi.
"Untuk apa geser!!"
"Ya masa mereka menggambar pantat loe," Keyra menambahkan.
"Hahahaha," semua tertawa
"Diam!!"
'Sialan! Keyra mempermalukan gue di depan mereka. Awas aja nanti,' pikir Aldi
Aldi pun berdiri. Mahasiswa yang tidak kelihatan Aldi, segera menggeser tempat duduknya.
Setelah semuanya selesai, mereka segera kembali di tempat masing-masing.
"Oke semuanya. Sekarang kerjakan apa yang diperintahkan dosen kalian. Cepat!"
"Galak amat," kata Keyra lirih
"Kalo kamu tidak mau ikut mata kuliah ini. Silahkan keluar!!!"
__ADS_1
"Iya ikut," kata Keyra setengah kaget.
"Kalian berdua (menunjuk Keyra dan Tania) bisa lebih cepat mengerjakannya?" Aldi terlihat meledek Keyra dan Tania.
Keyra dan Tania saling berpandangan. Senyum merekah terlihat jelas di bibir mereka.
"Bisa," kata Keyra dan Tania bersamaan
"Jangan banyak ngomong mas. Nanti yang lainnya sulit melukis masnya," kata lainnya.
'Mampus loe Al,' pikir Keyra
Jam mata kuliah pun berakhir. Semua keluar kelas dengan mengumpulkan tugas mereka masing-masing.
'Keren-keren juga lukisan mereka,' pikir Aldi
Tugas mahasiswa-mahasiswa itu sudah terkumpul dan mereka meninggalkan kelas, kecuali Keyra dan Tania yang masih berada di dalam kelas.
"Keyra, Tania mana tugas kalian!!" kata Aldi
"Sebentar deh Al, kita mau bawa dulu. Nanti kita titipkan ke ruang dosen, ya," kata Keyra
"Tidak bisa. Kumpulkan sekarang ke gue," Aldi merasa penasaran.
"Bentar aja Al, ya," Tania ikut merayu
"Tidak bisa ya tidak bisa. Sini!!"
Keyra dan Tania pun menyerahkan tugas mereka ke Aldi.
"Nih pak dosen," kata Keyra dan Tania bersamaan.
Aldi terlihat terkejut melihat karya keduanya. Keyra melukis Reyo dalam tugasnya. Sedangkan Tania melukis Nico dalam tugasnya.
"Kalian janjian, hah!!"
"Enggak. Emang itu yang ada dalam pikiran kita bukan loe," kata Keyra tertawa
"Awas loe, Keyra."
Aldi segera merapikan tugas mahasiswa lainnya dan segera menyusul Keyra dan Tania.
BBRRAAAKKK!!!!
Pintu base camp terbuka lebar. Reyo, Nico, Anji dan Bagas terkejut. Terlebih lagi Bagas.
"Sarap loe Keyra!!!" kata Bagas
"Tolong, tolong, tolong," Keyra mendekati Reyo
Tania yang mengikuti Keyra pun ngos-ngosan. Keyra enak mengenakan sepatu roda, sedangkan Tania?
Nico segera mendekati kekasihnya itu dan mengambilkan air minum yang dibawanya.
"Kalian ini benar-benar ya," kata Bagas
"Rey, tolong," Keyra memejamkan matanya ketika Aldi datang.
"Reyo, cewek loe itu benar-benar tengil ya!!" kata Aldi yang ikut ngos-ngosan.
"Apa gue bilang. Bener kan kata gue," kata Bagas mengikuti gaya bicara Aldi.
Akhirnya Keyra bercerita panjang lebar mulai ketemu Aldi di kelas sampai saat ini.
"Lagian loe Al, ngapain loe mau diajak ke kelas ma tu dosen?" tanya Bagas
"Ya gue nggak tau. Pas gue lewat di depannya, tau-tau dia narik gue. Pas juga banyak cewek cantik yang liatin gue, masa gue harus dorong dosen tuh," kata Aldi
"Ngomong-ngomong, sekarang tugas anak-anak mana?" tanya Keyra
"Astaga," Aldi teringat sesuatu
"Aldi jangan macam-macam ya," tuding Tania
Aldi pun langsung keluar base camp. Keyra dan yang lainnya mengikuti Aldi.
__ADS_1
Sesampainya di sekitar mading, terlihat mahasiswa begitu ramai dan bergerombol.
Aldi melihat tugas yang diberikan dosen itu ditempel di mading.
Aldi segera menghampirinya.
"Siapa suruh lukisan ini di tempel di sini!!!" bentak Aldi
"Maaf kak. Tadi kata pak bon disuruh tempel di mading gitu. Kita juga berpikir, lukisan sebanyak ini tidak mungkin kalo semuanya masuk mading kampus," kata ketua mading.
"Ya sudah kalian semua bubar!!"
Mereka semua bubar.
"Keyra, Tania, bantu copot itu semua!" kata Aldi
"Iya iya Al."
"Kita tunggu kalian di mobil," kata Aldi
Setelah semuanya selesai, Keyra dan Tania menyerahkan ke ruang dosen. Dan mereka kembali ke mobil bersama O-I-S.
"Aku nanti nggak ke distro ya. Banyak kerjaan di rumah," kata Tania di dalam perjalanan.
"Oh iya Tania, besok kamu ikut acara pembukaan Golden Group kan?" tanya Nico
"Golden Group?"
"Oh iya sampai lupa. Besok malam mereka mengundang kita ke acaranya," kata Bagas
"Em, memang kalian juga mengajak Sarah dan Bella?" tanya Tania
"Pasti donk. Si cewek tengil ini juga," ledek Aldi pada Keyra
"Eh."
Keyra tampak berpikir. Tania yang duduk di sebelahnya seakan paham apa yang dipikirkan sahabatnya itu.
"Kamu mau ikut kan Keyra?" tanya Tania pelan
"Nggak tau Tania, aku..."
"Kan udah nggak ada Jack," Bagas yang keceplosan langsung menutup mulutnya.
Reyo menatap tajam Bagas.
"Tenang aja Keyra, kan ada kita," kata Nico
"Udah ikut aja," kata Bagas
"Kalo Keyra nggak ikut ya di rumah aja," kata Reyo akhirnya.
"Biar aku sama yang lainnya," lanjut Reyo
Keyra melotot.
"Apa maksud kamu?" tanya Keyra mendorong kursi depan yang diduduki Reyo.
"Kalo kamu nggak mau ikut. Aku sama yang lain!" tegas Reyo
"Kamu punya cewek lain selain aku, hah!!"
"Perang Dunia nih," kata Aldi lirih tapi masih terdengar yang lainnya.
"Ayo cepat jawab!!"
"Berisik Key!!" kata Bagas
"Reyo!!"
"Ikut nggak!!"
"Iya!!"
'Ih memang nyebelin'
__ADS_1