Keyra, Miss Sepatu Roda

Keyra, Miss Sepatu Roda
Keyra 13


__ADS_3

Setelah itu Keyra bergabung dengan O-I-S.


"Seneng punya kenalan baru!" kata Reyo yang dari tadi terlihat tengah memperhatikan Keyra dari jauh.


"Apa maksud kamu?" tanya Keyra


"Nggak usah pura-pura!"


"Reyo jangan mulai lagi deh. Aku nggak ingin bertengkar."


"Dia itu cemburu sama cowok yang kenalan sama loe tadi," kata Aldi


"Dia kan cuma kakak dari anak kecil yang pernah kamu marahin tau nggak!" kata Keyra ketus pada Reyo.


"Seharusnya jangan pegangan tangan dengan orang tak dikenal."


"Suka-suka aku donk. Emang kamu siapanya aku, seenaknya melarang-larang aku!" Keyra kesal


"Udah-udah jangan bertengkar. Tuh diliatin orang-orang. Mending sekarang kita cabut yuk cari suasana lain," kata Anji akhirnya.


Akhirnya merekapun cabut dari distro mereka.


Di dalam perjalanan, Keyra tak sengaja melihat ada kios es krim. Dia pun ingin membeli es krim itu.


'Kelihatannya enak' pikir Keyra


"Berhenti, berhenti, tepikan mobilnya, aku ingin beli ice krim," kata Keyra


"Perlu diantar?" tanya Anji


"Nggak perlu. Aku aja yang turun sendiri. Kalian mau nggak?"


"Nggak usah Key. Kamu aja yang beli, hati-hati," kata Anji


"Cepat, jangan lama-lama!" kata Reyo


"Iya, iya."


Keyra pun turun dari mobil dan menuju kios es krim, sementara O-I-S menunggu Keyra di mobil.


Tiba-tiba Bagas terkejut ketika melihat Kevin berjalan mesra dengan seorang cewek tinggi dan berparas cantik.


"Kevin dengan siapa tu?" Bagas tampak berpikir


"Mana?" tanya Aldi


"Tuh lihat," Bagas menunjuk Kevin dan seorang cewek.


"Nggak bisa dibiarin," kata Reyo geram


Reyo pun turun dari mobil diikuti lainnya.


Mereka segera mendekat ke arah Kevin.


Akhirnya dengan refleks, Reyo pun menonjok Kevin dengan keras. Kevin tersungkur. Cewek itu menjerit.


Reyo pun mengulanginya.


"Kenapa kau memukulku?" tanya Kevin lirih dan mengusap darah yang mengalir dari bibirnya.


"Masih kau pertanyakan itu!" Reyo kembali menampar Kevin.

__ADS_1


"Apa maksudmu?" Kevin masih terlihat bingung


"Jangan banyak omong!" kata Reyo yang hendak menampar Kevin lagi.


"Hentikan!" tiba-tiba Keyra muncul


Keyra terkejut ketika mendapati Kevin yang terbaring lemah dengan muka berlumuran darah. Ia segera mendekatinya.


"Kak Kevin. Kak Kirani?"


"Keyra, apa kamu kenal dengan mereka? Apa salah Kevin?" tanya Kirani (cewek yang berjalan mesra dengan Kevin) gugup dan meneteskan air mata.


"Reyo! Apa yang kamu lakukan sama kak Kevin!" Keyra marah tanpa menjawab pertanyaan Kirani.


O-I-S terdiam.


"Aku tau, kamu dulu pernah memukul kak Kevin gara-gara Irene yang sok itu! Tapi apakah kamu harus memukulnya untuk yang kedua kalinya? Kenapa Rey? Sekarang kamu tau, dia siapa aku! Dia sahabatku, Rey!"


"Lebih baik kita pulang!" Reyo ketus


"Aku nggak mau pulang dengan kalian! Pergi kalian!" Keyra dan Kirani membopong Kevin masuk ke mobilnya.


Mau tak mau O-I-S mengikuti Keyra, Kevin dan Kirani menuju rumah sakit. Tanpa sepengetahuan Keyra, O-I-S menunggu di mobil.


Di ruang rawat


"Sorry kak Kevin, sorry kak Kirani. Keyra terlambat menolong kalian," Keyra merasa bersalah.


"Kamu nggak salah kok, Key. Ini cuma salah paham," kata Kevin


”Sorry kak,” Keyra tertunduk


"Nggak papa Key, jangan sedih gitu donk. Kevin dan aku udah memaafkan cowok kamu kok," kata Kirani


"Oh sorry, aku pikir pacar kamu."


"Oh iya kak Kirani apa kabar? Kak Kirani kapan datang ke Indonesia? Gimana kuliah di Australia? Pasti enak ya?" tanya Keyra


"Aku baik Key. Sama aja kok kuliah di sana. Kemarin baru nyampek. Ini lagi liburan di Indonesia."


"Pasti kangen sama kak Kevin. Udah lama banget nggak ketemu. Gimana rasanya LDR-an kak."


"Ya dijalanin aja Key," Kirani tersenyum simpul


"Kita keluar yuk," kata Kevin yang selesai diobati lukanya.


"Udah nggak papa kak?"


"Nggak papa Keyra. Aku ke kasir dulu. Kalian tunggu disini ya."


Tak lama kemudian Kevin kembali.


"Kak maafin aku ya," Keyra merasa bersalah


"Keyra, sudahlah. Ini bukan salah kamu. Ini hanya kesalahpahaman. Jangan dipikirkan lagi ya. Tolong ya Key."


"Reyo benar-benar kasar!"


"Sebenarnya dia perhatian sama kamu. Liat aja, kamu terlihat cantik dengan gaya kamu sekarang. Pasti dia yang memberikan ini semua," kata Kevin kagum melihat penampilan Keyra.


"Maksud kak Kevin?"

__ADS_1


"Sudahlah, kita antar kamu pulang.Yuk."


"Keyra pulang bareng kita," tiba-tiba Reyo dan lainnya muncul.


"Kenapa kalian ada di sini," Keyra ketus


"Cepat masuk mobil!" kata Reyo


"Heh! Seharusnya kamu minta maaf sama kak Kevin. Kak Kevin nggak salah apa-apa."


"Keyra, pulanglah sama mereka," kata Kevin lirih


"Aku nggak mau pulang dengan mereka!"


Reyo pun langsung menarik kedua lengan Keyra dan menjauh dari Kevin dan Kirani.


"Lepasin! Sakit tau!" teriak Keyra


Di tengah-tengah perjalanan, Keyra dengan marah berusaha membuka pintu mobil.


Untungnya Anji bisa mencegahnya. Akhirnya Reyo beralih ke belakang dan duduk di samping Keyra.


"Aku nggak ingin pulang dengan kalian!" bentak Keyra


"Jangan cerewet," Reyo ketus


"Kamu tu orang ato bukan sih! Minta maaf aja nggak mau! Udah bikin orang menderita, nggak mau ngakuin kesalahan."


"Aku nggak salah."


"Kamu masih bisa mengelak?" Keyra kesal


"Udah-udah, kalian jangan bertengkar. Key, ini cuma salah paham," kata Anji


"Jelasin kesalahpahaman itu," Keyra ketus


" Ya mungkin Reyo nggak ingin kamu dihianati," kata Nico


"Maksud kamu?" Keyra melirik Reyo yang tengah berpaling ke luar jendela.


"Bukan hanya Reyo. Kita juga sempat kaget melihat Kevin bermesraan dengan cewek itu. Selama ini kita hanya tau kalo kamu dan Kevin sering jalan berdua," kata Anji


"Kita menganggap kamu dan Kevin ada hubungan spesial. Dan kita nggak rela kalo kamu sampai dihianati cowok itu. Dan ingat, kita nggak bisa diam saja kalo kamu sedih dan kecewa. Kita akan merasa bersalah sama kakek Teyo," jelas Anji


"Tapi kalian sudah membuat aku kecewa. Terlebih kamu, Reyo!" Keyra menatap Reyo tajam.


Reyo terdiam.


"Terus siapa cewek yang bernama Kirani itu?" Bagas penasaran


"Dia tunangan kak Kevin."


"Apa!!" Bagas kaget


"Kenapa kamu tak pernah cerita sebelumnya?" tanya Anji


"Apa perlu aku menceritakan semuanya pada kalian tentang kak Kevin?"


"Setidaknya kita tau soal ini agar kejadian tadi tak pernah terjadi," kata Nico


"Aku dulu hampir pernah cerita pada kalian. Tapi kalian memotong pembicaraanku. Kalian tak pernah percaya."

__ADS_1


"Keyra, kita benar-benar minta maaf. Ini nggak sengaja. Kita harap kamu mengerti," kata Anji yang merasa bersalah karena tidak mencegah Reyo yang tengah memukul Kevin.


__ADS_2