Keyra, Miss Sepatu Roda

Keyra, Miss Sepatu Roda
Keyra 46


__ADS_3

"Aku sudah memikirkan nama untuk baby K," kata Reyo membuka suara.


"Oh ya. Siapa namanya?" tanya Keyra sedikit lega karena dari tadi membungkam mulutnya.


"Keenan."


"Nama yang bagus. Artinya apa?"


"Tanyakan saja pada author nya."


"Hah, maksudnya?"


Author: Ngajak bercanda nih si Reyo. Udah dibilangin lihat aja di google🤭


Reyo melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Akhirnya sampai di depan rumah Keyra.


"Kamu nggak mampir?" tanya Keyra


"Aku langsung aja. Salam untuk om Deru."


"Ya."


"E.. Keyra."


"Hmm."


"Besok malam ada acara pemberian nama untuk baby K. Aku harap kamu bisa hadir besok," kata Reyo mengakhiri pembicaraannya.


...❤...


Mentari bersinar terang. Keyra sudah berdandan cantik lengkap dengan sepatu rodanya. Benar-benar ya Keyra selalu memakai sepatu rodanya kemanapun ia pergi. (Coba kalau di kehidupan nyata, kita pakai sepatu roda dimana pun dan kapanpun. Bagaimana pandangan orang-orang sekitar ya? 🤔 . Bagaimana menurut readers? 🤭 ).


Keyra mengambil tas selempang nya dan menemui ayahnya.


"Ayah..."


"Anak ayah kok sudah cantik begini. Mau kemana kamu?"


"Aku mau beli kado untuk baby K nanti malam yah."


"Beli kado?"


"Iya yah, kan kemarin belum sempat ngasih kado. Nanti malam ada acara pemberian nama untuk baby K yah. Ayah ikut ya," kata Keyra bersemangat.


"Nanti malam ayah sibuk Keyra. Jadi titip salam saja sama semuanya."


"Oke deh yah. Keyra berangkat dulu ya. Nanti siang Keyra bantu ayah di kedai," Keyra mencium pipi Deru.


"Hati-hati Keyra."


"Iya yah."


Sampai di baby shop terdekat, Keyra memilih-milih kado yang cocok untuk baby K.


Setelah lama memilih, akhirnya Keyra menjatuhkan pilihan untuk membeli selimut berwarna biru muda.


Sementara di rumah Reyo, para EO disibukkan dengan menghias ruang tengah. Reyo sengaja memakai jasa Event Organizer untuk dekorasi ruangan. Meskipun sebenarnya di dekor sendiri juga bisa.


Ruang tengah didekorasi dengan balon-balon berwarna biru putih. Ruangan tampak mewah dan elegan.


Terlihat mama dan papa Reyo juga Evans bersiap akan kembali ke Amerika.


"Apa semuanya sudah beres?" tanya Revan


"Sudah pa. Kalian jadi balik sekarang?"


"Iya sayang. Jadwal penerbangan hampir mepet," kata Rani


"Semoga acara nanti malam lancar. Dan selamat sudah menjadi ayah angkat untuk baby K. Semoga kamu bisa merawat dan menjaga bayimu dengan sebaik mungkin," kata Revan


"Doakan saja pa, ma," kata Reyo

__ADS_1


"Sampai ketemu lagi, Rey," kata Evans akhirnya.


Merekapun segera menuju ke bandara.


Semua O-I-S sudah berkumpul di rumah Reyo. Mereka berbincang sore di dekat kolam renang. Baby K tertidur dalam gendongan Reyo.


"Kayaknya sudah mahir nih gendong anak," kata Nico tersenyum.


"Iya lah, sudah jadi papa keren," jawab Aldi


"Bukan hanya aku, tapi kalian juga jadi papa-papanya," Reyo tersenyum


"Pasti. Kita akan bantu kamu kok Rey. Merawat dan membesarkannya. Kasihan dia anak yatim piatu," kata Anji


Reyo meletakkan baby K di kereta bayi di sampingnya.


"Terus bagaimana hubungan kamu dan Keyra?" tanya Bagas penasaran.


"Kamu sudah nggak marah sama aku?" Reyo balik tanya.


"Jangan mulai lagi ya," tuding Bagas


"Semarah apapun itu kamu ke aku. Maaf," kata Reyo


"Tapi kamu sudah menodai dan mencampakkannya," kata Bagas asal


Semua menatap Bagas tajam. Reyo melotot ke arah Bagas. Entah apa yang ada dipikiran salah satu sahabatnya itu. Semua hanya kesalahpahaman.


"Apa maksudmu!!" tanya Reyo tegas


"Di waktu kamu mabuk berat. Aku dan Aldi meninggalkan kalian berdua di kamar. Kalian pasti sudah..."


"Dasar otak mesum!" Aldi menyenggol lengan Bagas.


"Setelah kejadian itu kamu meninggalkannya dan malah mau menikah dengan wanita hamil. Gila loe," kata Bagas


"Dasar bodoh!! Gue nggak se brengsek itu ya. Gila loe!!" kata Reyo menirukan gaya bahasa Aldi juga.


"Tapi kenyataannya loe gila!!" kata Bagas


Baby K menangis.


Tiba-tiba Keyra datang dengan membawa kado yang dibelinya tadi. Melihat baby K menangis, dia langsung mendekatinya.


"Hai baby!!" teriak Keyra


"Tuh yang diomongin datang," kata Aldi


Semua mata mengikuti arah Keyra bergerak. Tanpa kata. Keyra langsung mengambil baby K dari keretanya dan menggendong baby K. Baby K terdiam dalam pelukan Keyra. Keyra pun menjauh dari yang lainnya.


"Hey. Nggak ngomong nggak apa. Kamu bawa kemana dia?" tanya Bagas


"Aku bawa keluar. Di sini berisik!" Keyra pergi menjauh dari lainnya.


"Nggak sopan!!" kata Reyo


Malam hari acara pun dimulai. Acara hanya dihadiri oleh O-I-S dan pasangan masing-masing. Tak lupa Baggo juga turut serta di situ. Suasana malam ini begitu hangat. Canda tawa hadir di tengah-tengah mereka.


Reyo pun segera mengumumkan nama baby K pada yang lainnya.


"Sekarang kalian bisa panggil baby K dengan nama Keenan," kata Reyo


"Nama yang bagus Rey," kata Sarah


"Hai Keenan selamat datang di keluarga baru," sapa Bagas


"Eh dia tersenyum," lanjut Bagas yang melihat Keenan tersenyum.


Setelah acara selesai. Mereka masih menyempatkan untuk mengobrol sebentar. Dan tak terasa hari semakin gelap. Akhirnya mereka berpamitan pulang pada Reyo.


"Kamu pulang bareng kita Key?" tanya Tania pada Keyra.

__ADS_1


"Iya aku..."


"Nggak. Dia aku yang antar," potong Reyo


"Oh ada yang CLBK lagi nih ceritanya," kata Bagas


"Kita belum putus ya!" kata Reyo tegas


Keyra menatap Reyo.


'Memang diantara kita belum ada kata putus waktu itu' pikir Keyra


"Cepat pulang sana!" kata Reyo pada yang lainnya.


"Ngusir nih," kata Aldi


"Oke. Yang mau berduaan. Semoga berhasil," Nico menepuk pundak Reyo.


"Hati-hati ada setan lewat," kata Bagas sambil berlalu.


"Apaan sih," kata Keyra


Akhirnya mereka pergi meninggalkan Keyra dan Reyo di ruang tengah.


Suasana kembali hening. Reyo duduk di samping Keyra. Agak berjauhan. Mereka tak saling tatap. Entah malu atau sama-sama deg-degan.


"Keyra," Reyo membuka suara


"Hmm."


"Maaf."


"Hmm."


"Apa kamu masih membenciku?"


'Kenapa sih pertanyaannya seperti itu? Menyebalkan' pikir Keyra


"Aku tau selama ini yang aku lakukan ke kamu itu salah."


'Emang' Keyra cuek


Reyo menatap Keyra. Dia seakan tau kalau Keyra pura-pura tak mendengarnya dan cuek padanya. Reyo mendekati Keyra. Dan membisikkan sesuatu ke telinga Keyra.


"Ini semua gara-gara Kevin kamu itu!" bisik Reyo


Keyra akhirnya menatap Reyo.


"Kok jadi kamu yang nyalahin kak Kevin," Keyra sedikit marah.


"Terus menurut kamu?"


Keyra terdiam.


"Oke, aku ingin yang telah berlalu biarlah berlalu. Sekarang aku ingin menjalani kehidupanku yang sekarang dan fokus ke depan."


"..."


"Dan.... Keyra, kembalilah padaku," Reyo menatap Keyra. Seakan memohon dengan sangat.


Mendengar itu, Keyra tak sengaja tertawa kecil.


Bukannya apa-apa. Tapi melihat Reyo dengan tampang memelas membuat Keyra tak bisa menahan tawanya.


'Biasanya aja gengsi' pikir Keyra


"Kenapa tertawa!"


"Berisik tau," kata Keyra


Tiba-tiba terdengar tangis bayi.

__ADS_1


"Keenan!" kata Keyra dan Reyo bersamaan.


Mereka pun berlari menuju ke kamar Keenan.


__ADS_2