
Perjalanan ke rumah Keyra.
Evans melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Keyra duduk di samping Evans tidak berbicara satu kata pun.
"Masih marah?" tanya Evans pelan
"Enggak," kata Keyra singkat.
"Gimana kalo kita beli es krim dulu. Pasti hati kamu jadi adem. Gimana?"
"Em... Boleh juga," Keyra mengangguk dan tersenyum.
Sesampainya di taman kota, terlihat ada penjual es krim. Evans pun menepikan mobilnya.
Sore itu mereka habiskan dengan makan es krim di pinggir jalan.
"Keyra?? Evans??" tanya Bagas pada O-I-S yang kebetulan mereka lewat taman kota dan melihat Keyra bersama Evans.
Bagas pun mengerem mobilnya.
"Mana?" tanya Aldi yang duduk di sebelah Bagas.
"Kita samperin mereka," kata Nico
"Tunggu dulu. Biarkan mereka," kata Anji
"Kenapa Anji? Reyo pasti tak tau soal ini," Bagas terlihat geregetan melihat Keyra dan Evans tampak canda tawa.
Ya. Sore itu O-I-S pergi tanpa Reyo. Karena Reyo ada urusan sendiri.
"Kita harus cerita sama Reyo," lanjut Bagas
"Jangan. Kita selidiki dulu sebenarnya ada hubungan apa mereka. Jangan gegabah. Kalian tahu bagaimana Reyo," kata Anji akhirnya.
Mereka pun melanjutkan perjalanan dan meninggalkan Keyra bersama Evans.
...❤...
Di Resto Veenta
Keyra memasuki restoran milik Kevin itu dengan ceria.
"Mas, kak Kevin ada nggak?" tanya Keyra pada pelayan resto.
"Ada mbak. Masuk aja ke ruangan mas Kevin," kata pelayan itu.
Keyra pun memasuki ruangan yang dimaksud pelayan tadi.
"Kak Kevin!!!" teriak Keyra langsung memeluk Kevin.
"Keyra. Apa kabar??"
"Baik kak. Aku kangen banget sama kakak."
"Eh Keyra," Kirani keluar dari toilet.
Ruangan Kevin memang dilengkapi dengan toilet dalam.
"Kak Kirani," Keyra pun langsung memeluk Kirani.
"Apa kabar Keyra? Udah lama kamu nggak kesini," tanya Kirani sembari duduk sofa diikuti Keyra.
"Baik kak. Pas kapan hari Keyra kesini kak sama Reyo. Tapi kalian nggak ada."
"Masih sama Reyo?" tanya Kevin
"Masih donk kak," Keyra tersipu malu
"Oh iya gimana kabar O-I-S?"
"Baik kak. Tapi akhir-akhir ini mereka pada sibuk."
"Oh iya. Gimana kak Kirani udah ada baby belum di perut?" tanya Keyra semangat.
"Coba tebak??" kata Kevin menambah rasa penasaran Keyra.
__ADS_1
"Hem...," Keyra melirik Kirani.
Kirani pun mengangguk penuh semangat.
"Yeeaayyy!!!! Congratulation!!!!!" Keyra pun tak kalah semangat.
"Berapa bulan Kak?"
"Tiga bulan," Kirani tersenyum
"Selamat Kak... Dapat ponakan baru deh.. "
"Kamu juga harus merawatnya ya kalo dia sudah lahir," kata Kevin menambahkan
"Siap bos."
Setelah mengobrol cukup lama dan menyantap makanan yang dipesan Kevin, Keyra ijin pamit.
"Yuk aku antar Key," kata Kevin
"Nggak usah kak. Ngerepotin kalian aja."
"Ih kamu itu kayak apa aja Key. Sudah biasa kan kamu dulu aku anterin. Sekalian aku dan Kirani pulang."
"Oh. Iya deh."
Sebelum sampai pintu keluar, terdengar suara memanggil Keyra.
"Keyra!"
"Evans??" terlihat Evans duduk dan selesai menyantap makanan.
Keyra menghampiri Evans diikuti Kevin dan Kirani.
"Evans kamu makan siang di sini juga?"
"Iya. Dulu biasanya Reyo mengajakku ke sini."
"Kak Kevin, kak Kirani kenalin ini Evans partner kerja Reyo di Amerika," kata Keyra memperkenalkan Kevin dan Kirani.
"Oh. Sukses terus ya restorannya. Enak-enak menunya," kata Evans
"Terima kasih."
"Keyra, aku antar kamu pulang ya," kata Evans
"Enggak Vans. Aku bareng sama kak Kevin. Lagian aku mau mampir ke distro O-I-S."
"Kebetulan aku juga mau ke sana Key," kata Evans
"Em... " Keyra terlihat berfikir
"Ya udah kalo kamu mau bareng Evans. Nggak papa. Lagian dia juga mau ke distro," kata Kevin
"Ya udah deh kak. Keyra pamit kak."
"Iya Key, hati-hati."
Selepas Keyra pergi, Kevin dan Kirani pun langsung masuk ke dalam mobil mereka.
"Kamu kenal sama Evans?" tanya Kirani setelah duduk di mobil.
"Enggak sayang. Memang kenapa?"
"Kok aku lihat mereka dekat ya? Apa mereka ada hubungan?"
"Hus!! Kamu ini jangan berpikir macam-macam. Kita kenal Keyra. Tapi kalo Evans... "
"Tuh kan kamu juga mikir macam-macam," Kirani tersenyum melihat Kevin yang tampak berpikir.
'Iya juga sih. Apa benar Evans partner kerja Reyo. Keyra juga terlihat dekat dengan Evans. Gimana hubungan Keyra dengan Reyo?' pikir Kevin
"Ah sudah ah. Jangan ngomongin mereka. Mending kita bawa pulang baby K dulu," kata Kevin sembari mengelus perut Kirani.
Distro O-I-S
__ADS_1
"Hai semuanya!!" teriak Keyra semangat
Reyo, Nico, Anji, Aldi, Bagas, dan Sarah menatap Keyra.
Lebih kaget lagi O-I-S melihat ada Evans berdiri di belakang Keyra.
Mereka pun menatap tajam Keyra, kecuali Reyo. Dia terlihat cuek.
"Bisa nggak sih, nggak teriak-teriak di sini," kata Reyo
Keyra pun mendekati Reyo dan memeluknya.
"Sorry."
"Boleh gabung?" tanya Evans
"Ya," jawab Aldi singkat
"Oh iya aku tadi kebetulan ketemu Evans di resto Veenta. Terus dia nganter aku kesini," lanjut Keyra.
"Kebetulan atau sengaja," Bagas cuek
"Apa maksud kamu Gas??" tanya Keyra tampak bingung.
"Nggak papa," kata Bagas
"Oh iya Rey, Aku tadi ketemu sama kak Kevin," kata Keyra
"Hem.."
"Gimana kabarnya Kevin dan Kirani?" tanya Sarah
"Baik. Mereka udah mau punya baby lho," Keyra bersemangat.
"Oh ya. Wah pasti mereka seneng," Sarah ikut semangat.
Tak berapa lama, Evans ijin pamit karena ada yang menghubunginya.
"Aku mau pamit dulu ya," kata Evans
"Terima kasih ya Vans sudah nganterin aku," kata Keyra
"Ya dengan senang hati. Sampai jumpa semuanya," Evans berlalu
Berlalunya Evans mengundang banyak pertanyaan O-I-S pada Keyra.
"Kamu senang diantar sama Evans?" tanya Nico ketus.
"Maksud kamu Nic?"
"Sebenarnya ada hubungan apa kamu sama Evans?" Bagas keceplosan karena tak sabar ingin mengutarakan pertanyaan itu beberapa hari lalu.
"Sebenarnya apa maksud kalian?? Aku nggak ngerti," Keyra terlihat bingung.
"Reyo, aku nggak pernah berhubungan dengan cowok lain selain kamu," Keyra terlihat menitikkan air mata.
"Kemarin kita lihat kamu makan es krim sama dia di taman kota," kata Aldi
Reyo menatap Keyra tajam.
"..."
"Itu cuma teman. Aku nggak sengaja ketemu dia di mall waktu itu."
"Sekarang juga nggak sengaja bertemu dia di Veenta. Iya??" kata Bagas
"Sudah sudah kalian ini jangan memberi pertanyaan seperti itu pada Keyra, kasihan dia," Sarah memeluk Keyra.
"Aku bisa jelasin semuanya," Keyra terisak
"Kita paling nggak suka kalo diantara kita ada yang dikhianati," kata Aldi tajam
"Keyra, aku antar kamu pulang!" kata Reyo akhirnya.
"Rey, kita belum selesai..." kata Bagas
__ADS_1
"Ini urusanku!!" Reyo menarik tangan Keyra