Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
bab 13 . kecemburuan Laras


__ADS_3

Setelah dua Minggu di ruang inap,kini Sonya sudah di perbolehkan pulang.


Setelah mengurus administrasi di kasir ,samir membantu Sonya duduk di kursi roda dan mendorongnya keluar RS xx.


" Kamu siap ke rumah ?" Tanya Samir


" Siap ka " balas Sonya


Samir membantu Sonya berdiri dan masuk ke dalam mobil milik Samir.


Tiga puluh menit kemudian ,Sonya dan samir sudah berada di rumah kediaman keluarga Samir.


" Selamat datang non ,bibi senang melihat Non Sonya sudah pulih " bi Ani mengapa Sonya dengan ramah dari balik pintu


" Terimakasih bi " balas Sonya ramah


" Ngomong ngomong mamah sama Laras kemana bi ?" Samir memindai sekeliling ruangan


" Lagi ke salon tuan " balas bi ani.


samir menggeleng kepalanya " mamah sama Laras sama saja "gumam sandy


" Oya bi,aku haus sekali ,tolong buatin aku jus kiwi ya "


BI Ani sedikit bengong dan mengalihkan pandangannya ke arah Samir penuh tanya ,Samir hanya mengedikkan bahunya ,Ani kembali menatap ke arah Sonya " non yakin mau jus kiwi ? Bukan minuman bersoda  ?" Tanya Ani memastikan


" Yakin bi ,tolong segera ya,aku bener bener haus "


BI Ani dan samir saling memandang " sudahlah bi ,buatkan saja keinginan Sonya,aku akan mengajak sonya ke atas ,ke kamarnya  "


BI Ani menggelengkan kepalanya dalam kebingungan. lalu pergi menuju dapur sementara samir dan Sonya berjalan ke lantai atas menuju kamar Sonya


Sonya duduk di ranjang dan sandi menaruh koper Sonya di dekat lemari.


" Ini kamarmu Sonya,mulai sekarang kau akan tinggal disini,kau istirahat ya,besok aku akan mengajakmu ke makam aunty dan uncle "


" Ke makam ?" Tanya Sonya


"Iya ,ke makam uncle dan aunty ,mereka orang tuamu,saat kecelakaan terjadi uncle dan aunty meninggal "


" Oh begitu ya kak ,aku tidak ingat sama sekali ,aww...kepalaku jadi pusing " Sonya sedikit gugup dengan aktingnya


" Oya kakak lupa ,kamu kan lupa ingatan ,ya sudah ,istirahat aja ,kakak ada urusan sebentar, tidak apa ya kakak tinggal dulu,paling sejam lagi mamah sama laras akan kembali "


" Iya tidak apa kak " kata Sonya


Samir pergi keluar rumah dengan mengendarai mobil hitam miliknya.


Di perjalanan Samir tampak gelisah ,samir memarkirkan mobilnya di depan coffee shop ,lalu masuk ke dalam dan duduk di sudut ruangan tiba tiba seorang berpakaian longgar lengkap dengan masker dan topi menghampiri samir.


"Kenapa mengajak ketemu ?" Tanya Sandy to the poin

__ADS_1


" Samir izinkan aku tinggal di apartemen mu .papah ku kena tipu . sekarang papahku bangkrut  "


" Tapi madu !, bagaimana jika mamahku tau ,aku tidak yakin ,mamah akan membiarkan kamu disana  "


" Samir ,aku mohon ,apa kamu nggak kasian sama aku " madu tau persis cara untuk membuat Samir mengasihani dirinya


" Baiklah,kamu Taukan password nya ?  " seketika Samir menjadi lemah


Madu hanya mengangguk dan tersenyum menang.


"Terimakasih sayang " madu mencium bibir samir " jika tidak karena butuh .ogah aku menciummu " batin madu


Karena merasa lengket ,Sonya pergi ke kamar mandi ,dan menguyur tubuhnya di bawah shower.


Tiba tiba terdengar ketokan pintu


Tok tok


" Non ,non ada di dalam ? jus nya bibi taruh di atas nakas ya non " Seru bi Ani dari balik pintu kamar mandi


" Iya bi , terimakasih " balas Sonya dari dalam kamar mandi


Setelah menaruh jus di atas nakas bi ani keluar dari kamar Sonya dan kembali ke dapur


Beberapa menit kemudian Sonya keluar dengan mengenakan handuk selutut


Sonya membuka pintu lemari


"Ini lebih baik " Sonya mengenakan pakaian yang dia pilih dengan susah payah.


Selesai pakai baju ,Sonya duduk di depan cermin ,sambil menyisir rambutnya yang sedikit kusut.


" Dengan wajahku yang seperti ini ,apakah kamu masih bisa mengenali aku Jay ?,kenapa sekarang aku menjadi tidak yakin ,dan bagaimana caraku memberitahumu jika joyamu masih hidup di dalam tubuh Sonya " Sonya berbicara sendiri


Di dapur bi Ani memasak sambil melamun,tiba tiba Olivia dengan cepat mematikan kompor karena masakannya sudah hampir gosong.


Bi Ani tersadar dari lamunannya " maaf nyonya "


" Bibi tidak biasanya seperti ini ,ada apa bi ?" Selidik Olivia pada asisten rumah tangga nya.


" Nyonya ,ada yg aneh sama non Sonya,dia tiba tiba minta jus kiwi ,setiap non Sonya nginap disini ,dia selalu minta minuman bersoda setelah koma  7 tahun,selera non Sonya jadi berubah "


" Bi Ani ,Sonya bukan hanya berubah selera ,tapi dia juga amnesia " sambung Laras yang tiba tiba muncul


"Abnesia itu apa non ?" Tanya bi Ani bingung


" Bukan abnesia bi, am ne si a " Laras mengeja ucapannya


" Yah apalah itu non, maksudnya apa ,bibi tidak mengerti "


" Lupa ingatan bi,Sonya lupa dengan semua orang yang ada di dekatnya .termasuk dirinya sendiri dia tidak ingat. Hidupnya penuh dengan sandiwara . mungkin di kehidupan nya yang lalu dia seorang pendosa " balas Laras dengan mulut tajamnya

__ADS_1


" Laras ! Jaga ucapanmu " Olivia menatap putrinya,Laras hanya memutar bola matanya sambil memajukan bibirnya.


" Kasihan sekali non Sonya ,pantes saja saat bibi bukain pintu ,non Sonya seperti tidak mengenal bibi ,"


" Sudahlah bi tidak usah dibahas lagi,selesai memasak bibi buatin saya kopi. Bawa ke kamar "perintah Laras lalu pergi meninggalkan dapur.


" Baik nona " ucap bi Ani sopan


" Samir kemana bi ?" Tanya Olivia


" Tuan muda sejam yang lalu keluar rumah nyonya,tuan muda tidak memberitahu akan pergi kemana .tapi terlihat buru buru saat pergi "


" Baiklah,selesaikan memasaknya ,saya akan ke kamar istirahat dulu "


" Baik nyonya "bi Ani kembali memasak sementara Olivia pergi ke kamarnya.


Setelah 3 jam berlalu ,Seno ,Olivia ,Laras dan sandi berkumpul di meja makan ,kecuali Sonya.


" Bi,tolong anterin makanan ke kamar Sonya ya ," perintah Seno


" Baik tuan " bi Ani menaruh piring yang sudah berisi makanan di nampan ,dan membawanya ke kamar Sonya.


" Samir kamu habis dari mana ?" Olivia menatap putranya


" Habis dari rumah teman mah "jawab samir lalu menyendok nasi ke dalam mulutnya


" Kamu ga habis nemui madu kan ?" Selidik Olivia sedikit curiga


Uhuk uhuk


Samir tiba tiba batuk mendengar perkataan ibunya yang seperti memiliki God eyes


" Ga mah " samir berbohong


" Mamah harap kau tidak menemui madu lagi ,mamah ga mau kamu di manfaatkan oleh madu lagi,kamu masih beruntung nak ,jay tidak memperpanjang kasusnya.jadi jangan lakukan kesalahan yang sama lagi nak ,mamah tidak sanggup jika harus melihatmu dalam penjara nak "Olivia menasihati putranya agar tidak bertindak ceroboh


" Mamahmu bener boy,jangan sampai terjadi kesalahan yang sama,apa kamu tidak kasihan akibat kekacauan yang kamu buat ,Sonya harus menanggung kesalahan mu,dia harus kehilangan ibu dan ayahnya " tambah Seno pada putranya


" Iya mah ,pah " jawab samir singkat meskipun di lubuk hati nya yang terdalam dia merasa bersalah sudah berbohong pada kedua orang tuanya.


Selesai makan samir  berdiri ,Olivia dan Seno juga Laras melirik ke arah samir .


" Mau kemana nak buru buru ?"


Olivia bicara dengan lembut


"Samir mau ke atas mah ,ke kamar Sonya,samir mau lihat keadaan Sonya dulu " balas Samir sopan sambil melangkah meninggalkan meja makan


"Kakak terlalu berlebihan ,adik kandung kakak kan Laras bukan si cupu itu ,sampai segitunya sama s cupu  " sela Laras tidak suka akan perhatian Samir terhadap Sonya.sejenak Samir berhenti berjalan ,dan berbalik badan menatap Laras.


"Laras jaga sikapmu.sonya itu sepupumu. Jangan cemburu terhadap sepupumu sendiri " Seno menasihati Laras dengan lembut

__ADS_1


" papah juga sama ,nggak ada yang sayang pada Laras ,semua hanya kwatir sama si cupu  " Laras membanting sendok yang ada di tangannya dengan kasar.


__ADS_2