Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 20


__ADS_3

" Baiklah . tunggu sebentar ! aku akan memangil jayvin ke atas ! " ucap bricia bersemangat.


Senyum mengembang kembali terlukis di wajah Soraya dan Andine.


Rani melirik Bricia " Dasar menantu bodoh . Kau hanya menghabiskan waktu saja . Jayvin tidak akan mau di jodohkan " Batin Rani


Bricia berjalan menuju lantai atas dengan semangat . Bricia langsung membuka pintu tanpa mengetok terlebih dahulu .


Wajah bricia berkerut ketika melihat Jayvin menatap foto Joya yang menempel di tembok sambil duduk di atas ranjang.


Bricia masuk ke dalam kamar dan duduk di sebelah Jayvin . Jayvin memutar kepalanya .


" Mamah " sapa Jayvin


" Nak . Sudah tujuh tahun berlalu , yang sudah tiada tidak mungkin kembali lagi . Kamu juga harus melanjutkan hidupmu nak ! "


Jayvin hanya diam sambil menatap dalam ibunya.


" Nak ,dibawah ada teman mamah dan juga putrinya.ayo turunlah ke bawah ,ajak putrinya ngobrol " Bricia memberitahu maksud dan tujuannya


" Mamah .Aku udah bilang berapa kali .aku nggak mau di jodohkan mah " tolak jayvin tegas.


" Tidak nak .Bukan seperti itu .mamah tidak akan memaksamu jika kamu merasa tidak cocok. Kau hanya perlu bicara dengnnya , setelah itu terserah kamu selanjutnya " bujuk Bricia lembut


" Tidak mah . Jayvin tidak tertarik " Jayvin kembali menolak


" Jay ! hanya makan malam sambil ngobrol , setelah itu terserah Jay ,hasil akhirnya seperti apa " ulang Bricia


"Tidak mamah " Jayvin kekeh


Bricia kembali mengatur nafasnya " baiklah ! Kamu sudah tidak mau mendengarkan mamah lagi .Lebih baik mamah tiada saja . Kau tidak tahu ,betapa mamah sedih karena ibu ibu kompleks bergosip dosa apa yang sudah mamah melakukan di masa lalu hingga kau seperti ini " Bricia menggertak jayvin dengan halus .


" Baiklah mah " jayvin mengalah setelah mamahnya mengancam


Wajah bricia berubah ceria " Ayo kita turun kebawah " ajak Bricia


Jayvin mengangguk lalu mengikuti Bricia dari belakang .


Rani ,Harel dan Peter , terkejut melihat Bricia berhasil membujuk Jayvin.


Andine berdiri ketika melihat jayvin " Hai " sapa Andine pada jayvin dengan sopan dan lembut.


Jayvin hanya melempar senyum dingin .Seakan tidak tertarik dengan Andine.


Jayvin dan bricia duduk bergabung dengan yang lain .Soraya menatap suaminya.Dan suaminya memberi kode pada Soraya dengan memainkan alisnya. Dan Soraya mengangguk sambil tersenyum manis pada suaminya .


Soraya melirik Bricia " Bricia .putri kami sangat penyayang dan lembut .Kami masih tidak habis pikir jika suaminya tega mengkhianati " ucap Lusi mencari perhatian


" Ya .Aku bisa lihat dari wajahnya yang polos " balas bricia bersemangat sambil menetap ke arah Andine dan Andine melempar senyum malu malu.

__ADS_1


Rani terkejut dengan perkataan menantu nya " polos ? Kenapa aku merasa wanita ini tidak polos . Dia seperti pura pura polos. Dia terlihat seperti pembohong besar " batin Rani menatap Andine tidak suka.


Kedua suami istri saling memandang dan tersenyum miring. Seolah perangkapnya berhasil sekaligus mendapatkan keju gratis.


Lusi mencolek putrinya agar melanjutkan rencananya dan Andine pun mengangguk.


" Jayvin .jika kau menjadikan ku istrimu maka aku akan berbakti dan menjadi istri yang baik untuk mu dan juga keluarga mu " ucap Andine dengan lihai dan percaya diri.


Sepertinya Adine memang pintar bicara dan ber akting.tapi jayvin tidak terpengaruh dengan omongan Andine sama sekali . Dia malah sibuk menikmati rasa makanan yang dia makan .Seolah dia pernah memakan makanan yang sama persis.


Berbeda dengan bricia .Dia begitu bahagia dengan ucapan manis Andine.Baginya Andine sosok yang sempurna untuk putranya.


Harel dan peter hanya menggeleng geleng kepalanya .Keduanya merasa apa yang dilakukan untuk Jayvin hanya sia sia saja . Dan pada akhirnya Jayvin hanya akan menolak setiap wanita yang di jodohkon maupun yang merayunya.


Sonya yang mendengar kehebohan di ruang makan segera keluar dari kamarnya dan mengintip.Mata Sonya langsung menatap ke arah jayvin.


" Jayvin .aku merindukanmu " gumam Sonya pelan .


Seketika Sonya mengingat kenangannya bersama Jayvin. Saat pertama kali keduanya bertemu.


Flashback


Jayvin dan keluarganya baru kembali dari luar negeri .Jayvin di perintahkan Peter untuk menemui keluarga Joya.dengan senang hati Jay mengabulkan keinginan ayahnya .


" Hallo paman ?" Sapa jayvin ramah pada ayah Joya


" Paman .paman tidak mengenali aku .aku jayvin Wiliam paman " Jay memperkenalkan dirinya


Ayah Joya menatap Jay dari ujung rambut hingga kaki.lalu tersenyum.


" Nak jayvin .kamu tumbuh menjadi anak yang tampan "


" Paman bisa saja." Jay mencium Tangan ayah joya.


" Ayo nak masuk " ajak ayah joya


Jayvin pun masuk .keduanya duduk di sofa .mereka ngobrol ngobrol begitu akrab.seperti anak dan bapak yang sudah lama terpisah .


Tiba tiba ponsel ayah joya berdering .Dia pun menerima telponnya.


" Ya .iya .baik baik .saya akan segera kesana " Haris menutup telponnya .lalu menatap Jayvin penuh penyesalan.


" Nak .paman ada urusan sebentar ke rumah pak RW .nak javin tidak apa ya .Paman tinggal sebentar . Mungkin satu 20 menit lagi bibi lusi akan kembali dari pasar "


" Iya .tidak apa paman .aku bisa nonton tv atau tidur " seru Jay sambil menaikkan alisnya..


" Iya .jika kamu mau tidur ,di sana ada kamar " Haris menunjuk ke arah kamar joya.


Jayvin hanya mengangguk kepalanya tanda mengerti . Ayah joya pun pergi .

__ADS_1


Jayvin menonton tv cukup lama . setelah bosan Jay pergi ke dapur dan berniat mencari makan yang bisa di makan.


Joya masuk ke rumah dengan muka malasnya sambil membawa tentengan belanjaan.


Joya menghentikan langkahnya ketika mendengar ada suara yang berasal dari dapur. Dengan mengendap ngendap joya melangkah menuju dapur.


Dengan cepat joya melempari jayvin dengan sayur an .


" Dasar maling ! rasakan ini ! " joya melempari jayvin dengan terong ungu


"Aawww...sakit .hentikan .Aku bukan maling " Jay berbalik badan dan menatap joya.


" Kau pasti joya kan ?" Tambah jayvin sambil merapikan rambut dan bajunya yang sudah acak-acakan karena ulah joya.


Joya berfikir " jika kau bukan maling,lalu kau siapa ? lalu sedang apa di rumahku ? " Tanya joya penasaran


" Aku jayvin .teman masa kecilmu ! apa kamu tidak bisa mengenaliku ? " jawab jayvin lalu tersenyum bahagia


" J jaay ! " joya masih tidak bisa percaya ,matanya melotot memperhatikan wajah Jay dengan teliti.


" Ya " balas jayvin sambil tersenyum dengan mata usil


Flashback end


Tanpa Sonya sadari air mata Sonya menetes.Bricia yang menyadari Sonya sedang menguping segera berdiri .


" Sebentar ya .aku punya buah dan yogurt di kulkas. Aku akan mengambil menu terakhir  " ucap Bricia lalu meninggalkan ruang makan .Dia menghampiri Sonya yang terus saja menatap jayvin.


" Kamu ! kenapa berdiri di situ .pergilah ke kamar mu ! " perintah Bricia pelan karena Bricia tidak ingin yang lain menyadari Sonya berdiri disana.


Sonya hanya mengangguk lalu pergi ke kamar nya dekat dapur.


Bricia menggeleng gelengkan kepalanya " dasar wanita ini. Untung tidak ada yang menyadari dirinya berdiri disini dan apa maksudnya dia menatap Jay seperti itu  " gumam bricia kesal sambil berfikir.dia segera mengambil buah dan yogurt.


Bricia pun kembali ke meja makan.


Sementara Sonya masuk ke dalam kamarnya .Sambil menangis mengingat kenangannya bersama Jayvin.


Seolah tersambung dengan batin Sonya .jayvin secara refleks meninggalkan meja makan dan melangkah ke arah dapur.yang lain menatap jayvin kebingungan .


" Joya .aku merasa kau ada di sini .tapi mengapa kau tidak menunjukkan dirimu .Joya aku kangen sama kamu .Kau tau aku baru saja makan makanan yang sama enaknya dengan masakan mu " gumam jayvin sambil mengindai sekeliling .


Bricia yang merasa aneh dengan jayvin segera melangkah ke dapur .Dan bener saja jayvin mengitari seisi dapur.seolah mencari seseorang.tangan Jay mencoba menyentuh gagang pintu gudang . tapi di cegah oleh Bricia mendekati jayvin.


Dia menyentuh pundak jayvin dari belakang .Jayvin pun berbalik badan .Dia menatap mamah nya.


" Nak ,sedang apa disini ? Ayo kembali bergabung dengan yang lain " ajak Bricia sambil sesekali di menatap ke arah gudang yang sudah menjadi kamar Sonya.


" Baiklah mah " balas jayvin sambil melangkah kembali ke ruang makan .bricia mengikuti putranya dari belakang.Keduanya kembali bergabung.

__ADS_1


__ADS_2