Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
bab 39


__ADS_3

Di dalam club ,tampak Harel dan Fairel menikmati suasana . Sementara Jay terlihat kaku . Dia tidak bersemangat  berada di sana .


Fairel dan Harel menggoda Jay ,agar membuktikan dirinya tidak seorang yang pemarah lagi .


" Kakak ,lihat gadis disana ,dia sangat cantik dan seksi . Dia sedang tersenyum menatap diriku yang tampan ini " ucap Harel percaya diri sambil merapikan rambut dan pakaiannya.


" Eh anak rakun  ,gadis itu tidak sedang tersenyum padamu tapi tersenyum sama Jay . Kau jangan terlalu percaya diri  " sela Fairel mengejek setelah menjitak kepala Harel .


" Aww...sakit dodol " Harel mengelus ngelus kepalanya


" Kakak cepat ajak dia bicara !" Kata Harel bersemangat


" Tidak ,tidak ,aku sedang tidak ingin  " tolak Jay


Harel dan Fairel menatap Jay jail " kakak harus membuktikan jika kakak tidak sedang memikirkan Sonya "


Jay menatap Fairel dan Farel " Baiklah akan aku lakukan " Jay menghampiri gadis cantik dan seksi itu dan menyapanya dengan lembut.


" Hai !" Sapa Jay lembut


" Hai juga . Kau mau kencan buta dengan ku ?"  Ajak sang gadis


" Maaf ,aku tidak bisa  ,Kau sangat cantik dan baik tapi aku sudah memiliki seseorang di dalam hatiku . Kau bisa mengajak yang lain .Aku yakin banyak pria yang akan menerimamu " tolak Jay sopan


" Kau laki laki yang sangat sopan yang pernah aku temui .jika tidak keberatan mau kah kau berdansa denganku malam ini  . Hanya berdansa !" Pinta gadis seksi


"Dulu aku dan pasanganku suka berdansa . Tapi maaf ,aku bener bener tidak bisa " Jay menyatukan kedua tangannya .


Si gadis seksi tersenyum . Dia terpaku menatap pria sopan di hadapannya .pria yang mencintai seseorang dengan tulus .


" Baiklah . Aku akan pergi  " balas gadis seksi setelah mendapat penolakan beberapa kali .


Jay balas tersenyum mempersilahkan si gadis seksi meninggalkan meja yang mereka duduki .


"Apa kau tau , aku selalu mengejar ngejar para gadis cantik dan seksi tapi tidak ada satu pun yang mau sementara kak Jay . Dia yang selalu di kejar kejar para gadis cantik dan seksi .


Fairel tertawa kecil mengejek Harel . Seketika Jay mendekat .


" Bagaimana ? Apa kalian sudah puas ? " Tanya Jay


" Iya sudah " balas Fairel dan Harel sambil mengangguk


" Bagus ! Sekarang kita bisa pulang ?" Jay kembali bertanya


Keduanya mengangguk . Lalu mereka bertiga kembali ke kediaman Wiliam .


Di rumah Peter tampak gelisah menatap keluar jendela kamarnya.Dia sedang memikirkan Sonya .Bricia menghampiri suaminya lalu menyentuh pundak suaminya dan Peter pun menoleh .

__ADS_1


" Apa yang sedang ayah lihat di tengah malam seperti ini , hanya ada bulan  ! " Ujar Bricia


" Iya ,sebuah bulan yang indah yang menerangi kegelapan . Seperti hal nya rumah kita yang gelap membutuhkan sinar bulan " seru Peter


"  Cahaya bulan ! Iya ,rumah kita memang sudah lama gelap dan membutuhkan cahaya . Maka mamah akan mencari cahaya itu  " Bricia tersenyum sambil menatap ke arah atas


Peter menoleh menatap Bricia "  apa maksudmu mah ?"


" Aku akan mencarikan Jay seorang istri ,istri yang akan menerangi rumah ini dengan cahaya "  balas Bricia


" Apa !" Seru Peter tidak terima


" Oya ,ayah masih ingat dengan Anita ? Besok dia akan sampai di kota ini "


" Anita ? " Tanya Peter bahagia dan di balas anggukan oleh Bricia . Anita adalah tetangga sekaligus sahabat Jay ketika tinggal di Jamaica.


Sebelumnya Anita sudah pernah sekali menemui Jay dan tinggal beberapa bulan di kediaman Wiliam sekitar 6 tahun yang lalu .


Dimana Jay saat itu sedang terpuruk dan terpukul karena kematian Joya .Anita datang berniat menghibur Jay karena permintaan dari Bricia .


Akan tetapi tidak membantu . Jay masih saja dingin dan pemurung .Karena merasa lelah Anita kembali ke Jamaica.


Dan sekarang Anita kembali dengan keinginannya sendiri . Dia kembali ingin melihat situasi dan kondisi Jay .


Tentu saja kedatangannya akan disambut hangat oleh seluruh keluarga. Seluruh keluarga menganggap Anita adalah bagian dari keluarga  . Termasuk Peter ,Peter selalu berfikir positif tentang seseorang,apalagi Anita gadis yang sudah lama dia kenal .


" Belum . Tapi aku akan segera memberitahunya " ucap Bricia bersemangat .Bricia keluar kamar dan menuruni anak tangga .


Di ruang Tamu ,ada Rani dan Gisel sedang berbicara santai . Bricia tersenyum menatap keduanya .Dia tidak sabar ingin memberitahu kedatangan Anita .


Kebetulan atau tidak  Jay ,Harel dan Fairel muncul secara tiba tiba sambil bercanda dan tertawa kecil .


Bricia semakin bersemangat ,dan melangkah cepat .


" Hai ,kalian sudah pada pulang " Sambut Bricia


" Ada kabar bagus yang ingin mamah beritahu " lanjut Bricia semangat sambil duduk berhadapan dengan Rani


" Kabar bagus apa mah ?" Tanya Harel kepo . Seperti anak kecil dia duduk di samping ibunya dengan tiba tiba.


Jay dan Fairel menyusul . Keduanya duduk dengan pelan .


" Besok ,Anita akan kemari "


" Apa !" Seru semua bersamaman lalu menatap ke arah Jay .


" Kakak . Nikmati tidurmu malam ini .Karena  Setelah besok ,kau tidak akan bisa tidur nyenyak ,haha hahah . Mamah kita pasti akan menyuruhmu , antar Anita ,jemput Anita  ahahh " ejek Harel bersemangat.

__ADS_1


Jay membalas dengan senyuman " mula besok . Apapun yang mamah perintahkan akan aku turuti. Asalkan mamah bahagia " ucap Jay sambil menatap ibunya.


" Oh putra mamah . Kau manis sekali "  balas Bricia senang .


" Itu artinya yang jemput Anita ke bandara kak Jay kan mah ?" Tambah Harel


" Iya  Kamu mau kan Jay ?" Tanya Bricia memastikan


Jay mengiakan dengan mengangguk sambil tersenyum cerah .


Esok paginya


Sang mentari menyapa pagi dengan senyumnya yang penuh  kehangatan. Hiruk pikuk kendaraan lalu lalang menghiasi  jalanan .


Jay melakukan aktivitas seperti biasa. Tapi pagi ini sebelum ke kantor Jay harus menjemput Anita ke bandara sesuai keinginan ibunya. Tapi Jay malah kejebak macet.


" Ayo cepat !" Ucap Jay sambil memperhatikan kemacetan di jalan


" Dia pasti akan marah marah sepanjang jalan karena aku terlambat menjemputnya "  Jay menatap arloji di tangannya


" Siap kan telingamu Jay ,karena Anita akan menyemprot mu habis habisan "


Setelah tiga puluh menit Jay sampai di bandara internasional . Dia berjalan dengan sangat buru buru sambil mengamati sekeliling .


" Dimana dia ? Pasti dia marah ! Habislah aku !" Jay masih mencari keberadaan Anita


Seorang perempuan berpakaian mini dress berwarna merah menghadap belakang menarik perhatian Jay . Bentuk tubuhnya yang mirip dengan Anita membuat Jay berfikir jika wanita itu adalah Anita .


Dengan cepat Jay memeluk wanita yang berbalut mini dress berwarna merah dan memohon maaf .


" Tolong Maafkan aku Anita ,aku udah berusaha secepat mungkin tapi jalanan sangat macet . Bukan salahku kan ? Jangan marah ya ! , Iya. " Ucap Jay dengan tempo yang cepat .


Perempuan berbalut dress merah meronta . Tapi Jay terus memeluk Anita dengan erat .


Seketika Jay melirik seorang pria berbadan besar  berdiri dengan tatapan sangar dan tajam pada Jay . Seperti singa yang sedang marah .


Jay melepas pelukannya pada wanita itu dan melihat wajahnya .Betapa Jay terkejut dan segera minta maaf . Ternyata Wanita tersebut bukan Anita.


" Maaf ,saya "


" Kau sengaja menggoda putri saya ya ? Sudah bosan hidup kamu ? " Ucap sang pria sambil mengepal jarinya dan bersiap akan meninju .


"Om tunggu om ,ampun om . Saya pikir nona cantik ini teman saya . Karena body dan pakaiannya sama . Maaf om !" Jay kembali meminta maaf sambil memohon ampun


" Pembohong ,kau laki laki hidung belang kan yang berusaha mencari kesempatan . Ayo ngaku !"  Tambah wanita seksi


" Tidak . Saya tidak seperti yang kalian bayangkan . Ini bener bener murni slh paham . Tolong maafkan saya "

__ADS_1


__ADS_2