Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 28


__ADS_3

Bersama gelapnya malam Dengan langkah lemas Sonya berjalan di sisi jalan sambil melamun . Seolah langit juga ikut menghukum Sonya .dalam hitungan detik hujan turun dengan derasnya.


Kini tubuh mungil itu basah kuyup oleh guyuran hujan dan juga air mata yang sejak tadi mengalir.


Ingin rasanya Sonya berteriak di derasnya hujan namun dia sadar itu tidak mungkin.


Sementara di rumah Samir mondar mandir seperti cacing kepanasan sambil mengetuk ngetuk jarinya .Olivia dan Laras merasa risih melihat kelakuan smir yang menurutnya terlalu berlebihan.


" Kakak nggak capek apa .sudah hampir 2 jam kakak mondar mandir ,berhenti Napa mondar mandir .Laras risih lihat kakak dari tadi bolak balik " tegur Laras


" Iya samir ,mamah juga risih liatnya .kenapa sih kamu begitu menguatirkan Sonya . Dia saja tidak mikirin kamu nak " ucap Olivia memprovokasi


" Betul tuh " sambung Laras mengerucutkan bibirnya


Seketika Samir pun berhenti mondar mandir .dia duduk di sebelah Olivia yang sedari tadi duduk menghadap tv.


" Mah .aku bisa melihat kemarahan Jay tadi .dia bener bener seperti singa marah karena  di bangunin .Samir takut dia berbuat sesuatu


" Moga moga si cupu di tampar dan di seret secara paksa sama s Jay " gumam Laras pelan sambil membayangkan Sonya di seret oleh Jay " pemandangan yang sangat indah . Hahah " Laras merasa bahagia jika Sonya menderita.


Tok tok tok


Mereka bertiga saling menatap  " biar Samir yang lihat mah " Samir berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.


Cklek


Samir membuka pintu,betapa Samir terkejut bercampur bahagia melihat da Sonya di depan pintu .


" Sonya " seru Samir bahagia


Mendengar nama Sonya ,Laras dan Olivia Saling menatap lalu berdiri dengan cepat .dan menoleh ke arah pintu memastikan pendengaran keduanya salah.


Akan tetapi tidak sesuai dengan keinginan keduanya.karena di balik pintu memang ada Sonya yang seluruh tubuh nya basah.


" Kakak " balas Sonya sedih


" Masuklah " samir meraih koper milik Sonya .Sonya pun melangkah  masuk dengan pakaian yang masih basah .


Mata Olivia dan Laras melotot tidak suka melihat Sonya kembali .Samir memperhatikan seluruh wajah Sonya dengan seksama kemudian membolak balikan tubuh Sonya seperti mencari sesuatu .

__ADS_1


Setelah tidak menemukan bekas apa apa ,Samir bernafas lega .


" Kau baik baik saja ? Apa Jay memperlakukanmu dengan buruk ?  Kenapa wajahmu terlihat sedih " Selidik Samir


Sonya menunduk lemas " tidak kak " balas Sonya berbohong


" Ya sudah ,kamu ganti baju sana .kakak takut kamu sakit .setelah itu kita bicara lagi " tambah Samir


Sonya mengangguk lalu pergi ke kamar . Dengan mata membola dan bibir mengerucut Laras menatap Sonya tidak suka .


Sonya masuk ke dalam kamar dengan perasaan sedih . Ketika pintu kamar tertutup Sonya bersandar di pintu dan perlahan lahan meluncur ke bawah dan duduk di lantai.


Sonya memeluk lututnya saat air mata mengalir di pipinya . Dia ingin membagi kesedihannya dengan seseorang yang mengerti dia yang pasti bukan Laras atau pun Olivia.


Tok tok tok


Terdengar suara pintu di ketuk


" Sonya kau di dalam ? " Suara Seno terdengar dari balik pintu.


Setelah mengusap air matanya Sonya berdiri dan membuka pintu kamar


Cklek


" Kau baik baik saja " ujar Seno kwatir


" Sonya baik baik saja paman " balas Sonya sambil mengangguk


" Paman mengenalmu . Kau menyembunyikan sesuatu dari paman mu ini  " ucap Seno


" Tidak paman .Sonya baik baik saja "  kata Sonya sambil menunduk sedih


Seno henghela nafas nya .lalu menyentuh dagu Sonya dengan perlahan Seno mengangkat dagu Sonya .hingga wajah Sonya berhadapan dengan wajah Seno .


" Nak , paman tau kamu menyembunyikan sesuatu dari paman .ceritalah paman akan mendengarkan mu  " bujuk Seno dengan lembut dan penuh dengan kasih sayang.


Mata Sonya yang berkaca kaca sudah tidak bisa membendung air matanya.ahirnya air mata menetes membasahi pipinya.


Lalu memeluk Seno dengan erat  " paman .sonya merasa kesepian . Sonya merindukan mamah sama papah " keluh Sonya meskipun hal utama yang membuat Sonya sedih karena jauh dari Jay .

__ADS_1


Seno menepuk nepuk pundak Sonya " kau pasti kesepian kan "


Sonya hanya diam dan terus memeluk pamannya .


" Sudah .cepatlah ganti bajumu .setelah itu istirahat .paman akan menyuruh Samir membuatkan kamu coklat panas " Seno melepas pelukannya dan Sonya hanya mengangguk .


Setelah Seno keluar kamar ,Sonya menutup pintu dan segera berganti pakaian .


Di kediaman Wiliam .Jay melamun menghadap luar sambil menatap langit.


" Joya ! Aku merindukan mu . Kenapa kau tidak kunjung kembali .aku sekarang putus asa . Tidak ada yang bisa memahami aku .hanya kau yang memahami aku . aku ingin bersamamu joya  " gumam Jay sedih


Dari balik pintu harel dan fairel memperhatikan Jay karena pintu kamar Jay terbuka sedikit .


" Aku kasihan melihat kak Jay . Semenjak kepergian kakak ipar jiwanya seperti tidak ada di tubuhnya .dia hanya berduka setiap saat " ujar harel


" Aku baru melihat kisah cinta seaneh ini . Jay sanggub bertahan tanpa melirik wanita sedikit pun . Itu artinya Jay sangat mencintai joya . Wanita itu sudah menghancurkan hidup Jay " ucap fairel dengan mata yang masih tertuju pada Jay yang berdiri di dekat jendela menghadap keluar .


" Itu adalah cinta sejati . Cinta seperti itu sangat jarang di jaman sekarang " sela rani menghampiri kedua cucunya


Harel dan fairel berbalik badan dan menoleh ke arah Rani yang berjalan .


" Nenek " ucap harel dan fairel bersamaan


" Dulu Jay itu sangat nakal dan suka menggoda gadis gadis cantik tapi semenjak dia bertemu dengan joya . Jay tidak pernah sekali pun melirik wanita lain " tambah Rani


" Sayang aku di Korea saat itu . Jadi tidak mengenal joya . Tapi Aku jadi penasaran ingin mendengar kisah Jay dan joya pertama ketemu hingga mereka menikah nek  " fairel menatap nenek nya


Rani bersemangat  " mm....nenek akan memberitahu mu dengan detil . Jadi waktu itu "


Tiba tiba Rani berhenti bicara karena melihat bricia yang sudah berdiri di belakang fairel .


" Kalo mau dengar kisahnya lebih baik ikut nenek ke kamar karena di dalam kisah Jay dan joya ada penjahatnya " sindir Rani sambil menatap bricia yang berdiri di belakang fairel dengan wajah mengkerut


Fairel hanya menghendikkan bahu tidak paham dengan sindiran Rani . Rani menarik tangan fairel agar mengikutinya ke kamar Rani .


Harel hanya menggeleng kepalanya .dan menatap ibunya " mamah ada apa ? " Tanya harel


" Bagaimana keadaan kakak mu rel ?.mamah sangat kwtir " harel memberi kode pada ibunya dengan menunjuk   ke kamar Jay .bricia mendekati pintu dan melihat ke arah kamar dimana Jay berdiri .

__ADS_1


Bricia menghela nafas panjang " kemarin kakakmu sudah mulai ceria dan sekarang dia kembali berduka karena gadis itu . Mamah sangat membenci gadis itu  " umpat bricia


" Mamah sudahlah .mamah jangan mengumpat terus nanti mamah cepat tua   " bujuk  harel


__ADS_2