Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
bab 21 . jayvin menerima perjodohan


__ADS_3

" Bricia kamu tau ! Andine, wanita yang sangat lembut . Dia selalu melakukan tugasnya sebagai istri .Bahkan ketika suaminya berselingkuh putriku tetap memaafkannya.Tapi suaminya tidak merasa cukup untuk menyakiti andine dia menggugat cerai putri ku yang polos ini " Soraya berpura pura sedih


Bricia menjadi ikut sedih mendengar ucapan Soraya.


" Iya nak jayvin . Tidak ada yang bisa menolak takdir kan .Baik jodoh atau mati tidak ada yang tau .Sama seperti istrimu meninggal tanpa bisa kau tolak . Aku dengar kau begitu mencintai istrimu ,tapi jika kamu menerima putri ku dia bisa menggantikan istrimu dan memberikanmu cinta yang begitu banyak " Sambung Tono


Peter ,harel dan Rani hanya diam menyimak,sementara bricia menggeleng kepalanya.Dia merasa iba mendengar setiap jebakan yang keluarga Soraya katakan .


Harel mencolek Rani " nenek .Aku sangat suka melihat orang berkelahi dan bersedih .Tapi dia kakakku aku tidak mau kakak ku bersedih .Dia pasti akan terluka dengan perkataan mereka " Harel berbisik pada Rani dan Rani mengangguk setuju.


" Jadi gimana nak Jay ?. Apa nak jayvin mau di jodohkan dengan andine ? " Tambah Soraya sambil melirik jayvin


Jay terkejut lalu menatap ke arah Andine " Apa putri mu bisa mencintai aku ?" Ucap Jayvin dingin


" Sejak pertama kali melihatmu,aku sudah mencintai mu jayvin .Aku jatuh hati padamu " sela Andine malu malu kucing lalu menunduk.


" Baik kalo begitu aku menerima nya " jawab Jayvin tegas


Semua terkejut dengan jawaban Jayvin.termasuk Harel dan Rani . keduanya kompak batuk batuk karena tersendak makanan.


Uhuk uhuk uhuk


Rani dan Harel saling menepuk pundak .Rani menepuk pundak cucunya .Sementara harel menepuk pundak neneknya.


" Hei ,kenapa reaksi kalian seperti itu .Bukankah ini merupakan berita baik . seharusnya kita merayakannya " tegor Tono


Rani dan Harel saling menatap


Harel berdiri lalu mendekati jayvin " kakak ,apa kakak tidak salah bicara ? Harel tidak salah dengar kan kak ?"


" Aku menerima perjodohan ini " ulang jayvin mantap .Harel kembali kaget .Harel menepuk nepuk pipinya berulang kali , seolah apa yang ia dengar tidak bener .


Bricia sangat bahagia , senyum mengembang terlukis di sudut bibir Bricia " oh putra ku .Hari ini aku sangat bahagia .Kau memberikan mamah mu ini kebahagiaan yang sangat besar . Terimakasih anak ku . Terimakasih banyak " Bricia mencium pipi Jayvin


Soraya dan Tono ikut bahagia keduanya tersenyum miring. Soraya menghampiri Andine


" Selamat putri ku " ucap Soraya tersenyum manis pada andine.lalu mencium dan memeluk Andine.


Tapi ekspresi wajah Jayvin tidak terlihat bahagia sama sekali .Peter menatap putranya seperti sedang membaca isi hati putra nya itu.


Disisi lain ,Olivia mengunjungi Samir di penjara .Olivia merasa sedih melihat putranya yang semakin kurus tidak terawat.

__ADS_1


" Nak . bersabar lah , tinggal seminggu lagi ,kau akan bebas dari sini " Olivia menggenggam tangan putranya


" Mah .bagaimana kabar Sonya ?, Kenapa Sonya tidak pernah menemui aku lagi ke sini ?" Tanya Samir


Muka Olivia mengkerut mendengar nama Sonya " Sonya pergi dari rumah nak "


Samir berdiri " pergi kemana mah ? Lalu kenapa dia pergi ? Dan kenapa Sonya tidak bertanya dulu sama Samir ?"


Samir gelisah


" Nak ,tenanglah .duduk dulu " bujuk Olivia.


" Tidak mah .Samir tidak bisa tenang mah .bagaimana keadaan Sonya sekarang,udah makan atau belum ? Samir nggak tau mah.samir udah janji sama Sonya ,akan selalu menjaganya " ucap Samir panik


" Nak ,tenanglah .Sonya baik baik saja.dia hanya bekerja .setelah gajian dia akan pulang kerumah " ucap Olivia


Samir kembali duduk " kerja ? Kenapa mah .Samir masih punya tabungan .itu masih cukup untuk setahun mah " celoteh Samir


Olivia menunjukkan muka sedihnya , agar aktingnya meyakinkan " nak ,mamah juga bicara seperti itu sama sonya. Mamah tidak mengizinkan Sonya mencari pekerjaan .Apalagi harus menginap di rumah tempat dia bekerja .Tapi dia ingin berbakti sama papahmu karena udah merawatnya selama sakit.Kamu kenal kan sama adik sepupumu ,dia itu kekeh pada keinginan nya .Mamah bisa apa nak " kata Olivia dengan nada penuh kesedihan.


" Ya ,sudah mamah jangan sedih lagi . Setelah samir keluar .Samir yang akan bicara dengan Sonya " balas Samir tanpa menaruh curiga sedikitpun.


" Ya ,terserah kamu saja nak " balas Olivia bernafas lega , karena putranya dengan mudahnya percaya.


" Papahmu sudah membaik nak .Samir tidak perlu kwatir ,mamah dan Laras akan merawat papah sampai pulih "


" Syukurlah .Samir janji setelah keluar dari sini .Samir akan mengembalikan kemewahan yang selama ini mamah nikmati " ucap Samir bersemangat


*****


Di pagi hari ,Sonya menyiapkan sarapan untuk keluarga Wiliam .


Sementara jayvin bersiap akan pergi ke kantor.Bricia masuk ke kamar jayvin ,dengan ponsel di tangannya.


" Nak jayvin .Ayahmu minta sama mamah untuk bertemu sekali lagi dengan calon besan sebelum acara pertunangan.Menurut mamah sih nggak perlu .langsung menikah pun mamah setuju " balas bricia lalu tersenyum bahagia


" Mamah .aku mau kerja " balas jayvin sambil memakaikan dasi.


"Nak bagaimana menurutmu ?"


Jayvin menatap ibunya " iya .terserah mamah saja " balas jayvin dingin

__ADS_1


Bricia kembali tersenyum " oh putra ku . Setelah tujuh tahun ,ahirnya kamu kembali menuruti semua keinginan mamah mu ini.Mamah sangat bahagia .Bahagia sekali.ok .Mama akan memberitahu calon besan . Mereka pasti bahagia mendengarnya " seru Bricia begitu bersemangat .


" Mamah , Jayvin akan berangkat "


Bricia hanya mengangguk bahagia


Jayvin mengambil tas nya dan berjalan ke pintu .tiba tiba di halangi oleh bricia.


" Nak ,tunggu dulu .mamah akan mengundang calon besan di restoran yang sangat mewah.ini hari yang sangat bahagia .jadi semua harus merasa nyaman . bagaimana menurutmu nak ? " Tanya bricia sambilmenatap lurus pada Jayvin yang sedari tadi menyimak ibunya bicara .


Jayvin menarik nafas panjang " mamah ,udah belum " tanya jayvin dingin


" Ya anakku .Pergilah .Mamah akan memberitahumu restoran nya setelah mamah menemukan yang cocok " bricia begitu bersemangat .


Jayvin hanya diam lalu pergi keluar .Sementara bricia menompat kegirangan .


Sonya menyajikan sarapan di atas meja.Rani menghampiri Sonya .


" Nek ,mau aku buatin teh ?" Sonya menawarkan .


Rani mengangguk " nak , kamu masih muda tapi sangat rajin .Orang tuamu pasti beruntung memiliki putri sepertimu " puji Rani


Sonya melempar senyum " terimakasih nek ,tapi kedua orang tua ku sudah meninggal nek "jawab Sonya sambil menuangkan teh ke sebuah gelas


" Maaf nak " Rani menjadi tidak enak


" Nggak apa nek " balas Sonya sambil menaruh segelas teh di hadapan Rani.


Bicia muncul dengan wajah ceria .Tiba tiba berubah asem setelah melihat ke akraban Rani dan Sonya.Dia berhenti melangkah,lalu menatap Sonya tajam.


" Sepertinya wanita ini ,mencoba mendekati setiap orang di rumah ini " batin Bricia


Lalu kembali melangkah ,mendekati Rani dan Sonya sambil berdehem.


" Ehem " Bricia menatap tajam Sonya . Seolah menyuruh Sonya meninggalkan meja makan.Seakan mengerti Sonya menunduk  dan pergi ke dapur.


Rani melirik Bricia dengan sinis .Bricia duduk dan mulai menikmati sarapannya.


" Ibu .Kenapa menatap aku seperti itu,apa ada yang salah ? Harusnya ibu tersenyum karena sebentar lagi Jayvin akan menikah .Aku akan membuat pesta pernikahan yang paling mewah di kota ini . Hingga semua orang merasa iri " bricia tersenyum


Rani menggeleng gelengkan kepalanya " halu  " balas Rani pelan

__ADS_1


" Kenapa Bu ? Bicara yang keras . Aku tidak bisa dengar  " tanya Bricia dengan semangat


__ADS_2