
" hallo semua " sapa seorang wanita sedikit gemuk berpakaian rapi berjalan sambil menyeret kopernya
" Gisel ..!" Panggil bricia bahagia
Gisel adalah istri harel.gisel putri dari sahabat bricia .bricia menjodohkannya pada harel .5 tahun setelah joya meninggal.
" oh astaga .aku bener bener sial.kenapa dia pulang secepat ini .kenapa dia tidak pulang tahun depan saja " gumam harel malas yang langsung dapat tatapan tajam dari bricia
" Ibu mertua .apa kau baik baik saja ? .lihat dirimu .setelah aku tinggal 2 bulan wajahmu terlihat lebih tua " Gisel memperhatikan seluruh wajah bricia.
"Ahh ...benarkah ?" balas bricia setelah berpelukan dengan bricia
" Benarkah ibu .oh aku membawakan ibu masker awet muda .akan aku bagi ibu ya " ucap Gisel manja
Rani melirik dua wanita yang penuh dengan drama " Oh ya Tuhan berikan aku kekuatan " celoteh Rani dan pergi naik ke lantai atas.
" Aku ada urusan penting .aku pergi dulu " ucap harel lalu berlari secepat mungkin.
" Tapi suamiku ! " Gisel hendak mencegah harel dengan merentangkan tangan kanan nya.
" Udah .biarkan saja .lebih baik kau bersama ibu saja.ada sesuatu yang ingin ibu tunjukkan padamu " bricia menarik lengan Gisel agar ikut dengannya.
"Apa itu ibu " Gisel berjalan berdampingan dengan bicia
" Sesuatu yang sangat bagus " balas bricia
" Oh ibu .aku jadi tidak sabar "
Bricia dan Gisel masuk ke dalam kamar bricia.
Di kamar Jay berdiri menghadap keluar jendela sambil melamun memikirkan joya.harel berlari terburu buru dan masuk ke dalam kamar Jay.
Karena tenggelam dalam lamunannya Jay sampai tidak menyadari harel masuk ke dalam kamarnya.
Harel berhenti melangkah .dia memperhatikan kakaknya dari jarak sangat dekat.
Harel mengatur nafas nya lalu melangkah mendekati jayvin.dia menyentuh pundak jayvin.
"Kakak " ucap harel pelan sambil tersenyum
Jayvin memutar kepalanya ke arah samping " harel " lalu kembali melihat ke luar jendela
" Kakak sedang memikirkan kakak ipar kan ?" Sambung harel sambil ikut melihat keluar jendela
__ADS_1
Jayvin menghembuskan nafasnya panjang " kakak iparmu itu seorang pembohong .dia berjanji untuk selalu bersama ku baik suka dan duka .tapi dia mengingkarinya.dia berbohong "
Harel mengatur nafasnya " Bagaimana jika kita keluar saja " harel menaikkan alisnya
Jayvin menggeleng kepalanya " tidak harel " balas jayvin malas
Harel berbalik badan dan berjalan ke arah kasur yang lumayan besar dengan sprei berwarna biru lalu duduk disana.
" Ayo lah kak .aku merindukan kakak yang dulu.kita bisa pergi bersenang senang kan " ajak harel
Jayvin mendekati harel lalu menjewer telinga harel " kau .dasar kau tidak tau malu .kau itu udah memiliki istri "
"Aawww.....,kakak sakit .aku hanya ingin sedikit bersenang senang .lagian mamah yang memaksa aku untuk menikah dengannya "mencoba membela dirinya
" Tapi adik tetap saja .kau sah suaminya gisel.jadi jangan pernah bermain main dengan pernikahan .jika tidak ceraikan saja Gisel " jayvin memberikan solusi
" Jika aku melakukannya mamah kita akan memakan aku hidup hidup.kakakkan tau mamah kita seperti apa ! " kata harel dengan penuh belas kasih
"Kalau begitu . belajar lah untuk mencintai istrimu "
Harel ternganga lebar " apa .aku tidak salah dengar ?.kakak bicara apa barusan .emmm....belajar mencintai ! hahaha..... kakak sendiri tidak bisa mencintai orang lain selain kak joya hahahha "
Jayvin terdiam sejenak.wajahnya muram dan mulai melamun .tiba tiba harel menghentikan tawanya dan melirik jayvin serius
Disisi lain Sonya dan Samir kaget melihat semua keluarga bersiap siap mengemasi barang barang
Laras terus saja mengumpat begitu juga dengan olivia.
" Laras .mamah ,ada apa ini ? "
Olivia menghampiri Samir dan memeluk Samir " Samir .papahmu terlilit banyak hutang karena CEO yang dipekerjakan papahmu melakukan penipuan " Olivia menangis
"Apa !" Samir ternganga
Laras memandang ke arah Samir " iya kak .sekarang kita sudah bangkrut.kita harus keluar dari rumah ini untuk membayar hutang papah "
Samir masih kaget dengan semua penjelasan Laras.
" Aku akan bicara dengan papah . mamah papah di mana ?"
Olivia hanya menangis tanpa menjawab pertanyaan Samir " hiks hiks hiks ...."
" Kakak.papah kita sedang di rawat di rumah sakit karena mengalami serangan jantung " balas Laras menunduk dengan penuh kesedihan .
__ADS_1
" Apa " Sonya dan Samir saling menatap
" Kakak.kita akan tinggal dimana ?"
" Ayo naik ke mobil saja dulu .kakak akan mencari tempat untuk kita tinggalin "
Olivia masih saja menangis .Samir menepuk pundak Olivia " mamah .ayo mah kita pergi dari sini "
Setelah dua jam berlalu .Samir ,Sonya ,Laras dan Olivia berada di sebuah rumah kecil
" Kakak ,rumahnya kecil sekali .aku tidak suka disini .aku lebih suka berada di rumah kita yang besar " rengek Laras
" Iya Samir .mamah juga tidak suka di rumah kecil ini .apa kamu tidak bisa mencarikan rumah yang besar untuk kita tempati .teman teman mamah pasti akan menertawakan mamah jika mereka melihat mamah di sini " Olivia ikut merengek
" Mamah .Laras .kita harus berhemat. tabungan Samir tidak banyak.jadi tolong mamah sama Laras mengerti ya.ya sudah Samir akan pergi ke RS ,nungguin papah "
" Samir mamah ikut ya " balas Olivia
Samir menatap ke arah Sonya dan Laras bergantian " Sonya ,Laras ,kalian baik baik ya di rumah .kakak sama mamah nginap di rumah sakit "
" Ya kak " sela Laras cepat
" Ya kak " balas Sonya belakangan
Samir dan Sonya pergi .dan Sonya berjalan sambil membawa tas bawaannya tiba tiba Laras mendorong koper yang dia bawa ke arah Sonya " eh cupu .bawain ini juga ke kamar " perintah Laras dengan angkuhnya
Sonya berbalik badan .sejenak menatap Sonya .
" Kenapa ? Nggak mau !.eh cupu ,kamu itu numpang di rumah kita ,jadi kamu harus menuruti setiap perintah dari ku .paham nggak ?"
" Tapi laras .aku ini kan sepupumu "
Laras menatap Sonya dengan mata melotot " eh cupu ,aku tidak pernah menganggap mu sepupuh.biar aku beritahu ,dari dulu aku itu membencimu dan sekarang aku sangat membencimu .kau tau kenapa ? Karena semenjak kau ada di rumah kami selalu tertimpa sial .kau itu pembawa pengaruh buruk di rumah kami " ucap Laras penuh emosi seperti mengeluarkan emosi yang sudah lama terpendam
Sonya syok mendengar perkataan laras.sonya tidak menyangka Laras menilai sepupunya hingga seburuk itu
" Eh cupu !,kenapa masih bengong .cepat rapikan semua ,setelah itu buatin aku makanan.aku udah lapar " ujar Laras
Sonya terus saja bengong menatap Laras tidak percaya " astaga kau punya sepupu yang mirip dengan monster Sonya " batin sonya
" Eh cupu .kamu dengar nggak sih ?" Bentak Laras gerget
Sonya tersadar dan menggeleng gelengkan kepalanya " ya baiklah " balas Sonya
__ADS_1
*******