Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 42


__ADS_3

Ketika Sonya sadar dari pingsannya dia terkejut menemukan dirinya di sebuah kamar yang tidak asing baginya .


Sonya menyentuh kepalanya sambil meringis kesakitan .dia mengingat jika dia habis di tabrak sebuah mobil dan dia pingsan.


"Syukurlah kau sudah sadar ! " Anita mengambil teh hangat yang ada di nampan dan duduk di samping Sonya dan menyodorkan segelas teh pada Sonya .


Sonya menatap dalam wanita cantik yang ada di hadapannya .dia jelas jelas mengenali kamar ini . Kamar yang dia gunakan ketika tinggal di kediaman Wiliam lalu siapa wanita cantik yang ada di hadapannya ? .


Tidak mungkin adik perempuan Jay karena Sonya tau betul jika Jay hanya memiliki seorang adik laki laki yang tidak lain adalah harel .


" Kau siapa ? " Dari pada mata penasaran Sonya bertanya


Dengan wajah yang masih pucat.


" Minumlah dulu " balas Anita memaksa


Sonya pun menurut . Dia menerima teh hangat dari tangan Anita .


Gluk gluk gluk


Sonya meminum teh dengan cepat . Lalu kembali menatap Anita .


" Siapa kau sebenarnya? Dan kenapa aku berada disini ?" Sonya kembali bertanya


Sebelum bicara ,Anita melempar senyum hangat sehangat teh yang Sonya minum " sebelumnya aku minta maaf dan nama aku Anita . Aku tidak sengaja menabrakmu di jalan . Dan membawamu kesini . Apa kamu masih ingat ? " Seru Anita


" Iya aku ingat ! Jadi kau orang yang sudah menabrak ku "


" Tolong maafkan aku ya . Dan jangan melaporkan kasus ini ke polisi . Aku mohon ! Aku bener bener tidak sengaja ! Aku akan memastikan kondisimu bener bener pulih dan memberikanmu sebanyak uang yang kau mau " Anita berbicara dengan tempo yang tergesa gesa .seakan dia ingin di dengarkan sampai selesai berbicara.


Sonya hanya menyimak sambil menatap Anita yang mendugas .selesai berbicara Anita menarik nafasnya dalam karena hampir kehabisan nafas saat bicara.


" Tenang saja , aku tidak akan melaporkan kasus ini ke polisi . Apa kamu sudah tenang ? " Seru Sonya tenang


Betapa Anita bahagia . Dengan gerakan refleks dia memeluk Sonya dengan erat " terimakasih ! Kau wanita yang baik . Siapa namamu ?" Sela Anita lalu melepas pelukannya .


" Nama ku Sonya !" Balas Sonya ramah

__ADS_1


" Sonya nama yang bagus . Aku baru datang dari Jamaica. Selain keluarga ini ,aku belum memiliki teman di kota ini .jadi maukah kamu berteman dengan ku Sonya ? " Ucap Anita sambil mengulurkan tangannya mengajak bersalaman .


Meskipun masih bingung dan ragu Sonya mengangguk . Keduanya bersalaman . Peter yang menyaksikan dari balik pintu kamar terharu melihat kebaikan yang melekat di diri Sonya.


Saking terharunya Peter sampai menjepit tangannya sendiri . Ceritanya Peter tidak ingin mengganggu dua sahabat yang baru saja berteman .


Dia berniat ingin meninggalkan keduanya bersama . Tapi saat ingin menutup pintu yang terbuka sedikit . Jari tangan Peter terjepit .


Secara spontan Peter menjerit kesakitan . Hal itu mengagetkan Sonya dan Anita .


" Paman ! " Sapa keduanya bersamaan


Anita mengalihkan pandangannya pada Sonya " apa kamu mengenal paman Peter ? "


Sonya hanya mengangguk tanpa berbicara.


Karena sudah ketahuan . Peter sekalian mendekat .Dia tersenyum manis pada kedua gadis di hadapannya .


" Apa kamu baik baik saja nak ? " Tanya Peter


Sonya hanya mengangguk . Anita mengambil mangkok yang berisi bubur buatannya .


Sonya menerima mangkok dari tangan Anita " terimakasih Anita " balas Sonya lembut dan mulai mencicipi bubur buatan Anita.


" Aku akan membuatkan mu segelas jus segar . Paman aku tinggal dulu ya !"


Peter mengganguk . Setelah Anita pergi . Wajah Peter mulai serius menatap Sonya .


" Nak ! Takdir kembali membawamu ke rumah ini ! Dia mengirimmu kesini lewat Anita . Anita yang tidak mengenalmu sama sekali . Jadi sekarang apa kamu akan kembali memperjuangkan cintamu ? " Seru Peter pelan dia tidak ingin ada satupun yang mendengar pembicaraannya.


Sonya berhenti makan lalu menatap Peter " Tapi paman . Aku sendiri masih bingung harus apa ! Aku tidak ingin membuat Jay semakin sedih dan soal gadis itu . Apa hubungannya dengan keluarga ini paman ? Aku baru melihatnya karena sebelumnya dia tidak pernah kesini "


" Dia itu anak tetangga paman ketika masih berada di Jamaika . Dulu dia sering main ke rumah . Ya sudah kamu lanjutkan makannya .Paman tinggal dulu . Ada sesuatu yang harus paman urus " Peter mengelus kepala Sonya lalu pergi meninggalkan Sonya


Di dapur Anita begitu niat membuatkan Sonya jus


Dia memilih beberapa buah segar dan mencuci buahnya di wastafel.

__ADS_1


Bricia masuk ke dapur menuju kulkas dan mengambil air dingin dalam botol " Anita kau sedang buat apa ?" Tanya bricia lembut sambil menuangkan air dingin ke dalam gelas bening .Bricia meneguk air dingin yang menyegarkan tenggorokan.


Anita menoleh mengarah suara yang muncul " Tante ! Anita sedang membuat jus untuk Sonya Tante " balas Anita sopan


Byurrr


Air muncrat dari mulut bricia . Dengan singgab Anita memberikan Bricia tisu kering .


Bricia segera mengusap mulut dan dadanya yang basah karena semprotan air dari mulutnya .


" Sayang ! Kenapa kau begitu peduli pada wanita itu . Tante tau kamu merasa bersalah pada wanita itu . Tapi tidak usah terlalu peduli padanya . Biarkan Nini yang mengurusnya "  Bricia mencoba memberitahu Anita jika apa yang dia perbuat itu terlalu berlebihan.


Anita tersenyum menatap Bricia " tidak apa Tante . Dia itu wanita baik .Dia tidak melaporkan aku ke polisi dan menuntut sejumlah uang . Padahal dia bisa saja kan melakukannya ? Apa Tante tau !   aku dan Sonya sekarang berteman "balas Anita serius dan tenang . Dia kembali melanjutkan membuat jus .


" Apa ! " Seru Bricia syok lalu menepuk jidatnya.


" Anita ! Kau tidak tau wanita macam apa yang sudah kamu jadikan teman . Bagaimana cara agar kau mengerti jika Sonya itu akan menjadi bumerang untuk hubunganmu dengan Jay "  celoteh Bricia akan tetapi tidak terdengar oleh Anita karena suara blender yang sedang nyala.


" Ini tidak bisa dibiarin . Aku harus bicara pada wanita itu . Kenapa dia selalu memiliki celah untuk masuk ke rumahku . Susah payah aku mengusirnya dari rumahku tapi kenapa dengan gampangnya dia bisa kembali ke rumah ini  . Seolah dia memiliki magnet " gerutu Bricia sambil melangkah menuju Sonya istirahat.


Ternyata disana ada Fairel yang menunggu Sonya . Sikap Fairel yang manis dan berlebihan membuat Sonya merasa tidak nyaman.


Fairel memang menyukai Sonya dari awal . Tambah lagi wajah Sonya berubah menjadi lebih cantik dari sebelumnya membuat Fairel semakin tergila gila pada Sonya.


Dengan emosi dan tatapan lurus Bricia menghampiri Sonya . Sonya mengenal tatapan itu . Itu tatapan kebencian yang siap meledak seperti bom waktu .


"Fairel ,bisa tinggalkan Bibi dengan Sonya  ! Ada hal yang ingin bibi bicarakan dengannya secara empat mata ." Seru Bricia


Fairel hanya mengangguk dan berbalik badan melangkah menuju pintu keluar setelah melempar senyuman pada Sonya .


" Fairel ,tolong tutup juga pintunya ya " titah Bricia


Tanpa menaruh rasa curiga Fairel menuruti keinginan Bricia . Dia keluar dan menutup pintu .


Sekarang hanya ada Bricia dan Sonya . Bricia terus saja menatap Sonya tajam sementara Sonya menunduk dan bersiap akan di serang .


" Dasar wanita licik !  kau selalu mengambil sempatan dalam kesempitan. Kau  memanfaatkan Anita dengan akal busukmu itu kan ? " Duga bricia dengan kasar.

__ADS_1


Hanya di balas gelengan kepala oleh Sonya . Sejujurnya Sonya tidak memiliki tenaga untuk berdebat dengan Bricia yang selalu menyalahkan dirinya dalam segala hal.


" Jangan kamu fikir setelah kembali ke rumah ini . Kau bisa mempengaruhi Jay dan juga yang lain . Tidak akan aku biarkan ! " Bentak Bricia dengan nada kesal


__ADS_2