
" ayah jangan dengarkan dia . Aku cukup mengenal pria seperti dia . Dia berusaha mencari kesempatan . cepat hajar dia ayah " perintah sang wanita pada ayahnya dan pria tersebut menarik kerah baju Jay dengan tangan kirinya .
Dan tangan kanannya melayang kan tinjunya dan bersiap mendarat di wajah tampan Jay .
Seketika Jay menutup matanya ,dia pasrah jika wajah tampannya akan di penuhi lebam dan bengkak .
" Tunggu !" Teriak seorang wanita berbalut dress berwarna merah
Si pria besar menunda pukulannya .Dia menatap ke arah gadis yang sedang berjalan menghampiri mereka .
" Kau memang buaya darat . Pria murahan yang suka ngambil kesempatan " teriak sang gadis pada Jay dan Jay hanya bengong . Dia tidak punya kesempatan untuk bicara.
Putri dan ayah bingung . Keduanya hanya menyimak .
" Nona . Tidak perlu kwatir . Aku paham cara memberikan pelajaran pada pria model begini .Kalian berdua pergilah ! Biarkan aku yang menghukum pria mesum ini " seru wanita itu dengan berani
Ayah dan putri itu mengangguk setuju . Mereka meninggalkan Jay dengan wanita cantik berbalut drees merah .
Dan ternyata wanita itu adalah Anita .
Anita mencubit lengan Jay dengan pelan " kau ,Berani sekali kau memeluk gadis yang tidak kau kenal !"
"Aw ampun nona " balas Jay bergurau
Keduanya diam sesaat sambil tersenyum . Dalam hitungan detik keduanya berpelukan sambil tertawa kecil.
" Kau sangat telat . Aku menunggumu disini satu jam . Apa kamu tidak tahu betapa bosannya aku ! Dan kau juga salah orang " Ucap Anita manja . Keduanya pun melepas pelukannya.
" Iya ,Aku meminta maaf . Kejadian tadi jangan di bahas lagi . Dan ..."
" Dan ...!" Sela Anita penasaran
" Dan jangan memberitahu siapa pun . Yang tadi sangat memalukan " seru Jay sambil mengedipkan sebelah matanya pada Anita .
Dan Anita hanya tersenyum sambil melakukan gerakan menguncii mulutnya dengan jari layaknya mengancing tas
" Terimakasih " ujar Jay
Jay sedikit kesulitan mendorong beberapa koper milik Anita dan memasukkannya ke dalam mobil .
Di perjanlan menuju rumah . Anita terus sja menatap ke arah Jay .
" Kenapa menatap ku seperti itu ? "tanya Jay sambil mengemudikan mobilnya
" Terakhir aku kesini kau begitu pemarah dan emosi . Tapi sekarang kau sudah kembali seperti Jay yang aku kenal . Aku suka Kau yang sekarang "
" Iya . Aku sekarang belajar menjalani hidupku kembali . Aku fikir udah waktunya aku melupakan kesedihanku dan menjalani hidup " balas Jay
" Itu artinya aku ada kesempatan untuk berada di hatimu ? Mau kah kamu belajar mencintai ku ? " Lanjut Anita
__ADS_1
" Kau pasti sudah tau jawabannya kan ! " Kata Jay
" Iya iya ,aku tau . Mana mungkin pria jelek seperti mu level dengan ku yang cantik ini " sambung Anita bergurau
Hal itu membuat suasana menjadi rame . Jay dan Anita sangat kompak.
Tiga puluh menit berada di dalam mobil . Kini keduanya masuk ke dalam rumah kediaman Wiliam .
Disana Anita sudah disambut oleh seluruh keluarga. Semua tersenyum bahagia dengan kedatangan Anita .
Jay menyeret koper milik Anita ke dekat sofa lalu pergi kembali ke kantor.
" Hai , kau makin cantik saja sayang " Bricia memeluk Anita .
" Tante ,aku bawa oleh-oleh untuk mu " balas Anita sopan
" Ayo duduk ! Ayo "
Anita pun ikut duduk di sofa ,disana ada Peter ,Rani ,Gisel ,Fairel dan Harel .
Anita membuka koper miliknya dan segera membagi bagi oleh oleh yang dia bawa .
Anita begitu pintar merebut hati seluruh keluarga . Semua tampak bahagia dengan hadiah masing masing .
Bricia izin ke atas mempersiapkan kamar untuk Anita . Begitulah Bricia kalau sudah menyayangi seseorang.
Sesaat Bricia berhenti melangkah karena melihat seluruh keluarga begitu dekat dengan Anita .
Sungguh pemandangan yang hangat. tiba-tiba muncul ide di Benak Bricia .
" Untuk apa aku susah susah mencarikan Jay perempuan di luar sana . Sementara di dalam ada " gumam Bricia sambil menatap Anita
" Anita gadis yang cantik dan baik . Dia cocok untuk Jay . Tapi aku harus memastikan Anit tidak memiliki pacar " tambah Bricia berbicara seorang diri .
Dengan semangat yang membara Bricia Mendekati Anita .
" Anita !"
" Eh Tante . Tante belum dapat hadiah ya. Tunggu sebentar. Hadiah untuk Tante " Anita mencari hadiah untuk Bricia
" Nanti saja sayang . Ayo kamu ke kamarmu . Kamu pasti capek kan. ?" Bricia menarik lengan Anita agar mengikutiny .
Anita menurut meskipun terpaksa . Dia membawa kopernya ke atas.
" Ini kamarmu " ucap Breicia semangat .
Anita masuk ke dalam kamar dan tersenyum sangat lembut .Dia mulai membereskan barang barangnya dan menaruhnya di dalam lemari .
Tapi Bricia menghentikan aktivitasnya dan segera menarik Anita untuk duduk di atas ranjang . Sepertinya Bricia ingin bicara serius pada Anita .
__ADS_1
" Anita ! Mm.... Kau sangat cantik ,pasti banyak pria yang mengejarmu . Cerita dong sama Tante "
" Emm ya banyak " jawab Anita santai
" Sudah punya ya , hah .Jadi aku terlambat ya " batin Bricia malas
" Salah satu dari mereka pasti pacarmu ! Apa kamu punya potonya . Tante jadi pengen lihat deh " ujar Bricia mencoba menyembunyikan rasa kecewanya.
" Tante aku hanya bercanda . Aku belum memiliki pacar . Tapi aku menyukai Jay tapi .... " tiba tiba Anita menutup mulutnya dan beranjak ke dekat jendela
Entah sengaja atau tidak yang pasti Anita merasa salah bicara pada Bricia. Berbeda dengan Bricia saat dia mendengar Anita menyebut Jay ,dia begitu bahagia .Dia mendekati Anita dengan senyum mengembang .
" Anita ,benarkah ? Tante tidak salah denger ? Kau menyukai putra Tante ? " Tanya Bricia kembali memastikan
" Iya Tante " jawab Anita sedih
" Itu bagus . Tapi kenapa wajahmu menjadi sedih nak ? Apa kamu sudah memberitahu Jay tentang perasaanmu ? " Ucap Bricia
" Itu dia masalahnya Tante . Jay tidak tidak akan bisa membuka hatinya untuk wanita lain selain almarhum istrinya "
" Apa kamu sudah mencobanya ? " Tanya Bricia bersemangat
" Belum Tante . Karena selama ini aku menyatakan perasaanku sambil bercanda jadi Jay menganggap itu adalah lucu lucuan saja " balas Anita
" Jadi dari sekarang kau harus menyatakan perasaanmu dengan serius ! Tante yang akan membantumu " ucap bricia
" Sungguh Tante ? Tante bener bener mendukung aku sama Jay ?" Tanya Anita tidak percaya
" Tentu saja . Kau wanita yang sangat cocok untuk Jay . Kaumau kan menikah dengan Jay ? " Seru Bricia
" Mau banget Tante " jawab Anita sambil mengangguk
" Bagus . Sekarang kau bicara pada Jay tentang perasaanmu . Ayo cepat ! " Usul Bricia
" Jay sudah pergi kekantor Tante . Aku baru datang saja dia tidak ada waktu untukku. Dia langsung saja meninggalkan aku " Raut wajah Anita cemberut menatap ke luar jendela
" Jika Jay tidak ada di rumah , berarti kau yang akan menemui Jay di kantor . Ayo bersiap pergi ke kantor . Temui Jay disana . Dan katakan perasaanmu " bujuk Bricia penuh semangat
" Emang boleh Tante ? "
" Tentu saja boleh . Ayo bersiap !" perintah bricia
Tentu saja Anita mau . Dia bersiap untuk menemui Jay di kantor . Dia membawa salah satu koleksi mobil milik Jay .
Lalu Bricia melompat bahagia . Dia membayangkan pernikahan Anita dan Jay akan terjadi .lalu tiba tiba muncul di benak Bricia untuk menemui peramal seperti saran teman arisannya .
Yang mengusulkan Bricia pergi ke peramal dalam rangka melihat nasib Jay , jodoh nya berapa ? keberuntungannya dan banyak lagi yang bisa di tanyakan .
Tidak ada salahnya sedikit mempercayai hal semacam itu . Bricia menelpon temannya dan mengajak untuk menemui orang tersebut .sudah banyak yang puas dengan ramalan tuan peramal tersebut.
__ADS_1