Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 54


__ADS_3

Dengan langkah canggung Jay masuk ke dalam ruangan dimana Sonya berbaring lemah.


Dia duduk di di bangku menghadap Sonya yang masih belum sadarkan diri Karena epek obat bius.


Jay  menggenggam tangan Sonya sembari menatap Sonya dengan tatapan sedih .


" Lihat , aku menyelamatkan hidupmu . Kau masih hidup . Seandainya saja waktu itu aku bisa menyelamatkan Joya sama seperti aku saat menyelamatkan kamu sekarang, mungkin Joya masih ada bersama aku sekarang . Dan kami akan hidup bahagia bersama anak anak kami " air mata Jay kembali menetes tapi langsung menghapusnya .lalu kembali menatap Sonya .


" Tapi kenapa kau mempertaruhkan nyawamu hanya untuk ku ? Apa kamu fikir ku itu Catwoman yang memiliki sembilan nyawa ? " Ucap Jay berbicara pada sonya yang masih dalam pengaruh obat bius.


Hiks hiks hiks


" Jika kau berfikir seperti itu, aku akan memberitahumu ,jika itu hanyalah hayalanmu saja . Itu tidak nyata  " Jay masih menangis . Dia menundukkan kepalanya di ranjang .sambil mencium tangan Sonya yang dia genggam .


" Kau sangat mirip dengan Joya . Aku hampir tidak bisa membedakan kalian . Aku tidak tau kenapa fikiranku selalu berkata jika kau adalah joya . Tapi itu tidak lah mungkin  "


Hiks hiks  hiks


Jay kembali mengusap air matanya,lalu menghela nafasnya.


"Sonya cepatlah pulih " ujar Jay lalu mengangkat kepalanya sembari menatap Sonya dengan tangan yang masih dia genggam .


Seketika Bricia muncul dan tiba tiba menghentikan langkahnya . Dia kesal dan marah ketika melihat Jay menangisi Sonya seraya menggenggam tangan Sonya.


" Jay dan Sonya tidak boleh bersatu . Aku harus melakukan sesuatu " batin Bricia


Dengan cepat Bricia masuk ke dalam dan langsung mengoceh panjang .


" Jay ,apa ini ! Sedang apa kau disini ?  Kau menangisi wanita ini .sementara Anita kau tinggalin di hotel . Kau tau betapa Anita ketakukan . Dia sangat syok tapi kau biarkan sendiri " serang Bricia dengan cepat .


" Mah ,Sonya itu terluka parah  , aku hanya membawanya ke rumah sakit  " ujar Jay pelan


" Jay jangan pernah lupa dia itu siapa . Dia itu adik dari musuhmu . Kau meninggalkan Anita yang sedang syok demi adik musuhmu . Dan kau menangisinya . Apa kau sadar itu Jay  ?  " Hasut Bricia


Jay bangkin dari duduknya dan mendekati ibunya .


" Mah , ini bukan apa apa ,aku hanya menangis melihat kondisi  wanita malang ini . Itu hanya hal kecil " balas Jay dengan nada lelah


" Tidak Jay . Kau sudah terbawa suasana . Ketika wajahnya ada di hadapanmu kau melupakan siapa dia . Wajah itu sudah membuatmu berubah  " pancing Bricia .


" Tidak mah "  bantah Jay sembari menggelengkan kepalanya


" Iya ,itulah kenyataan nya . Kau sudah lupa siapa wanita ini . Kau tau Jay .jika kau mencintai wanita ini maka cinta untuk Joya yang ada di ruang hatimu akan tergeser oleh cinta Sonya . Kau akan melupakan Joya dan itu tidak adil untuk Joya karena kau udah membuang Joya dari hatimu demi wanita ini  " seru Bricia mengintimidasi sembari menatap ke arah Sonya yang masih berbaring  dan di balas gelengan oleh Jay.


" Kau bukan saja menipu dirimu sendiri Jay tapi juga Joya . Jika joya berdiri disinisaat ini , pasti dia akan mengatakan hal yang sama . Dia pasti kecewa sama kamu Jay . Dan mamah yakin pasti dia akan sangat terluka " Bricia terus saja mengoceh dan tampaknya Jay terpengaruh dengan hasutan ibunya .


Jay sangat sensitif jika urusannya dengan Joya .Jay menjadi mulai marah dan menatap wajah Sonya dengan emosi .

__ADS_1


" Wanita ini sudah berhasil melakukan apa yang menjadi tujuannya dengan keluarganya.padahal mamah pingin kau dan Anita bersama ,Tapi wanita ini sudah menghalanginya . Selama kau tidak menikah wanita ini akan terus mengganggumu  Jay . Dia akan berusaha merebut posisi Joya di sini " tambah Bricia menyentuh dada Jay sembari memperhatikan kemarahan yang ada di hati putranya .


Jay menggenggam tangannya erat .lalu menatap ibunya .


" Itu tidak akan terjadi lagi" balas Jay penuh kemarahan lalu sejenak menatap Sonya .


Setelah itu Jay pergi keluar dengan langkah panjang . Dia meninggalkan Sonya dan ibunya di Rumah sakit dengan penuh kemarahan.


Dalam kemarahan nya ,bayang bayang Sonya selalu melintas di benak Jay .


" Ahh " seru Jay sambil membanting setir mobil nya .


" Mamah benar . Aku sudah mulai tidak waras jika terus berada di dekat gadis itu  . Aku selalu memikirkannya  . Aku harus berbuat sesuatu , aku hanya mencintai Joya seumur hidupku .Tidak ada yang bisa menggantikan dia di hatiku termasuk Sonya . " gerutu Jay dan kembali menyetir .


Karena Jay meninggalkan Sonya di RS terpaksa Bricia yang  mengurus proses pembayaran untuk Sonya .Usai membayar biaya berobat Sonya .Bricia kembali ke ruangan Sonya .


Tapi dia tidak masuk ,dia hanya berdiri di depan ruangan sembari menatap sinis Sonya yang masih berbaring di atas ranjang rumah sakit .


" Wanita ini hanya merepotkan aku saja . Karena kecerobohannya ,dia jadi tertembak dan aku harus membayar biaya berobatnya " umpat bricia kesal


Sesampainya di kediaman Wiliam , Jay masuk ke rumah dengan langkah panjang . Peter yang kebetulan duduk di ruang tamu,segera berdiri melihat putranya .


" Putraku , kau baik baik saja ? Bagaimana dengan keadaan Sonya ? " Tanya Peter penasaran .


Tapi tidak di balas dengan Jay . Dia terus berjalan dengan tatapan lurus .


" Tuan sudah kembali " sapa Joon yang berpapasan di tangga .


Lagi lagi tidak ada reaksi dari Jay . Dia terus melangkah dengan tatapan lurus seperti robot .


Sampai di lantai atas ,Jay langsung membuka pintu kamar Anita tanpa mengetok terlebih dahulu .


" Anita !" Panggil Jay sembari berjalan menghampiri Anita yang duduk di depan cermin .


" Jay ! Kau baik baik saja ? Bagaimana keadaan Sonya ?  " balas Anita mendekati Jay .


" Anita ,maukah kau menikah denganku ?" Ujar Jay dengan cepat tanpa membalas pertanyaan Anita terlebih dahulu


Anita yang terkejut dengan perkataan Jay , hanya bisa melolo menatap Jay tidak percaya ..


" Jay ,ada apa denganmu ? kenapa tiba tiba bicara seperti itu "


"Kamu tau kan mamahku sangat menginginkan kita menikah . Aku ingin membahagiakan mamahku . Jadi mau kah kau menikah denganku ,tapi dengan syarat kita menikah hanya di atas kertas tidak ada cinta  . Aku tidak akan menyentuhmu . Dan aku tidak akan mencintaimu . Kita tidur terpisah Jika kamu mau secepatnya kita akan menikah . Tapi jika kamu tidak mau ,aku juga tidak akan memaksamu " jelas Jay menguraikan


" Aku mau " sela Anita dengan cepat


" Anita kau paham kan hanya pernikahan di atas kertas. Aku tidak bisa menjadi suamimu seutuhnya karena aku "

__ADS_1


" Karena kau mencintai Joya kan . Kau hanya akan menyentuh Joya . Kau tidak akan memberikanku nafka batin kan .Aku paham semua ,tapi itu tidak masalah untuk ku . Aku menikah denganmu saja ,aku sudah bahagia . Aku tidak menginginkan hal yang lain . Jika kamu tau aku sebenarnya sejak dulu aku sudah mencintaimu " ujar Anita


" Baiklah ,aku ingin kita menikah secepatnya . kalo bisa besok atau lusa ,bahkan sekarang juga tidak apa " ucap Jay merenggut.


Anita hanya tersenyum penuh kemenangan .


" kalo begitu aku pergi dulu . Akan ku urus semuanya " katanya lalu berbalik keluar dari kamar Anita .


Karena begitu bahagia ,Anita menelpon Bricia . Dia ingin memberitahu Bricia kabar kebahagiaan itu.


" Hallo Tante " sapa Anita dari balik telepon


" Ya ,sayang ,kenapa ? " Tanya Bricia penuh kelembutan .


" Tante , barusan dia melamarku . Dia ingin menikahi ku Tante . Aku sangat bahagia sekali . Akhirnya aku akan menikah dengannya " ucap Anita bahagia


" Siapa ? Dia itu siapa sayang ? " Tanya Bricia tidak mengerti


" Sapa lagi Tante kalau bukan Jay . Iya Tante ,Jay melamarku . Dia mengungkapkan semuanya. Dia ingin secepatnya menikah denganku Tante  .Aku sangat senang Tante  " balas Anita


" Astaga ! Benarkah ! ,Tante sangat senang mendengarnya . Ahirnya Jay sadar kalau dia harus menikah lagi . Tante akan segera pulang ,kita bicarakan dirumah nanti   . Tante sangat bahagia oh astaga  " ujar Bricia bahagia lalu menutup telponnya .


Tiba tiba seorang perawat menghampiri Bricia dan menyerahkan beberapa lembar kertas untuk ditanda tangani .


" Kau lama sekali ,dari tadi aku menunggumu . Katakan dimana aku harus tanda tangan ? " Tanya Bricia bahagia


" Disini Bu " tunjuk perawat


Bricia pun menanda tangani kertas tersebut . Usai tanda tangan sang perawat pun pergi meninggalkan Bricia .


Sebelum pergi ,Bricia Menatap Sonya .sepertinya dia ingin melihat Sonya sekali lagi .


" Wanita ini tidak akan bisa menggangu Jay lagi " gumam Bricia seraya melangkah  masuk ke dalam ruangan Sonya .


Secara kebetulan,Sonya terbangun dan melihat ada Bricia di hadapannya . Sonya berniat akan bangun . Tapi dihalangi oleh Bricia.


" Tidak usah bangun ,tetaplah rebahan .kau harus segera pulih , agar punya tenaga untuk membantuku mempersiapkan acara di rumah "


"Acara ? "  Tanya Sonya


" Iya acara . Kau tau karena kejadian penyanderaan di hotel itu membuat Jay berubah fikiran . Dia menjadi sadar jika dia mencintai seseorang . Katanya dia ingin menikahi seseorang itu sebelum terlambat .  Aku sangat senang mendengarnya . Jay sudah melanjutkan hidupnya kembali "   urai Bricia sembari tersenyum


Sonya tersenyum lebar,dia menjadi sedikit malu karena dia berfikir dialah wanita itu .


" Dimana Jay ? "


" Apa maksudmu ? Dia di rumah dimana seharusnya dia berada .dia sedang bersama dengan Anita . Karena gadis yang dia cintai itu adalah Anita " balas Bricia

__ADS_1


Seketika ekspresi Sonya berubah menjadi murung .air matanya menetes membasahi pipinya .Bricia menatap Sonya dengan tersenyum sinis .


__ADS_2