Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
Bab 30


__ADS_3

Hiks hiks hiks . Semua orang di rumah ini selalu memarahi nenek . Dan sekarang cucu kesayangan nenek juga ikut memarahi nenek . Hiks hiks lebih baik kau kembali kekantor saja " Rani mulai akting


" Nenek . Jay tidak bermaksud begitu .Jay hanya ingin nenek menjaga diri nenek .Jay tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi sama nenek " ucap Jay pelan dan lembut mengingat bricia pernah memberitahu Jay agar tidak membuat Rani bersedih karena Rani memiliki penyakit jantung.


" Hiks hiks , di umur ku yang sudah tua ini .tidak ada yang peduli kepadaku " kembali akting


Seketika Sonya masuk dan menghampiri Rani yang sedang menelpon .


" Nenek .kenapa menangis ? " Ucap Sonya sambil menyentuh pundak Rani dari belakang


Betapa terkejutnya Rani ,begitu juga dengan Jay " nek .siapa perempuan itu ? " Tanya Jay penasaran akan tetapi Rani tidak sempat mendengar .


Karena merasa gugup ,rani segera menutup telponnya .hal itu membuat Jay semakin kwatir .


Di lantai bawah bricia dan Peter berdebat.mereka meributkan soal Sonya.


" Ayah . Cepat usir wanita itu . sebelum Jay pulang " pinta bricia


" Mah . Biarkan saja dia disini dulu .dia sedang merawat ibuku .apa mamah tidak melihat betapa ibu ku menyukai Sonya . Lagian Jay belum pulang di jam segini . Jadi bakal aman " jelas Peter santai


Bricia memutar malas bola matanya


" Bagaimana keadaan nenek " seru Jay sambil berjalan menuju lantai atas .


Betapa kaget nya Peter dan bricia " kenapa dia bisa pulang secepat ini ? " Tanya Peter pelan pada bricia.


" tidak tau .trus Bagaimana ini ayah ? Bagaimana jika Jay sampai melihat Sonya ? Ayah akan membangunkan singa yang sedang tidur " bricia tampak panik jika Jay akan mengamuk lagi .


"Nak .nenekmu baik baik saja .tidak usah kwatir " ucap Peter dari bawah .


Akan tetapi tidak dihiraukan oleh Jay .dia terus saja berjalan menuju atas .


" Ayah bagaimana ini ?" Bricia mulai gelisah


" Ayah juga tidak tau mah " balas Peter panik


Keduanya mondar mandir sambil menatap ke lantai atas ,menunggu detik detik ledakan yang akan terjadi .


Dengan langkah panjang Jay masuk ke dalam kamar neneknya .


" Nenek " panggil Jay

__ADS_1


Sang nenek melongo melihat Jay sudah ada di hadapannya .begitu juga dengan sonya tidak kalah terkejut.


Jay menatap neneknya Lalu beralih ke Sonya .dengan tatapan kebencian Jay memandang Sonya.


" Kau . Sedang apa kau disini ? " Teriak Jay sambil berjalan menghampiri Sonya .lalu menarik lengan Sonya dan menyeretnya ke pintu kamar Rani.


" Pergi kau dari sini " ujar Jay


" Jangan jay " teriak Rani mengejar Sonya dan Jay.yang sudah berada di tangga .


Jay terus saja menarik Sonya hingga ke pintu keluar . Bricia dan Peter hanya bisa menonton pertunjukan yang sedang berlangsung.


Sonya menghentikan langkahnya " Aku akan pergi Jay . Tapi tolong jaga nenek dengan baik " ucap Sonya


" Aku tau apa yang harus aku lakukan . Tidak perlu memberitahu ku " jawab Jay sombong.


" Baiklah .aku pergi " balas Sonya lalu melangkah pergi keluar dari kediaman Wiliam .Jay bernafas lega lalu berbalik badan dan melangkah ke kamar Rani.


Karena Rani sudah kembali ke kamarnya.jay mendekat dan duduk di samping Rani yang sedang ngambek.


" Bagaimana keadaan nenek ?" Tanya Jay


" Nenek nggak baik baik saja . Nenek semakin memburuk jika Sonya tidak ada di sini bersama nenek "


" Tidak ada tapi tapi.pokotnya nenek tidak nggak mau makan ataupun minum jika Sonya tidak menemani nenek disini  " Rani memalingkan mukanya .


Jay menghela nafasnya  " baiklah .akan terjadi sesuai keinginan nenek tapi nenek harus janji untuk menjaga diri nenek " ucap Jay mengalah


Mendengar Jay mengalah . Rani mengalihkan wajahnya ke arah Jay " sungguh ?" Tanya Rani masih ragu


Jay hanya tersenyum sambil mengangguk.


Karena bahagia ,Rani segera turun dari ranjang dan menarik tangan Jay agar segera mengajak Sony kembali ke rumah .


" Cepatlah jemput Sonya sebelum dia jauh " ucap Rani bersemangat


" Iya baiklah nek " Jay melangkah melewati Rani .tiba tiba Jay berpapasan dengan bricia dan Peter yang masih gelisah .


" Nak . Kau mau kemana ?  "  Tanya bricia


Akan tetapi Jay tidak membalas perkataan ibuny .dia berjalan dengan terburu buru .

__ADS_1


Bricia dan peter hanya bisa saling bertukar pandang .


Jay masuk ke dalam mobilnya dan melaju kencang di tengah derasnya hujan . Pandangan Sonya kabur .tubuhnya basah kuyup .


Sonya menyeka wajahnya yang basah .entah basah karena air mata atau air hujan .


" Jay .mengapa kau tidak bisa mengenali aku . sekarang aku mulai putus asa Jay . Mungkin memang aku harus melupakanmu . Di hatimu hanya ada kebencian untuk ku "


Sonya terhuyung maju di tengah hujan deras . Dia begitu putus asa hingga dia tidak mendengar suara apa pun .


Dengan ragu Jay memperhatikan Sonya yang berjalan sempoyongan di sisi jalan . Ketika akan melewati Sonya .Jay menghentikan laju mobil nya.


Mobil Rolls-Royce berhenti seketika . Sadar Sonya tidak memperhatikannya sama sekali .Jay merebak matanya. Sonya terus saja berjalan . Jay merasa kesal .


" Masuklah " ajak jayvin dengan nada marah .


" Jika bukan karena nenek malas banget aku menjemput wanita ini " batin Jay


Mendengar suara dari belakang Sonya menghentikan langkahnya dan berbalik . Ketika dia melihat wajah jayvin yang terkesan dingin . Tanpa kuasa air mata Sonya kembali menetes .


Melihat Sonya yang tampak putus asa membuat Jay melupakan kemarahannya.untuk sesaat Jay merasa iba pada Sonya.


Dia pun membuka pintu mobil untuk Sonya " masuklah " perintah Jay


Dengan senang Sonya masuk ke dalam mobil milik Jay .Sonya memeluk dirinya karena kedinginan.


"Kau boleh kembali ke rumah . Tapi kau jangan salah paham aku melakukan semua ini demi nenek ku  " ucap Jay mengutarakan maksudnya


Hati Sonya yang tadinya senang kembali sedih karena Jay mengajaknya bukan karena keinginannya sendiri tapi demi neneknya .


Sesampai di rumah Sonya dan Jay masuk ke dalam rumah . Betapa bricia dan Peter terkejut melihat Jay membawakan kembali gadis yang sudah dia usir.


Peter tersenyum simpul .ketika bricia memperhatikan ekspresi Peter dengan cepat dia memalingkan wajahnya .


" Jay , kenapa membawanya kembali kesini ?" Tanya bricia sambil menatap  Jay yang sedang berjalan ke lantai atas


Tidak ada jawaban dari Jay . Dia terus berjalan menaiki tangga . Karena penasaran bricia melangkah mengejar Jay hingga ke kamar Jay .


" Jay  ! Kau sudah melakukan hal yang benar nak . Tapi kenapa kau membawa gadis itu kembali ke rumah kita ? Apa kau sudah lupa Sonya itu adik dari Samir . Dia udah merenggut nyawa joya . Apa kau sudah lupa Jay ?  " Tanya bricia penuh kebencian


Dengan santai Jay duduk di atas ranjang  " mamah ,Jay tidak akan pernah melupakan semua itu . Jay melakukan semua ini semata mata demi nenek . Mamah sendiri yang bilang sama Jay jika nenek tidak boleh bersedih demi kesehatan nya . Semua ini hanya demi nenek " jawab Jay

__ADS_1


Untuk sesaat bricia menyesali apa yang dulu dia ucapkan pada Jay .


__ADS_2