Kisah Kita Belum Selesai

Kisah Kita Belum Selesai
bab 3 .


__ADS_3

Di kediaman William Peter menasihati istrinya agar tidak mengulangi perbuatannya.nyonya Rani memberitahu Peter jika bricia dan madu berusaha untuk menggagalkan pertunangan Jay dan joya.


" Mah ,apa yang mamah lakukan itu tidak bener .jay kita udah besar mah ,lagi pula Jay dan joya saling mencintai mah ,jadi stop untuk mengganggu hubungan mereka " ujar Peter mencoba menjelaskan


Rani melirik menantunya dengan senyum menyeringai


" Tapi yah ,aku mengenal putraku,dia tidak pernah mencintai wanita seperti yang ayah fikirkan ,tambah lagi joya itu gadis kampungan ,dia nggak pantas untuk Jay "


" Cukup mah .aku tidak mau mendengarnya lagi. " suara Peter meninggi


Bricia memang kerap mengajarkan Jay ,bahwa cinta itu tidak ada artinya,menurut bricia di dunia ini hanya uang yang penting dan lebih dari segalanya.


"Eh ,menantu .kenapa kamu harus melawan suamimu ?,istri baik itu selalu mendengarkan perkataan suaminya ." sindir Rani sambil melirik menantunya


Bricia menoleh ke arah nyonya Rani dengan tatapan tajam ." dasar nenek tua,sengaja banget menambah suasana semakin buruk " batin bricia


Tiba tiba ponsel Peter berde . Peter segera mengambil ponselnya dari saku celananya.setelah melihat layar ponselnya,Peter keluar rumah sambil menelpon.


Bricia merasa lega ,kini nyonya Rani dan bricia saling memandang .


" Nyonya saya sudah menyiapkan air panasnya,nyonya Rani bisa segera mandi ." ucap Nini sang asisten rumah tangga


Pandangan keduanya pindah ke Nini


" Baiklah . terimakasih Nini. " balas Rani lalu pergi meninggalkan bricia.


Ketika melihat jam dinding menunjukkan angka 4 ,bricia teringat dengan madu ,bricia segera naik ke atas dan langsung masuk ke kamarnya.


Bricia segera mengambil ponselnya,bricia terkejut ada 20 panggilan tak terjawab dari madu.lalu bricia menghubungi madu .


" Hallo madu !"


" Hallo Tante !, Aku udah nunggu lama di depan apotek bregas ,tapi kenapa jay nggak nongol nongol juga "


" Maaf madu ,Tante lupa memberitahu,jika rencana kita gagal !"


" Astaga Tante ,aku udah nunggu cukup lama Lo,kok nggak langsung memberitahu aku sih ,mana ban mobil aku udah aku kempesin lagi " terdengar suara kecewa madu


" Maaf madu ,tante habis kena marah sama suami tante, ayah Jay mengetahui cincin pertunangan kita curi "


" Kok bisa sih Tante !, Apa om Peter melihat aku mengubur cincin itu ?"madu mulai ketakutan


" Tidak madu ,tapi harel yang melihatnya,lalu dia memberitahu nenek tua itu ,dan nenek nenek tua itu memberitahu putranya " ujar bricia


" Lalu bagaimana dong Tante,apa kita akan menyerah ?"


" Tidak madu ,kita tidak akan berhenti memisahkan Jay dan joya ,apa kamu tidak mau menikah dengan putraku ?" Rayu bricia agar madu tidak menyerah


" Tentu mau lah Tante " balas madu semangat


" Ya sudah ,nanti kita fikirkan lagi cara untuk memisahkannya ,sekarang kau pulang saja ,kamu bisa naik taxi kan ?"


" Itu dia Tante,aku sengaja meninggalkan dompet aku di rumah ,agar aktingnya lebih menyakinkan "


" Yah sudah kalau gitu aku akan kesana " balas bricia lalu menutup telponnya ,bricia segera mengambil tas nya lalu keluar dari kamar nya ,saat ingin turun ke lantai bawah,

__ADS_1


Bricia berpapasan dengan nyonya Rani


" Oh ya ampun ,kamu mau kemana terburu buru begini ?"


" Maaf Bu aku sedang ada perlu " bricia langsung melewati ibu mertuanya


Bricia turun ke bawah sambil berteriak " Joon bawakan aku kunci mobil ,aku akan pergi "


" Baik nyonya " balas Joon dari dapur yang sedang minum kopi ,Joon segera mengambilkan kunci mobil


" Oh ya ampun,apa lagi rencana menantu ku yang bodoh itu " gumam bricia sambil berjalan menuju dapur.


Bricia masuk ke dalam mobil ,mobil pun melaju melewati gerbang ,beberapa menit kemudian mobil Jay dan joya muncul .


Jay dan joya keluar dari dalam mobil ,keduanya melangkah masuk ke dalam mansion sambil berpegangan tangan.


" Kakak dan kakak ipar sudah kembali ?" Sapaharel dengan senyum mempesona


" Adik ,bagaimana keadaan mamah ?" Ucap Jay sedikit kwartir


" Sudah kakak tidak perlu kwartir.mamah baik baik saja ,dia mamah kita kak .kakak paham kan maksudku ." seru harel lalu tersenyum sambil menaikkan alisnya


Seakan paham maksud harel ." iya ,kau bener adik ,aku hampir melupakan itu. "balas Jay lalu tersenyum


Joya hanya diam mperhatikan kedua saudara itu saling mberi kode.


" Jay ,aku ke atas dulu ya. " joya pergi melewati Jay dan harel


" Baiklah sayang ." balas Jay singkat


Sesampai di kamar joya langsung masuk menuju kamar mandi ,joya memang berencana ingin mandi karena joya merasa badannya begitu lengket.


Jay terpesona melihat keindahan tubuh joya sambil menelan Saliva nya.jay mendekati joya .lalu mulai mencium joya dengan nakal .


" Apa kita akan melakukannya sekarang ? " Seru joya


"kau sangat menggoda,tapi aku masih bisa menahannya,hanya sebatas ini saja "balas jay.


"Apakah kita bisa bertahan sampai hari pernikahan kita tanya Jay dengan kening yang masih menempel di kening joya.


"Aku tidak tau Jay, sejujurnya aku juga menginginkan hal lebih " jawab joya jujur .


Jay kembali mencumbu joya .keduanya saling menikmati .


Tok tok tok


Tok tok tok


Kakak ipar !" Teriak harel dari balik pintu


Jay dan joya terkejut dan melepaskan pelukannya.


"Sial,kenapa harus sekarang?" Seru Jay kesal karena di ganggu


" Bagaimana ini ,harel ada di depan ,apa yang akan dia fikirkan jika dia melihat kau ada di kamarku ? " tanya joya panik

__ADS_1


" Jangan panik sayang ,tenang saja ,biarkan aku yang menghadapi harel ,lebih baik bersihkan tubuhmu di kamar mandi "


Joya mengangguk dan segera beranjak ke kamar mandi,


Tok tok tok


" Kakak ipar ,kamu di dalam ?" Harel kembali mengetok.


Jay membuka pintu kamar joya,harel terkejut melihat ada kakaknya di dalam kamar joya.


Kakak kenapa disini ? Jangan jangan kak Jay dan kak joya....astaga kakak dan kakak ipar sudah melanggar perintah ayah. bagaimana jika mamah sama ayah tau ..."harel menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya.


"Sssss....jangan banyak tanya,dan jangan bicara dengan siapa pun,ini rahasia kita,lagian kami belum sampai ke sana,,btw ada apa kau mencari kakak ipar mu ?" Sela Jay


" Sebenarnya aku mencari kak Jay,aku kesini mau nanya kakak sama kakak ipar "


" Lalu ada apa mencari aku ?"


" Begini kak , barusan ayah menelpon,kita harus segera bertemu dengan rekan bisnis yang dari singapura " jelas harel


" Baiklah ,ayo kesana " balas Jay setelah berteriak dari balik pintu " sayang ,aku dan harel keluar sebentar  ya "


Keduanya pergi keluar untuk menemui rekan bisnisnya.


Sedangkan joya bersantai sambil memainkan ponselnya di atas ranjangnya.


" Ehem..." Bricia berdehem


Joya terkejut melihat calon ibu mertuanya ada di hadapannya. " ibu ! sejak kapan ada disini ?" Joya berdiri


" Apa yang sudah kamu lakukan ?" Tanya bricia penuh misteri


" Maksud ibu ? " Joya bingung dengan pertanyaan bricia


" Jangan naif kamu .kamu berusaha untuk mencuci otak jayvin kan.aku ibunya .aku yang melahirkan nya,kau tidak akan bisa merebutnya dariku. " umpat bricia sesukanya


" Ibu ,aku tidak mengerti maksud ibu .dan aku tidak melakukan seperti yang ibu bicarakan. " Joya bingung dengan perkataan bricia.


" Kamu belum melakukannya .tapi kamu akan segera melakukannya .dasar wanita licik .kau sama seperti ibumu ,ibumu mencoba merebut suamiku dariku,,dan sekarang kau berusaha merebut putraku dariku .aku sangat membencimu . " bentak bricia


" Mamah ,ada apa. " seru Jay ,Jay berdiri di depan pintu kamar joya.


Joya dan bricia mengalihkan pandangannya pada Jay.


" Jay sejak kapan kau disana nak ?"


Jay mendekati bricia dan joya " baru saja mah .mamah boleh tinggalin aku dan joya ,aku ingin bicara sesuatu pada joya ." kata Jay pelan pada ibunya


Bricia mengangguk dan pergi setelah melirik joya dengan mata tajam .


"Jay  , ada apa ?,kenapa kau kembali , bukannya kau dan harel ..."


"  ada berkas yang ketinggalan jadi aku kembali,joya tolong maafkan mamah ku ,aku mendengar semua ucapan kasar mamahku padamu "


" Tidak apa ,aku baik baik saja kok .tidak perlu kwartir " joya berusaha tegar di hadapan Jay.

__ADS_1


" Joya berjanjilah padaku ,apapun yang terjadi kau tidak akan meninggalkan aku ,meskipun mamah terus bicara buruk tentangmu " Jay memohon sambil menggenggam tangan joya.


" Iya aku berjanji. "jawab joya lalu tersenyum manis pada Jay .jaypun memeluk joya.


__ADS_2